Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Solusi Miliki Hunian Idaman, KPR bank bjb Beri Kepastian Bunga Jangka Panjang

Kamis, 16 April 2026 14:42 WIB

Proyek Rp15,82 Miliar Penyatuan Gedung Sate-Gasibu Dihujani Kritik: Warga Takut Hanya Jadi Ambisi Pribadi

Kamis, 16 April 2026 14:29 WIB

Kolaborasi bank bjb Hadirkan Layanan e-Samsat, Pajak Kendaraan Makin Praktis

Kamis, 16 April 2026 14:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Solusi Miliki Hunian Idaman, KPR bank bjb Beri Kepastian Bunga Jangka Panjang
  • Proyek Rp15,82 Miliar Penyatuan Gedung Sate-Gasibu Dihujani Kritik: Warga Takut Hanya Jadi Ambisi Pribadi
  • Kolaborasi bank bjb Hadirkan Layanan e-Samsat, Pajak Kendaraan Makin Praktis
  • Kisah Heroik Berujung Duka, Sekuriti SMAN 1 Banjaran Hanyut dan Ditemukan Meninggal Dunia
  • Link ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Viral, Ternyata Jebakan Maut yang Ancam Rekening
  • KDM Ajak Publik Tak Resah soal Penyatuan Gedung Sate-Gasibu, Warganet: Urgensinya Pak?
  • Terbongkar! Sindikat Obat Keras di Bandung, Satu Orang Diciduk Polisi
  • Jadwal Neraka Persib! Bojan Hodak Warning Pemain Jelang 4 Laga Penentu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KDM Ajak Publik Tak Resah soal Penyatuan Gedung Sate-Gasibu, Warganet: Urgensinya Pak?

By Putra JuangKamis, 16 April 2026 13:20 WIB2 Mins Read
Gedung Sate. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana besar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk menyatukan ikon Jabar, Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu, Kota Bandung kini tengah menjadi sorotan tajam.

Proyek yang mengusung konsep penyatuan kawasan melalui penataan estetika ini menuai beragam reaksi, terutama mengenai urgensi penggunaan anggaran di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Visi Estetika Sang Gubernur

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis (16/4/2026), Dedi Mulyadi membagikan video ilustrasi yang memperlihatkan megahnya kawasan Gedung Sate jika nantinya menyatu tanpa sekat dengan Lapangan Gasibu.

Dalam takarir unggahannya, ia menekankan pentingnya harmonisasi ruang kota.

“Kalau bisa disatukan, kenapa harus dipisahkan. Diperindah, kenapa mesti resah?” tulis KDM, sapaan akrabnya, dalam postingan tersebut.

Baca Juga:  Cawagub Erwan Setiawan Sambut Hangat Dukungan Komunitas Pangkas Rambut di Garut

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dikabarkan telah menyiapkan dana sebesar Rp15,82 miliar untuk merealisasikan penataan kawasan ini.

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan nilai visual serta daya tarik wisata di pusat Kota Bandung.

“In This Economy”: Suara Resah Masyarakat

Meski menawarkan keindahan visual, rencana tersebut tidak lepas dari kritik pedas warganet. Sebagian besar masyarakat mempertanyakan prioritas pemerintah dalam mengalokasikan dana publik yang mencapai belasan miliar rupiah tersebut.

Salah satu komentar yang menarik perhatian datang dari akun @kresnayogha, yang mewakili keresahan publik mengenai dampak langsung dari pembangunan ini.

Baca Juga:  Polsight Sebut Konstelasi Politik di Jakarta dan Jabar Berubah Efek Golkar Usung Dedi Mulyadi

Warga menilai proyek ini lebih bersifat kosmetik daripada solutif. Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, pembangunan fisik yang dianggap tidak memiliki dampak ekonomi langsung bagi rakyat kecil dipandang terlalu memaksakan.

“Yang bikin resah masyarakat adalah urgensinya pak. In this economy, uang sebanyak itu dipakai untuk pembangunan yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat rasanya terlalu memaksakan,” tulis @kresnayogha saat berkomentar dalam postingan Dedi Mulyadi.

Muncul desakan agar anggaran sebesar Rp15,82 miliar tersebut dialihkan untuk sektor yang lebih mendesak, seperti perbaikan infrastruktur jalan yang rusak, pendidikan, atau penguatan daya beli masyarakat.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Akui Keluarkan Kebijakan dari Spontanitas

“Masyarakat akan senang jika anggaran sebanyak itu di realokasi untuk kepentingan-kepentingan yang lebih mendesak,” tandasnya.

Dilema Ikon Kota

Gedung Sate dan Gasibu memang merupakan wajah dari Jabar. Namun, tantangan bagi pemerintah saat ini adalah membuktikan bahwa kemegahan arsitektur bisa berjalan selaras dengan kesejahteraan warga.

Bagi masyarakat, pertanyaan “kenapa mesti resah?” yang dilontarkan Dedi Mulyadi terjawab dengan satu kata: Prioritas.

Di mata publik, sebuah kota tidak hanya butuh diperindah, tetapi juga perlu memastikan setiap rupiah yang keluar dari kas daerah benar-benar menjawab kebutuhan dasar warganya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anggaran jabar Berita Jawa Barat Dedi Mulyadi Gedung Sate Lapangan Gasibu Pemprov Jawa Barat penataan kota Bandung proyek Bandung viral Gedung Sate Gasibu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Solusi Miliki Hunian Idaman, KPR bank bjb Beri Kepastian Bunga Jangka Panjang

Proyek Rp15,82 Miliar Penyatuan Gedung Sate-Gasibu Dihujani Kritik: Warga Takut Hanya Jadi Ambisi Pribadi

Kolaborasi bank bjb Hadirkan Layanan e-Samsat, Pajak Kendaraan Makin Praktis

Kisah Heroik Berujung Duka, Sekuriti SMAN 1 Banjaran Hanyut dan Ditemukan Meninggal Dunia

Terbongkar! Sindikat Obat Keras di Bandung, Satu Orang Diciduk Polisi

RSHS Bandung Klarifikasi Insiden Bayi Nyaris Tertukar, Akui Ada Kekeliruan Petugas

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.