Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah

Rabu, 28 Oktober 2026 13:41 WIB

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Rabu, 28 Oktober 2026 13:08 WIB

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Rabu, 28 Oktober 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah
  • Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama
  • Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus
  • Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung
  • Julio Cesar Siap Habis-habisan Bawa Persib Kalahkan Melbourne Victory
  • Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kawasan Utara Kian Kritis, DPRD Kota Bandung Minta Pemkot Fokus Benahi Akar Masalah Banjir

By Putra JuangRabu, 7 Oktober 2026 19:15 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Andi Setyawan. (Foto: Humas DPRD Kota Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandung, Agus Andi Setyawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memperkuat penanganan banjir secara menyeluruh dan tidak lagi bersifat reaktif setiap kali musim hujan tiba.

Hal tersebut ia sampaikan dalam talk show OPSI bertema “Baliho Tumbang hingga Banjir Mengintai, Seberapa Siap Bandung Hadapi Musim Hujan?” pada Senin (5/10/2026). 

Menurut Agus, persoalan banjir di Kota Bandung tidak dapat diselesaikan hanya dengan memperbaiki drainase atau melakukan pengerukan sedimentasi. Permasalahan tersebut berkaitan erat dengan tata ruang dan kondisi kawasan Bandung Utara yang menjadi salah satu wilayah resapan air.

“Pembangunan ini banyak yang alih fungsi lahan dan sebagainya yang tidak sesuai dengan tata ruang RTRW kita. Contohnya resapan, sumber utama itu di Bandung Utara,” ucap Agus. 

Ia menilai persoalan di Bandung Utara tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandung. Kawasan tersebut juga berkaitan dengan wilayah Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, hingga Kabupaten Sumedang.

Baca Juga:  Tempat Hiburan Malam di Kota Bandung Wajib Tutup saat Maulid Nabi

Menurutnya, pembangunan dan perubahan fungsi lahan di kawasan utara berpotensi meningkatkan limpasan air menuju Kota Bandung ketika hujan deras terjadi. Kondisi tersebut dapat semakin memperbesar tekanan terhadap sungai, tanggul, dan sistem drainase di wilayah perkotaan.

Agus juga mengungkapkan bahwa Kota Bandung hingga saat ini belum memiliki rencana induk drainase yang menjadi acuan komprehensif dalam menangani persoalan banjir.

“Intinya Kota Bandung belum punya rencana induk drainase. Dari alokasi air dari utara ke selatan hingga ke kabupaten, batas tol, itu harus dioperasikan seperti apa, kemudian kolaborasi dengan Kabupaten Bandung,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung akan Tata Kawasan Parkir dan PKL di Monju

Ia menilai rencana induk tersebut harus disusun dengan pendekatan lintas wilayah. Sebab, pembenahan drainase di Kota Bandung tidak akan optimal apabila tidak dibarengi dengan penanganan aliran air di wilayah hulu maupun daerah sekitar.

Agus mencontohkan persoalan banjir di sejumlah kawasan Kota Bandung yang dipengaruhi kondisi infrastruktur di wilayah sekitarnya. Menurut dia, persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh satu daerah saja.

“Tidak bisa diselesaikan satu daerah semua,” ujarnya.

Oleh karena itu, Agus mendorong adanya kolaborasi antara Pemkot Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, serta daerah lainnya yang memiliki keterkaitan dengan sistem aliran air.

Selain persoalan tata ruang, ia mengakui bahwa infrastruktur pengendali banjir di Kota Bandung masih perlu terus dibenahi. Sejumlah sungai, drainase, hingga sodetan membutuhkan penanganan dan perencanaan yang berkelanjutan.

Baca Juga:  135 TPS di Kota Bandung Overload, 10.000 Ton Sampah Belum Terangkut

Ia juga menyinggung gagasan pembangunan kanal selatan yang pernah direncanakan sekitar 2013. Menurut Agus, jalur kanal tersebut berpotensi menjadi salah satu alternatif dalam mengendalikan aliran air sekaligus dapat dikembangkan sebagai ruang publik atau objek wisata.

Selain itu, Agus juga mengkritik pola penanganan banjir yang cenderung meningkat ketika musim hujan datang. Sementara saat musim kemarau, perhatian terhadap persoalan banjir cenderung menurun.

Pengerukan sedimentasi, pembersihan drainase, dan perbaikan saluran memang penting dilakukan. Namun, langkah tersebut hanya akan menjadi solusi sementara apabila akar persoalan tidak ditangani.

“Tidak menyelesaikan secara insidental, tapi betul-betul komprehensif,” sebutnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Pemerintah dan masyarakat harus membangun kolaborasi untuk mengantisipasi potensi banjir dan berbagai dampak musim hujan lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Agus Andi Setyawan banjir DPRD Kota Bandung Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67

Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus

Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung

Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.