bukamata.id – Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, kini menjadi sorotan publik setelah keberadaannya tidak diketahui pasca-serangkaian pernyataan kontroversial. Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, mengaku tidak memiliki informasi mengenai posisi kadernya tersebut.
“Kami belum menerima kabar apa pun soal keberadaan beliau,” ungkap Hermawi saat dimintai konfirmasi.
Pernyataan yang Picu Polemik
Sahroni menuai kritik tajam setelah menanggapi wacana pembubaran DPR. Ia menyebut gagasan itu sebagai tindakan berlebihan, bahkan melabeli pihak yang mendukungnya sebagai “orang tolol”.
“Kalau DPR dibubarkan, apakah bisa menjamin pemerintahan berjalan lebih baik? Belum tentu,” kata Sahroni ketika kunjungan kerja di Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025) lalu.
Sahroni menegaskan bahwa kritik merupakan hal wajar, namun mengingatkan agar tidak berubah menjadi cacian. Meski demikian, ucapannya justru ramai diperbincangkan di media sosial hingga membuat namanya trending di platform X.
Tidak lama setelah itu, akun Instagram pribadinya @ahmadsahroni88 mengunggah foto pria bertopeng anonim dengan tulisan provokatif: “Makin banyak orang tolol yang bangga akan ketololannya.”
Tantangan Debat dari Salsa Erwina
Ucapan Sahroni langsung menuai kecaman, salah satunya dari aktivis muda sekaligus influencer, Salsa Erwina Hutagalung. Perempuan yang dikenal sebagai alumni berprestasi Universitas Gadjah Mada dan pernah mengantarkan Indonesia ke perempat final World Universities Debating Championship 2012 di Berlin itu menilai pernyataan Sahroni tidak menunjukkan empati seorang wakil rakyat.
Melalui akun media sosial @salsaer, Salsa bahkan menantang Sahroni untuk berdebat terbuka.
“Kalau merasa benar menyebut rakyat tolol sedunia, mari debat terbuka. Publik bisa menilai, bahkan kalau perlu juri dari luar negeri,” tulisnya.
Namun, Sahroni memilih tak menanggapi serius tantangan tersebut. Lewat Instagram, ia justru menuliskan kalimat bernada menolak: “Ane gak akan ladenin yang ngajak debat. Ane mau bertapa dulu biar pinter, karena ane masih bloon, ane ini masih bego.”
Rotasi Jabatan di NasDem
Tak lama berselang, Fraksi Partai NasDem melakukan perubahan struktur di DPR. Ahmad Sahroni dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR.. Posisi yang ditinggalkannya digantikan Rusdi Masse Mappasessu.
Perubahan tersebut tertuang dalam Surat Fraksi NasDem nomor F.NasDem/768/DPR-RI/VIII/2025 yang ditandatangani Ketua Fraksi Viktor Bungtilu Laiskodat.
Viktor menegaskan rotasi dilakukan untuk memperkuat soliditas fraksi serta memastikan semangat restorasi Indonesia tetap berjalan dalam kinerja legislasi dan pengawasan.
Rumah Sahroni Dijarah Massa
Ketegangan politik berlanjut di jalanan. Unjuk rasa yang semula digelar damai berubah ricuh. Sejumlah rumah pejabat dan tokoh publik menjadi sasaran penyerangan serta penjarahan.
Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, ikut digeruduk massa. Warga yang datang tidak menemukan Sahroni di lokasi. Amarah kemudian dilampiaskan dengan merusak, menjarah, bahkan membakar sebagian rumah tersebut.
Tak hanya Sahroni, kediaman sejumlah figur publik lain seperti Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Surya Utama (Uya Kuya), hingga artis Nafa Urbach, juga mengalami penjarahan. Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani turut menjadi target massa.
Diduga Kabur ke Luar Negeri
Hingga kini, tidak ada informasi resmi mengenai keberadaan Ahmad Sahroni. Berbagai spekulasi menyebut ia meninggalkan Indonesia demi alasan keamanan. Awalnya ia dikabarkan berada di Singapura, namun kemudian beredar kabar perjalanannya berlanjut ke Jerman hingga kawasan Eropa Timur.
Publik masih menanti kepastian mengenai posisi Sahroni serta bagaimana langkah politik NasDem menyikapi situasi ini. Tekanan terhadap partai maupun terhadap Sahroni pribadi kian besar, terlebih setelah gelombang protes dan kerusuhan meluas di sejumlah daerah.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










