Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat

Jumat, 30 Oktober 2026 17:13 WIB

Gugup Berubah Lega, Begini Cerita Debut Gakuto Notsuda di Persib

Jumat, 30 Oktober 2026 16:34 WIB

Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 30 Oktober 2026 16:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat
  • Gugup Berubah Lega, Begini Cerita Debut Gakuto Notsuda di Persib
  • Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg
  • November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Ketum PSSI Kaget Yuran Fernandes Disanksi Setahun, PSM Siap Banding

By SusanaMinggu, 11 Mei 2025 11:00 WIB2 Mins Read
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: PSSI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemain belakang PSM Makassar, Yuran Fernandes, dijatuhi sanksi berat oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Ia dilarang terlibat dalam segala aktivitas sepak bola di Indonesia selama satu tahun dan dikenai denda sebesar Rp25 juta.

Sanksi ini dijatuhkan akibat unggahan kritik keras yang disampaikan Yuran melalui akun Instagram pribadinya.

Keputusan Komdis ini menuai sorotan publik dan dinilai sebagian pihak sebagai upaya membungkam kebebasan berpendapat pemain.

Baca Juga:  Wasit Asing Pimpin Laga Liga 1 dan Liga 2, Ini Kata Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dikabarkan terkejut atas sanksi tersebut. Hal ini terungkap dari pernyataan anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, melalui unggahan Instagram pada Sabtu (10/5/2025).

Menurut Arya, Komdis PSSI bersifat independen dan tidak berada di bawah kendali Ketua Umum maupun pengurus lainnya. Oleh karena itu, PSSI tidak memiliki wewenang untuk mencampuri keputusan yang dibuat.

Baca Juga:  Alasan Jay Idzes Lebih Memilih Timnas Indonesia Ketimbang Belanda

“Komdis itu independen, dan pengurus PSSI tidak bisa mengintervensi. Mereka adalah pengadil yang mandiri. Ketum PSSI pun terkejut karena sebelumnya sudah memaafkan Yuran sebelum keputusan keluar,” tulis Arya, dikutip Minggu (11/5/2025).

Ia pun menyarankan agar Yuran Fernandes dan PSM Makassar menempuh jalur banding ke Komite Banding PSSI sebagai langkah terbaik untuk mencari keadilan.

Baca Juga:  Erick Thohir Ancang-ancang Mundur Usai Kekalahan Telak Timnas, Tantang Pemain Introspeksi Diri

Merespons situasi ini, PSM Makassar menyatakan kesiapannya untuk mengajukan banding. Hal ini disampaikan langsung oleh pemilik klub, Sadikin Aksa.

“Kami akan menempuh jalur banding secara formal sesuai mekanisme yang berlaku. PSM akan terus menjunjung tinggi semangat fair play dan profesionalisme, sambil memperjuangkan keadilan bagi pemain kami,” tegas Sadikin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erick Thohir PSM Makassar PSSI sanksi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin

Kejutan Besar! Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup oleh Tim Kasta Keempat Fleetwood

Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026

I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi

Intip Kekuatan Melbourne Victory: Raksasa Australia Siap Uji Ketangguhan Persib di Si Jalak Harupat

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.