Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Selasa, 20 Oktober 2026 10:00 WIB

Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran

Selasa, 20 Oktober 2026 09:42 WIB

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 09:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?
  • Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak
  • Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas
  • Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba
  • Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?
  • 5 Wisata Kuliner Malam Cirebon 2026, Wajib Coba Empal Gentong!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kemenparekraf Manjakan Wisatawan Lewat TIC Digital Nusantara

By Aga GustianaSelasa, 15 Oktober 2024 14:33 WIB4 Mins Read
Launching TIC Digital Nusantara. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) menghadirkan Tourist Information Center (TIC) Digital Nusantara sebagai Pusat Informasi Pemasaran Pariwisata yang mudah, aman dan lengkap.

Tourist Information Center (TIC) Digital Nusantara resmi dilaunching langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI), Sandiaga Uno.

Dalam acara launching tersebut, hadir juga Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Ni Made Ayu Marthini dan Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manejerial ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Giri Saptoaji, Wali Angkatan PKN II/16 tahun 2024 LAN RI Makhdum Prayitno, serta Presdir PT. NDS Darmadi.

Kehadiran TIC Digital Nusantara, merupakan babak baru lompatan tumbuh kembang sektor pariwisata Indonesia. Bagaimana tidak, cukup dengan Scan QR-code, wisatawan bisa mendapatkan informasi referensi wisata secara lebih mudah, aman dan lengkap, meliputi, paket wisata, hotel atau penginapan, jasa Guide, destinasi unggulan, tempat kuliner, Rent Car/transportasi dan masih banyak lagi informasi yang lain. Termasuk memudahkan wisatawan untuk memilih tujuan wisata sesuai dengan budget atau isi kantong.

Baca Juga:  Kunjungan Wisata ke Lembang Menurun, Pemkab Bandung Barat Siapkan Strategi Promosi Digital

Informasi yang terpampang di platform TIC Digital Nusantara ini juga dijamin sangat akurat. Karena telah dikurasi oleh stakeholder terkait. Diantaranya, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), dan lainnya.

“Dengan TIC Digital Nusantara, semua wisatawan akan lebih leluasa memilih apapun yang diinginkan baik destinasi maupun akomodasi, termasuk paket wisata Nusantara dan juga desa wisata,” Sandiaga Uno.

TIC Digital Nusantara merupakan penyempurnaan dari website Kemenparekraf RI sebelumnya, Wonderful Indonesia dan Indonesia, Travel.id.

Wisatawan dapat mengakses informasi destinasi seperti Bali, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, Raja Ampat, Jakarta, Likupang, Bromo, Ijen, Belitung dan lainnya.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Ni Made Ayu Marthini, menambahkan, TIC Digital Nusantara, bukan hanya menjadi pusat informasi wisata. Namun juga solusi promosi dan pemasaran pariwisata nusantara.

“Ini akan membantu wisatawan mengakses seluruh informasi pemasaran pariwisata yang mereka butuhkan. Seputar wisata di seluruh Nusantara. Dan diharapkan mendorong lebih banyak lagi perjalanan wisatawan di Indonesia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rahasia Bandung Terungkap! Ini 4 Hal yang Jarang Diungkap Wisatawan

Sementara itu, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf RI, Dwi Marhen Yono, berharap kehadiran inovasi TIC Digital Nusantara mampu memudahkan dan memanjakan para wisatawan baik domestik maupun manca negara.

“Wisatawan bisa mendapatkan informasi pemasaran pariwisata yang lengkap dan aman dengan sangat mudah hanya dengan sekali klik atau Scan QR-code saja,” ucapnya.

Platform TIC Digital Nusantara, lanjut Marhen, akan menjadi pusat informasi pemasaran pariwisata berbasis teknologi yang memudahkan wisatawan dalam merencanakan perjalanan wisata dengan lebih baik dan leluasa. Hanya dengan klik atau memindai kode barcode, wisatawan dapat mengakses berbagai informasi wisata. Mulai dari objek wisata, akomodasi, transportasi, hingga layanan lainnya.

“Ada Pak Wisnu (TOP 100 paket wisata Nusantara) dan beberapa paket wisata dari mitra Online Travel Agent (OTA), Traveloka, Mister Aladin, Tiket.com, Djalanin.com, Atourin, serta masih banyak lagi,” cetusnya.

Semangat inovasi TIC Digital Nusantara, sesuai dengan target Menparekraf yakni untuk memanjakan wisatawan dengan informasi yang lengkap dan mudah diakses. Harapannya, akan berdampak positif pada seluruh elemen pariwisata di Indonesia.

Baca Juga:  Libur Lebaran, Pengunjung Wisata Curug Ciputrawangi Sumedang Meningkat 90 Persen

Setelah diluncurkan, TIC Digital Nusantara langsung terkoneksi dengan 330 titik Robot TV dan 12 Videotrone hasil kerjasama Kemenparekraf dengan PT. NDS, hal itu langsung di benarkan oleh Pak Darmadi selaku Presiden Direktur PT. NDS.

Kedepan, TIC Digital Nusantara diharapkan segera di replikasi oleh Pemda (Dispar) Provinsi dan kabupaten / kota se Indonesia, sehingga TIC Digital tersebut akan tersedia diseluruh provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia. Termasuk disetiap ruang publik, seperti bandara, stasiun, terminal, Pelabuhan, destinasi wisata dan lainnya.

Marhen menambahkan, pembentukan platform TIC Digital Nusantara merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur digital. Mulai dari peningkatan kecepatan, efisiensi dan digitalisasi layanan imigrasi hingga peningkatan konektivitas dan kecepatan internet.

“Bagi wisatawan, kini akses ke destinasi-destinasi utama di Indonesia seperti Bali, Lombok, Jakarta, Surabaya, Labuhan Bajo, Danau Toba, Likupang dan lainnya menjadi lebih cepat dan mudah,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Wisatawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas

Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba

5 Wisata Kuliner Malam Cirebon 2026, Wajib Coba Empal Gentong!

Pencairan Bansos Tahap 4 Bertahap! Begini Cara Cek PKH & BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP

Bukan Sekadar Guru PJOK, Yusuf Buka Jalan Devina Aqila Menuju Mimpi Besar di Dunia Futsal

BSU 2026 Rp900 Ribu Cair Kapan? Cek Informasi Resmi Kemnaker

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.