Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Punya Skuad Mewah, Adam Alis Pede Bisa Bersaing di Empat Kompetisi

Minggu, 12 Juli 2026 16:25 WIB

Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter

Minggu, 12 Juli 2026 15:11 WIB

Empat Raksasa Lolos! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 14:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Punya Skuad Mewah, Adam Alis Pede Bisa Bersaing di Empat Kompetisi
  • Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter
  • Empat Raksasa Lolos! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026
  • Selamat Jalan Temon, Kisah Haru Mantan Staf HRD yang Pilih Jadi Pelawak Legendaris Kini Berpulang
  • Persib Batal TC ke Bangkok, Igor Tolic Fokus Hadapi Piala Presiden dan ACL Two
  • Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate
  • Kabar Duka! Komedian Temon Templar Meninggal Dunia
  • Hasil Argentina vs Swiss 3-1: Lionel Messi Cs Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kisah Pa Garsih, Tuan Tanah Dermawan yang Namanya Jadi Jalan Terkenal di Bandung

By SusanaKamis, 15 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Jalan Pagarsih. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Pagarsih merupakan salah satu ruas jalan penting di Kota Bandung yang sarat sejarah. Jalan ini membentang dari perempatan Jalan Jamika hingga ke perempatan Jalan Astana Anyar, tak jauh dari kawasan ikonik Alun-Alun Bandung.

Secara administratif, kawasan ini masuk ke dalam dua kecamatan, yakni Astanaanyar dan Bojongloa Kaler.

Namun, lebih dari sekadar batas wilayah, nama “Pagarsih” menyimpan cerita menarik yang berakar dari sosok berpengaruh di masa lalu.

Nama Pagarsih diyakini berasal dari seorang tokoh masyarakat bernama Garsih yang hidup pada awal abad ke-20. Dalam tradisi lisan Sunda, sapaan “Pa” merupakan bentuk penghormatan kepada seorang laki-laki yang dituakan.

Baca Juga:  Menelusuri Sejarah GOR Saparua: Ikon Bandung dari Olahraga hingga Musik Underground

Oleh karena itu, sosok tersebut dikenal luas dengan sebutan “Pa Garsih”, yang lama-kelamaan berubah penyebutannya menjadi “Pagarsih”.

Pa Garsih dikenal sebagai seorang tuan tanah dermawan yang berjasa besar bagi masyarakat sekitar. Salah satu kontribusinya yang paling dikenang adalah pembangunan pintu air di Sungai Citepus.

Fasilitas ini berperan penting dalam mengairi area persawahan dan kebun milik warga, termasuk kebun kangkung dan pohon kelapa yang saat itu banyak tumbuh di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Lazis Darul Hikam Resmikan Program Renovasi Kios dan Gerobak Berkah

Berkat jasanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan irigasi, nama Pa Garsih kemudian diabadikan sebagai nama jalan utama di kawasan tersebut.

Pada era 1930-an hingga 1940-an, Pagarsih masih dipenuhi lahan pertanian dan kebun. Namun seiring urbanisasi yang melaju pesat, kawasan ini perlahan bertransformasi menjadi salah satu sentra bisnis di Bandung.

Saat ini, Jalan Pagarsih dikenal luas sebagai pusat industri percetakan, tempat berbagai usaha cetak skala kecil hingga menengah berkembang, mulai dari undangan, nota, hingga kalender.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 5 Mei 2025, Cek Lokasinya

Tak hanya berfungsi sebagai kawasan niaga, Pagarsih juga menyimpan nilai budaya. Di salah satu sudutnya terdapat Gang Nyi Empok, yang konon dinamai dari nama istri Pa Garsih.

Penamaan ini menjadi simbol penghargaan masyarakat terhadap sosok-sosok yang berjasa dalam perjalanan sejarah lokal.

Dengan menelusuri asal-usul nama Pagarsih, kita tidak hanya mengenang kontribusi tokoh masa lalu, tetapi juga memperkaya pemahaman akan identitas dan budaya Kota Bandung yang terus berkembang dari masa ke masa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Kota Bandung Pagarsih sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Selamat Jalan Temon, Kisah Haru Mantan Staf HRD yang Pilih Jadi Pelawak Legendaris Kini Berpulang

Kabar Duka! Komedian Temon Templar Meninggal Dunia

Ilustrasi emas antam

Update Harga Emas Antam Hari Ini: 1 Gram Masih Rp2.655.000, Buyback Tetap

Update Kode Redeem Free Fire 12 Juli 2026: Cara Cepat Klaim Bundle dan Skin Senjata Terbaru!

Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cara Klaim Saldo DANA Gratis 12 Juli 2026: Waspada Link Palsu, Gunakan Cara Aman!

Game Free Fire

Update Kode Redeem FF 12 Juli 2026: Segera Klaim Hadiah Eksklusif Sebelum Kehabisan!

Terpopuler
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.