Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Rabu, 28 Oktober 2026 18:03 WIB

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Rabu, 28 Oktober 2026 17:38 WIB

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 16:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM
  • Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil
  • Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kata Dedi Mulyadi Soal Polemik Penjualan Gas LPG 3 Kg: Seharusnya…

By Aga GustianaRabu, 5 Februari 2025 15:19 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi turut menyoroti polemik penjualan gas LPG 3 kg yang saat ini terjadi di masyarakat.

Menurut Dedi, kebijakan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) terkait penjualan gas melon itu sebenarnya sudah baik, hanya saja perencanannya kurang matang.

“Niat dari Kementerian ESDM itu sangat baik menyelamatkan uang negara agar jatuh ke tangan yang berhak. Tetapi niat baik saja tidak cukup kalau tidak dilakukan dengan hati-hati dan perencanaan yang tepat,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya yang disampaikan di Instagram @dedimulyadi71 dikutip Rabu (5/2/2025).

Dedi menilai, kebijakan itu untuk mencegah penyalahgunaan subsidi yang faktanya tak hanya digunakan oleh masyarakat kurang mampu, namun orang-orang kaya hingga pedagang besar.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Dokter Priguna

Tak hanya itu, subsidi ini juga kerap disalahgunakan oleh oknum yang mengalihkan gasnya ke tabung gas ukuran besar non subsidi, lalu dijual dengan harga non subsidi.

Baca Juga:  Kronologi Tragedi Resepsi Pernikahan Wakil Bupati Garut: Tiga Orang Meninggal

“Maka Kementerian ESDM akan merubah pengecer menjadi sub pangkalan,” kata Dedi.

Menurut Dedi, seharusnya Kementerian ESDM menyiapkan matang-matang sebelum kebijakan ini ditetapkan. Seperti mendata warung-warung yang akan dibuah menjadi sub pengecer.

“Seharunya disiapkan dulu perangkatnya. Warung-warung diubah menjadi sub pengecer, didaftarkan para penerimanya kemudian didatakan dengan baik. Kemudian dibuat percobaan. Setelah seluruhnya siap baru diberlakukan,” ungkap KDM.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Soroti Jalan Nasional Rusak Usai Ojol Tewas di Pasteur, Minta Kewenangan Diserahkan ke Daerah

Ia berharap semoga apa yang terjadi saat ini menjadi pembelajaran, terlebih mulai hari ini sudah diambil keputusan warung-warung atau pengecer bisa kembali menjual LPG 3 kg.

“Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran penting bagi kita semuanya agar kedepan negara tepat sasaran dalam memberikan subsidi dan rakyat pun menyadari kalau yang bukan berhak menerima subsidi sebaiknya tidak mengambil gas 3 kg,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi ESDM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.