Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Minggu, 2 Agustus 2026 20:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ketika Curhat Berakhir Maut, Heryanto Tega Habisi Dina Oktaviani dan Dibuang di Sungai Citarum

By Aga GustianaKamis, 9 Oktober 2025 18:00 WIB3 Mins Read
Dina Oktaviani ditemukan tak bernyawa di Sungai Citarum. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Heryanto (27) duduk termenung di ruang penyidikan Mapolres Karawang. Wajahnya lesu, matanya kosong. Kepala toko minimarket itu baru saja ditangkap polisi karena diduga terlibat kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap karyawannya sendiri, Dina Oktaviani (21).

Tragedi ini bermula ketika jasad Dina ditemukan mengambang di Sungai Citarum, Desa Curug, Kabupaten Karawang, pada Selasa (7/10/2024). Penemuan itu mengguncang warga setempat. Bagaimana mungkin seorang karyawan muda yang dikenal ceria dan ramah berakhir dengan nasib tragis sedemikian rupa?

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Nazal Fawwaz, menjelaskan bahwa Tim Taktis Sanggabuana Polres Karawang bersama Resmob Polda Jawa Barat bergerak cepat.

“Pelaku berinisial H (27) ditangkap di salah satu retail Rest Area KM 72A, Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, pada Rabu (8/10/2025) sekitar pukul 18.30 WIB,” ujar Nazal.

Dina adalah seorang perempuan muda yang tinggal di Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang. Ia bekerja di minimarket yang sama dengan Heryanto, yang juga merupakan atasannya.

Kesibukannya sebagai karyawan membuatnya dikenal rajin dan bertanggung jawab. Namun di balik senyumnya, tersimpan masalah pribadi yang kerap ia ceritakan kepada Heryanto.

Dalam pengakuannya, Heryanto mengaku membunuh Dina karena terdesak kebutuhan ekonomi dan tergiur harta benda korban. “Dibunuhnya dicekik pak, karena butuh ekonomi,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa berbagai barang berharga milik Dina—gawai, sepeda motor, dan perhiasan—menjadi daya tarik tersendiri baginya. “Saya tergiur barang-barang yang dimiliki korban,” tambah Heryanto.

Kedekatan mereka awalnya tampak wajar. Dina kerap curhat soal masalah percintaannya. Heryanto mengaku sering memberi saran dan mendengarkan keluh kesahnya.

“Awalnya jauh-jauh hari dia (korban) sering curhat sama saya katanya dia ada masalah, suka sama cowok tapi cowok itu udah enggak ada rasa lagi sama dia. Jadi dekat sering saya kasih saran,” ujarnya.

Kedekatan itu kemudian berkembang menjadi sesuatu yang lebih kompleks. Heryanto bahkan menyarankan Dina untuk berobat ke orang pintar agar bisa melupakan mantan pacarnya. Namun, pertemuan itu berakhir tragis.

“Makin berjalan waktu sering cerita, kemudian saya menyarankan dia untuk berobat kebetulan saya kenal sama orang pintar yang bisa ngobatin itu. Dan kemarin terjadilah pertemuan itu, tapi singkat cerita saya tergiur tadi (harta) tidak ada rencana itu (pembunuhan dan pemerkosaan),” pungkasnya.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan mendalam tentang dinamika hubungan di tempat kerja. Seberapa jauh kedekatan bisa menjadi risiko? Di mana batas antara empati dan manipulasi? Dugaan ekonomi dan keinginan menguasai harta korban menjadi motif utama yang menjerat Heryanto hingga tega mengakhiri nyawa bawahannya sendiri.

Di Rest Area KM 72A, suasana kini berubah. Minimarket yang dulunya ramai kini menyimpan kenangan tragis, dan warga serta rekan kerja masih mencoba mencerna kejadian memilukan ini. Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa kedekatan di tempat kerja, jika disertai motif tersembunyi, bisa berakhir fatal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dina Oktaviani Heryanto kasus Karawang pembunuhan pemerkosaan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.