Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luka Menalo Jadi Bintang Comeback Persib, Ungkap Rahasia Maung Bandung Bisa Hajar Port FC

Jumat, 9 Oktober 2026 11:36 WIB

Kemarau Bikin Ikan di Waduk Cirata Mati Massal, Peternak Merugi hingga Puluhan Kilogram per Hari

Jumat, 9 Oktober 2026 11:02 WIB

88 Seoul Bandung Minta Maaf Usai Pelanggan Keluhkan Kesehatan, Gerai Ditutup Semetara

Jumat, 9 Oktober 2026 10:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luka Menalo Jadi Bintang Comeback Persib, Ungkap Rahasia Maung Bandung Bisa Hajar Port FC
  • Kemarau Bikin Ikan di Waduk Cirata Mati Massal, Peternak Merugi hingga Puluhan Kilogram per Hari
  • 88 Seoul Bandung Minta Maaf Usai Pelanggan Keluhkan Kesehatan, Gerai Ditutup Semetara
  • Harga Emas Antam di Pegadaian Anjlok Rp15.000, Cek Daftar Lengkap Hari Ini
  • Igor Tolic Puji Kecerdasan Pemain Persib Usai Comeback Dramatis atas Port FC
  • Bunga Lokal di Tanah Eropa! Gak Nyangka, Begini Cara Anggun C Sasmi Wariskan Darah Nusantara ke Anaknya di Paris
  • KPM Wajib Tahu! Bansos Tahap 4 2026 Masuk Periode Oktober, Cek Status Lewat HP
  • Cari Tempat Staycation di Lembang? Ini 3 Penginapan dengan Suasana Adem dan Asri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kisah Menegangkan Ulta Levenia: Dari Menyaksikan Eksekusi Hingga Dilamar Abu Sayyaf

By Aga GustianaKamis, 11 September 2025 11:35 WIB2 Mins Read
Ulta Levenia
Pakar Terorisme, Ulta Levenia. (Foto: Instagram/@leveenia)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Ulta Levenia Nababan sempat menjadi sorotan setelah menceritakan pengalaman ekstremnya saat meneliti kelompok teroris di berbagai negara. Kisah itu ia bagikan ketika hadir di podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier pada tahun 2023.

Deddy bahkan menyebut episodenya terasa berbeda. “Ini podcast yang sangat aneh karena banyak orang yang tidak tau bahwa Ulta ini adalah peneliti counter terorisme di Filipina Selatan dan Afghanistan dan sampai masuk ke grup mereka,” ujar Deddy.

Bersentuhan dengan Kelompok Berbahaya

Sebagai peneliti kontra-terorisme, Ulta memang harus berhadapan langsung dengan organisasi berbahaya, mulai dari Taliban hingga Abu Sayyaf. Ia menyadari penuh bahwa pekerjaan itu memiliki risiko tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan nyawa.

Meski begitu, ia tetap tampil tenang. Perempuan yang dikenal berparas cantik ini menegaskan dirinya tidak pernah merasa takut. Menurut Ulta, hidup dan mati sudah diatur, sehingga ia tidak mau membuang energi memikirkan hal tersebut. Keyakinan inilah yang membuatnya berani masuk ke lingkaran kelompok teroris untuk keperluan riset.

Baca Juga:  Dari Cinta Rahasia ke Gugatan Cerai: Akhir Perjalanan Panjang Deddy Corbuzier dan Sabrina

Pernyataan tersebut membuat Deddy sempat terkejut. Baginya, Ulta tampak seolah sengaja mendekatkan diri pada sesuatu yang bisa mengancam keselamatannya.

Ulta Levenia
Pengamat Terorisme, Ulta Levenia. (Foto: Ist)

Penelitian yang Dianggap Hobi

Yang mengejutkan, Ulta justru menganggap pekerjaan penuh risiko itu sebagai bagian dari kesenangannya. “Nah gua ngeliat masuk ke daerah-daerah konflik kayak begitu, itu hobi gua,” ungkapnya.

Baca Juga:  Terang-terangan, Deddy Corbuzier Dukung Paula Verhoeven Dapat Hak Asuh Anak

Meskipun sering berada di situasi genting, ia mengaku tidak pernah mendapat pelecehan atau ancaman serius selama melakukan penelitian. Namun, ada pengalaman unik yang sulit dilupakannya: ia pernah diajak menikah oleh seorang mujahidin Abu Sayyaf.

“Itu tantangan kalau yang di lapangan tuh kayak gitu sih tantangannya rata-rata. Di ajak nikah sama Mujahidin gitu lah istilahnya mereka,” cerita Ulta sambil tersenyum.

Menyaksikan Kekerasan Secara Langsung

Baca Juga:  Waspada! Ulta Levenia Ungkap Celah Ketidakpuasan Publik Dimanfaatkan Asing

Dalam pengakuannya, Ulta juga pernah berada di situasi mencekam ketika melihat seorang tentara dieksekusi. Meski korban sudah dalam keadaan tak bernyawa, pengalaman itu tetap meninggalkan kesan mendalam. “Saya pernah liat orang dieksekusi di depan mata, dia tentara, tapi saat itu dia sudah mati. Saya orangnya tidak suka lihat kekerasan,” pungkasnya.

Ulta Levenia tampil sebagai sosok peneliti muda yang berani menantang risiko. Kisahnya tidak hanya mengungkap sisi berbahaya dari dunia penelitian terorisme, tetapi juga memperlihatkan tekad kuat dan prinsip hidup yang jarang dimiliki orang seusianya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Deddy Corbuzier
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam di Pegadaian Anjlok Rp15.000, Cek Daftar Lengkap Hari Ini

Bunga Lokal di Tanah Eropa! Gak Nyangka, Begini Cara Anggun C Sasmi Wariskan Darah Nusantara ke Anaknya di Paris

Cari Tempat Staycation di Lembang? Ini 3 Penginapan dengan Suasana Adem dan Asri

5 Wisata Kuliner Legendaris dan Paling Dicari di Kuningan, Cocok untuk Lidah Pecinta Makanan Enak

10 Destinasi Wisata Kuningan Paling Hits dan Instagramable untuk Liburan Keluarga

Perut Keroncongan Saat Hujan? Ini 4 Kuliner Hangat yang Bikin Nagih di Bandung

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.