Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kesepian Jadi Faktor PMI Rentan Terpapar Paham Radikalisme

By SusanaSenin, 20 November 2023 21:07 WIB1 Min Read
Kelompok penyebar paham radikalisme, menyasar para PMI yang bekerja di luar negeri, karena kerap mengalami kesepian. Sumber Foto: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kesepian jadi faktor Pekerja Migran Indonesia (PMI) rentan terpapar paham radikal.

Ketua Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membenarkan jika Pekerja Migran Indonesia (PMI) rentan terpapar paham radikal.

Benny mengatakan, potensi PMI terpapar paham radikal tidak kecil, maka dari itu harus diwaspadai.

“Karena potensinya juga tidak kecil. Kita harus waspadai,” katanya ditemui di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Senin (20/11/2023).

Baca Juga:  Mahasiswa di Bandung Imbau Pemuda Waspada, Paham HTI Mulai Kembali Bermunculan

Lanjut, Benny menambahkan, kelompok penyebar paham radikalisme, menyasar para PMI yang bekerja di luar negeri, karena kerap mengalami kesepian.

Hal itu, sudah terbukti dari beberapa kasus yang ada. Para PMI, merasa memiliki sahabat untuk bisa diajak berbicara banyak hal, tanpa mengetahui bahwa dirinya sedang di doktrin.

Baca Juga:  Longsor Cisarua: PMI Siaga, Tim SAR Terus Cari Korban di Tengah Medan Berat

“Mereka bekerja niatnya untuk masa depan tapi setelah di luar negeri, mereka kesepian tidak punya keluarga kemudian kelompok-kelompok radikal menginfiltrasi kemudian mencuci otak mereka,” ujarnya.

Awalnya para PMI akan dimintai sumbangan dengan kedok donasi untuk kegiatan sosial, padahal untuk kegiatan radikal tadi.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Jaminan Sosial untuk PMI Jabar

Mengantisipasi hal tersebut, pihaknya mengaku telah bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Hasil kerjasama tersebut, akan mempermudah pihak BP2MI mendeteksi adanya penyebaran paham radikalisme di PMI.

BNPT, akan disiapkan untuk mengisi sosialisasi yang kerap dilakukan BP2MI ke wilayah-wilayah yang rentan terhadap pemberangkatan PMI ilegal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kesepian migran PMI radikalisme
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.