bukamata.id – Upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan korupsi terus diperkuat. Hal ini mengemuka dalam seminar yang digelar DPD Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Barat di Gedung Merdeka.
Mengusung tema “Membangun Spirit Masyarakat dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Jawa Barat”, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum silaturahmi dalam suasana Idulfitri.
Ketua DPD Korps Alumni KNPI Jawa Barat, Dian Rahadian, menyampaikan bahwa kegiatan ini berangkat dari dorongan untuk memperkuat peran masyarakat dalam mengawal pembangunan.
“Kita kan masih dalam suasana Idulfitri, jadi ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi,” ujarnya.
Dian menjelaskan, pihaknya mencermati ajakan Gubernur Jawa Barat agar masyarakat aktif memantau jalannya pembangunan.
“Gubernur mengajak masyarakat untuk aktif dalam memantau dan memonitor pembangunan. Dari situ kami berdiskusi dan muncul ide untuk menggelar seminar pencegahan korupsi ini,” katanya.
Menurutnya, langkah ini juga diperkuat melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang memberikan respons positif terhadap inisiatif tersebut.
Tak hanya berhenti pada forum diskusi, Korps Alumni KNPI Jawa Barat juga berencana membentuk badan advokasi yang fokus pada pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
“Kami berencana membentuk badan advokasi kepelayanan publik dan tata kelola pemerintahan,” ungkap Dian.
Badan ini nantinya akan bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, DPRD, hingga stakeholder lainnya di Jawa Barat.
Dian menilai, peran masyarakat menjadi penting untuk melengkapi fungsi pengawasan yang memiliki keterbatasan.
“Mengingat cakupan KPK yang memiliki keterbatasan, maka kita perlu turut membantu pembangunan di Jawa Barat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan yang berjalan cepat harus tetap dikawal agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Kita berharap hasil pembangunan tidak menimbulkan dugaan tindak pidana, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Melalui struktur organisasi hingga tingkat bawah, Korps Alumni KNPI Jawa Barat menargetkan dapat menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Kami ingin mendengar keluhan, dan apabila ada temuan yang mengarah pada praktik korupsi, bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Namun demikian, pendekatan yang diambil tidak selalu langsung pada jalur hukum. “Sepanjang masih bisa diperbaiki, tentu tidak perlu langsung ke penyidikan. Tapi kalau sudah diperingatkan dan tetap bandel, kami akan dorong hingga ke proses hukum,” tegas Dian.
Melalui seminar ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam mengawal pembangunan semakin kuat, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Jawa Barat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










