Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya

Minggu, 4 Oktober 2026 15:05 WIB

Tarif Parkir Bandung Kembali Disorot, Parkir Dekat Masjid Raya Capai Rp15 Ribu

Minggu, 4 Oktober 2026 14:35 WIB

Debut di Shopee Cup 2026, Persib Target Bawa Pulang Poin dari Markas Port FC

Minggu, 4 Oktober 2026 14:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Budak Bandung Lolos ke Barcelona, Bakal Seangkatan Anak Messi? Ini Faktanya
  • Tarif Parkir Bandung Kembali Disorot, Parkir Dekat Masjid Raya Capai Rp15 Ribu
  • Debut di Shopee Cup 2026, Persib Target Bawa Pulang Poin dari Markas Port FC
  • Dede Sunandar Tumbang di Ring, Vicky Prasetyo Menangis Histeris
  • BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Simak Syarat dan Cara Ceknya
  • Persib vs Dewa United di Si Jalak Harupat, Cek Harga Tiketnya
  • Indonesia Tambah 3 Perak dan 1 Perunggu di Asian Games 2026, Total 39 Medali
  • Jangan Cuma Jalan-jalan, Ini 5 Kuliner Khas Indramayu yang Wajib Dicicipi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Kericuhan Pecah di Yogyakarta Usai Laga PSIM vs Persib, Ratusan Orang Sempat Diamankan Polisi

By Aga GustianaSenin, 25 Agustus 2025 19:47 WIB3 Mins Read
Kericuhan usai laga PSIM vs Persib
Kericuhan usai laga PSIM vs Persib. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana Kota Yogyakarta mendadak tegang pada Minggu (24/8/2025) malam hingga Senin (25/8/2025) dini hari. Kericuhan pecah di kawasan Tempat Khusus Parkir (TKP) Ngabean dan beberapa titik pusat kota, diduga melibatkan kelompok suporter Persib Bandung dan PSIM Jogja setelah pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Peristiwa itu dengan cepat viral di media sosial. Salah satu unggahan dari akun Instagram @merapi_uncover menampilkan video keributan yang terjadi di sekitar Malioboro hingga Ngabean. Narasi yang menyertai video menyebutkan adanya bentrokan antar suporter hingga aparat mengamankan sejumlah orang.

Kronologi Bentrokan

Koordinator TKP Ngabean, Novi, menjelaskan awal mula kericuhan. Menurutnya, sekitar pukul 20.00 WIB sebuah bus besar dan satu mobil elf berpelat D masuk ke area parkir. Ia mengaku tidak menaruh curiga karena para penumpang sama sekali tidak mengenakan atribut sepak bola.

“Ada kabar bus dilempari batu di Gedongtengen, bahkan disebut sempat menabrak orang di Malioboro lalu yang menabrak dimassa. Orang Jogja mendengar info itu, terus ada sweeping cari kendaraan berpelat B di parkiran bus,” tutur Novi.

Baca Juga:  Mengenal Western Sydney Wanderers, Lawan Persib Bandung di Laga Persahabatan

Ia menambahkan, sempat ada upaya untuk segera mengeluarkan bus dari lokasi. Namun sebelum berhasil diberangkatkan, rombongan suporter PSIM mendatangi TKP. Situasi kian panas ketika sebagian penumpang bus turun kembali dan bersiap menghadapi massa.

“Sekitar tengah malam mulai ramai, dilempari. Polisi sampai panggil Brimob. Baru reda sekitar pukul 02.00 WIB setelah suporter dimasukkan ke baracuda dan ada juga yang dievakuasi dengan ambulans. Bus rusak parah, kendaraan masih ada di sini sampai pagi,” jelasnya.

Baca Juga:  Adam Alis Kecewa Fasilitas GBLA Dirusak: Milik Bobotoh Juga

Polisi Amankan Ratusan Suporter

Kasat Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, bentrokan memang melibatkan suporter asal Bandung, meski mereka tidak memakai atribut klub.

“Awalnya kejadian di lapangan (diduga) antar suporter. Dari Bandung sendiri memang tidak masuk stadion. Mereka ada yang nonton, ada juga yang datang ke Jogja untuk wisata, menginap di hotel,” terangnya.

Gandung menambahkan, aparat mengevakuasi ratusan suporter asal Bandung agar tidak kembali terlibat bentrok.

“Pagi ini ada 177 orang yang sudah diberangkatkan kembali ke Bandung. Sisanya sekitar 15 orang di Baciro juga dipulangkan dengan kereta. Ada yang naik bus, ada juga yang pulang naik kereta,” ungkapnya.

Baca Juga:  Persib Bandung Siapkan "Bom" Transfer Lagi? Umuh Muchtar Minta Bobotoh Bersiap

Isu Korban Jiwa Dipastikan Hoaks

Di tengah ramainya kabar kericuhan, sempat beredar isu adanya korban meninggal dunia. Namun Polda DIY langsung membantah informasi tersebut.

Melalui akun resmi Instagram @poldajogja, kepolisian menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.

“Beredar narasi yang menyebutkan adanya korban meninggal dari kericuhan di Yogyakarta pasca pertandingan PSIM vs Persib. Kami pastikan itu HOAX,” tulis keterangan resmi.

Polda DIY juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh isu provokatif. “Mari bersama menjaga situasi kamtibmas DIY agar tetap aman, tertib, dan nyaman,” lanjutnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Persib Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Indonesia Tambah 3 Perak dan 1 Perunggu di Asian Games 2026, Total 39 Medali

Indonesia vs Thailand Berebut Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Final di SUGBK

Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Strategis Kenapa Thailand Sengaja Lepas Kemenangan Lawan Filipina

Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri

Bikin Geregetan! Sosok Aedan Scipio, Pesepakbola Berambut Nyaris 2 Meter yang Guncang Dunia

Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.