Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Kamis, 13 Agustus 2026 19:18 WIB

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Kamis, 13 Agustus 2026 18:34 WIB

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Kamis, 13 Agustus 2026 18:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
  • Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah
  • Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan
  • Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!
  • Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kisah Menegangkan Ulta Levenia: Dari Menyaksikan Eksekusi Hingga Dilamar Abu Sayyaf

By Aga GustianaKamis, 11 September 2025 11:35 WIB2 Mins Read
Ulta Levenia
Pakar Terorisme, Ulta Levenia. (Foto: Instagram/@leveenia)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Ulta Levenia Nababan sempat menjadi sorotan setelah menceritakan pengalaman ekstremnya saat meneliti kelompok teroris di berbagai negara. Kisah itu ia bagikan ketika hadir di podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier pada tahun 2023.

Deddy bahkan menyebut episodenya terasa berbeda. “Ini podcast yang sangat aneh karena banyak orang yang tidak tau bahwa Ulta ini adalah peneliti counter terorisme di Filipina Selatan dan Afghanistan dan sampai masuk ke grup mereka,” ujar Deddy.

Bersentuhan dengan Kelompok Berbahaya

Sebagai peneliti kontra-terorisme, Ulta memang harus berhadapan langsung dengan organisasi berbahaya, mulai dari Taliban hingga Abu Sayyaf. Ia menyadari penuh bahwa pekerjaan itu memiliki risiko tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan nyawa.

Meski begitu, ia tetap tampil tenang. Perempuan yang dikenal berparas cantik ini menegaskan dirinya tidak pernah merasa takut. Menurut Ulta, hidup dan mati sudah diatur, sehingga ia tidak mau membuang energi memikirkan hal tersebut. Keyakinan inilah yang membuatnya berani masuk ke lingkaran kelompok teroris untuk keperluan riset.

Pernyataan tersebut membuat Deddy sempat terkejut. Baginya, Ulta tampak seolah sengaja mendekatkan diri pada sesuatu yang bisa mengancam keselamatannya.

Ulta Levenia
Pengamat Terorisme, Ulta Levenia. (Foto: Ist)

Penelitian yang Dianggap Hobi

Yang mengejutkan, Ulta justru menganggap pekerjaan penuh risiko itu sebagai bagian dari kesenangannya. “Nah gua ngeliat masuk ke daerah-daerah konflik kayak begitu, itu hobi gua,” ungkapnya.

Meskipun sering berada di situasi genting, ia mengaku tidak pernah mendapat pelecehan atau ancaman serius selama melakukan penelitian. Namun, ada pengalaman unik yang sulit dilupakannya: ia pernah diajak menikah oleh seorang mujahidin Abu Sayyaf.

“Itu tantangan kalau yang di lapangan tuh kayak gitu sih tantangannya rata-rata. Di ajak nikah sama Mujahidin gitu lah istilahnya mereka,” cerita Ulta sambil tersenyum.

Menyaksikan Kekerasan Secara Langsung

Dalam pengakuannya, Ulta juga pernah berada di situasi mencekam ketika melihat seorang tentara dieksekusi. Meski korban sudah dalam keadaan tak bernyawa, pengalaman itu tetap meninggalkan kesan mendalam. “Saya pernah liat orang dieksekusi di depan mata, dia tentara, tapi saat itu dia sudah mati. Saya orangnya tidak suka lihat kekerasan,” pungkasnya.

Ulta Levenia tampil sebagai sosok peneliti muda yang berani menantang risiko. Kisahnya tidak hanya mengungkap sisi berbahaya dari dunia penelitian terorisme, tetapi juga memperlihatkan tekad kuat dan prinsip hidup yang jarang dimiliki orang seusianya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Abu Sayyaf Deddy Corbuzier mujahidin peneliti terorisme Ulta Levenia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lupa Isi Pulsa atau Kuota? Ini Cara Praktis Beli Lewat DIGI bank bjb

Tak Lagi Bergantung Browser, ChatGPT Resmi Bisa Dipakai Langsung di Desktop Linux

Rayakan HUT ke-81 RI, Bandros Cuma Rp81 Selama 16-17 Agustus 2026

Rekam Jejak Clareesya: Kreator Bakat Paruh Waktu, Ratu Panggung, dan Badai ‘Gaya Takbir’

Kode Redeem FF

Kode Redeem FF 13 Agustus 2026 Terbaru, Klaim Gratis Skin dan Bundle HUT RI

Pramuka

Panduan Chord Gitar dan Lirik Hymne dan Mars Pramuka: Resonansi Janji Pandu Menuju Indonesia Emas

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.