bukamata.id – Insiden tragis tenggelamnya kapal motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa menyisakan cerita pilu dari para saksi mata. Salah seorang penyintas membeberkan bahwa sebagian besar korban yang berhasil menyelamatkan diri dari musibah tersebut adalah kaum laki-laki, sementara para penumpang perempuan diduga tidak sempat melarikan diri karena posisi mereka yang sedang berada di dalam kabin.
Fakta tersebut diungkapkan oleh Ahmad Saudi, salah satu korban selamat yang baru saja menginjakkan kaki di Banjarmasin usai berhasil dievakuasi dari tengah laut pada Minggu (13/9/2026). Menurut keterangannya, mayoritas penumpang pria yang didominasi oleh para pengemudi truk dan bus memang sedang beraktivitas di bagian atas kapal ketika musibah mulai terjadi.
Di sisi lain, para penumpang perempuan serta anak-anak dikabarkan tengah beristirahat di dalam ruangan kamar bawah. Kondisi kapal yang langsung terbalik dan tenggelam dalam tempo singkat membuat para penumpang di dalam kamar kesulitan untuk menyelamatkan diri keluar ruangan.
“Ibu-ibu yang tinggal di kamar ekonomi ya, itu mungkin nggak selamat karena terlalu cepat kapal ini kemiringannya. Sedangkan alarm pemberitahuan aja nggak ada. Nggak ada tanda-tanda. Yang keluar ini kan supir-supir aja, orang laki-laki. Yang di kamar-kamar belum bisa keluar,” kata Ahmad, Senin (14/9/2026).
Ahmad turut mengenang momen-momen genting tatkala kendaraan berat di dalam kapal mulai bergeser hingga memicu kemiringan ekstrem sebelum akhirnya lambung kapal sepenuhnya tenggelam. Ia mengaku hanya bisa pasrah sambil berupaya sekuat tenaga berpegangan pada struktur bagian kapal yang masih menyembul di permukaan air.
“Miringnya cepat karena Fuso-Fuso (truk) itu kan larinya ke kiri, akhirnya ya (miring ke kiri). Saya ngikutin kapal aja. Kapal miring, kita pegangan dulu di atas kapal. Abis gitu kapal miring, langsung kita naik ke ujungnya kapal yang bawah itu. (Ombak) samping kanan kiri,” ujarnya.
Berdasarkan data terkini dari otoritas penyelamatan, tim SAR gabungan mencatat sudah ada 114 jiwa yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, dengan rincian sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan enam korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, operasi pencarian masih terus digencarkan untuk menemukan 129 korban lainnya yang hingga saat ini belum diketahui nasibnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










