Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung

Senin, 29 Juni 2026 20:49 WIB

Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026

Senin, 29 Juni 2026 20:41 WIB

Transfer Sensasional! Djibril Sidibé Masuk Radar Persib, Gaji Rp44 M Jadi Tantangan Besar

Senin, 29 Juni 2026 20:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung
  • Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026
  • Transfer Sensasional! Djibril Sidibé Masuk Radar Persib, Gaji Rp44 M Jadi Tantangan Besar
  • Dampak BRT Bandung: Parkir Badan Jalan Hilang, Pemkot Siapkan Gedung Parkir Modern
  • Terungkap! Isi Sebenarnya Video Viral ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’ yang Ramai Dicari
  • Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?
  • Big Match Piala Dunia 2026: Jadwal Siaran Langsung Brasil vs Jepang di Babak 32 Besar
  • Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Korban Pengeroyokan Oknum Suporter di SJH Pilih Jalur Damai Asalkan Pelaku Janji Insyaf

By Aga GustianaSabtu, 12 Oktober 2024 20:13 WIB2 Mins Read
Ricuh oknum suporter pasca laga Persib vs Persija, Senin (23/9/2024). Foto: Instaram @bukamata.id.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus pengeroyokan oknum Bobotoh usai laga Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat (SJH) masih berlanjut.

Kali ini para steward, korban pengeroyokan memutuskan mengambil jalur damai. Namun, mereka menetapkan syarat yang harus dilakukan oleh para pelaku. Yakni bertanggung jawab dan berjanji untuk insyaf.

Koordinator Steward, Dadan Ego (53) yang juga menjadi korban mengatakan, pihaknya bakal memaafkan asalkan para pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Kami mempertimbangkan damai atau cabut perkara karena ada beberapa pertimbangan kemanusiaan,” ujar Dadan, Sabtu (12/10/2024).

Baca Juga:  ‎Hasil Babak Pertama Persebaya vs Persib: Maung Bandung Tertinggal 0-1, Gol Kakang Dianulir VAR

Keputusan mengambil jalur damai karena mempertimbangkan kondisi orang tua para pelaku.

“Orang tua pelaku memohon dengan menangis, ada yang khawatir anaknya terkena ancaman DO dari kuliah, sementara dua lainnya diancam diberhentikan dari sekolah,” jelas Dadan.

Bahkan, ada orang tua salah satu pelaku yang memiliki riwayat penyakit jantung dan dikhawatirkan bisa semakin parah jika masalah ini tidak diselesaikan.

Para korban tetap meminta pertanggungjawaban pelaku dengan adanya ganti rugi biaya pengobatan dan perawatan yang saat ini masih mereka tanggung.

Baca Juga:  Resmi Menikah! Febri Hariyadi Lepas Lajang, Bos Persib Jadi Saksi

Pasalnya, beberapa korban mengalami cedera serius, seperti patah tulang, gegar otak, hingga pendarahan internal yang memerlukan perawatan intensif.

“Kami meminta ganti rugi karena hingga saat ini biaya pengobatan cukup besar, meskipun kami sudah menerima bantuan dari manajemen dan panpel Persib,” ujar Dadan.

Selain itu, para korban juga meminta para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya itu.

“Saya akan cabut laporan, tapi syaratnya mereka harus insyaf dan menjadi bobotoh yang baik, menjaga perdamaian, dan menghormati semua orang di sekitar,” tegasnya.

Baca Juga:  Hodak Ungkap Alasan Tim Papan Bawah Sering Jadi Batu Sandungan Persib

Jika nantinya terjadi peristiwa serupa, maka Dadan menegaskan tidak akan kembali mengambil jalur damai.

“Kalau terjadi lagi, saya tidak akan memaafkan. Lanjutkan sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kasus ini, polisi telah menetapkan enam tersangka yaitu AH (20), AH (22), FD (18), KA (28), MRI (19), dan RMR (23).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bobotoh Persib Persija steward
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cegah Kriminalitas, Farhan Perketat Pendataan Kos dan Kontrakan di Bandung

Bandara Husein Bandung Dikebut! Farhan Targetkan Operasional 17 September 2026

Dampak BRT Bandung: Parkir Badan Jalan Hilang, Pemkot Siapkan Gedung Parkir Modern

Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Makin Aneh? Akuntansi Dilewati, Senjata Api Dipelajari?

Polda Jabar Endus Potensi Tersangka Baru yang Bantu Pelarian Taufik Hidayat

Bandara Husein Segera Dibuka Kembali, Dedi Mulyadi Sebut Negosiasi dengan Kertajati Masih Berjalan

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.