bukamata.id – Panggung bursa transfer sepak bola tanah air kembali diguncang oleh agresivitas Persib Bandung. Bertempat di Grey Art Gallery pada Sabtu (4/7) sore, manajemen Pangeran Biru secara resmi mengumumkan kedatangan dua pilar asing dan lokal baru, yakni maestro lini tengah asal Jepang, Gakuto Notsuda, serta penyerang sayap Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.
Bergabungnya Ragnar dan Gakuto otomatis membuat kedalaman skuad racikan anyar ini kian mengerikan. Sebelumnya, Persib sudah lebih dulu mengamankan tanda tangan nama-nama beken seperti Sandy Walsh, Luka Menalo, hingga Gabriel Mutombo.
Namun, bagi publik sepak bola Jawa Barat, manuver manajemen ternyata belum mencapai garis finis. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, melempar sinyal kuat bahwa bakal ada mega transfer lanjutan yang sedang disiapkan di balik layar.
“Oh sebentar, nanti setelah Tanggal 10 tunggu ya. Tunggu, insyaallah ada kejutan lagi pokoknya Persib, Pak Glenn dengan segala cara berusaha Persib juara lagi gitu kan ya. Alhamdulillah, kita harus bersyukur ya, ada Pak Glenn yang selalu perhatian sama Persib,” kata Umuh saat ditemui di lokasi acara.
Menolak Jemawa, Piala Presiden Jadi Ujian Pertama
Kendati bertabur bintang di setiap lini, pria yang akrab disapa Pak Haji ini buru-buru meredam euforia berlebihan yang mulai menjangkiti para pendukung setia klub. Menurutnya, komposisi mewah di atas kertas sama sekali tidak menjamin trofi jika ego tim tidak diredam sejak dini.
“Kita jangan jumawa dulu ya,” ujar Umuh mengingatkan.
Umuh menambahkan bahwa tolok ukur kesiapan kolektif Maung Bandung dalam mempertahankan mahkota juara Liga 1 akan langsung diuji pada turnamen pramusim, Piala Presiden. Ajang ini bakal menjadi panggung pembuktian awal apakah chemistry antarpemain baru sudah padu atau belum.
“Nanti pertandingan di Piala Presiden harus sudah nampak, kelihatan bahwa kita calon juara atau tidak nanti kelihatan, ya. Jadi kita semuanya harus sabar dan menunggu setelah kita latihan, juga terus nanti ada uji coba di Piala Presiden ya, di situlah kita akan ilihat ya,” jelas Umuh.
Target Nyata: Juara, Bukan Sekadar Skuad Mewah
Mengenai ekspektasi publik terhadap duet Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda, tokoh ikonik sepak bola Bandung ini menegaskan bahwa dirinya tidak silau dengan reputasi besar para pemain baru. Baginya, hasil akhir di papan skor jauh lebih krusial ketimbang sekadar label bintang.
“Harapan ke depan supaya lebih baik lagi, supaya tetap para bobotoh juga bisa tenang. Yang penting bukan karena pemain bagus, pemain bagus, tapi nanti kalau harapan yang di kita harapkan tidak sesuai dengan keinginan kan itu yang rugi ya. Jadi bukan karena bagus, bagus, bagus, tapi elehan (kalah) lieur (pusing). Yang penting mah Persib mah rek alus (mau bagus) rek goreng (mau jelek) pokona mah (yang penting) bisa juara deui (lagi), gitu kan. Itu aja cita-cita semua dan permintaan kita semua ya. Doakan Persib juara lagi,” tegas Umuh.
Demi mengawal langsung fondasi tim musim ini, Umuh memastikan diri akan turun ke lapangan memantau sesi latihan perdana. Ia berkomitmen untuk menjembatani proses adaptasi seluruh elemen pemain agar tidak ada sekat ruang ganti antara penggawa lokal dan legiun ekspatriat.
“Nanti saya akan hadir. Insyaallah saya akan memberikan pengarahan-pengarahan kepada para pemain, dan kita menyatukan pemain lokal, pemain asing, saya bertanggung jawab,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










