Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hampir 6 Tahun Menikah, Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie: ‘Mungkin Ini Foto Terakhir’

Jumat, 4 September 2026 20:41 WIB

Indonesia U20 vs Australia Jadi Penentu! Ini Syarat Garuda Muda Lolos ke Piala Asia 2027

Jumat, 4 September 2026 20:30 WIB

Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?

Jumat, 4 September 2026 20:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hampir 6 Tahun Menikah, Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie: ‘Mungkin Ini Foto Terakhir’
  • Indonesia U20 vs Australia Jadi Penentu! Ini Syarat Garuda Muda Lolos ke Piala Asia 2027
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Netizen +62 Dukung Demo Malaysia! Tolong Bikin Malu Pejabat Kami, Cik!
  • Bansos September 2026 Cair? Cek PKH, BPNT, PIP hingga PBI-JK dan Nominalnya
  • Saddil Ramdani Beri Sinyal Tinggalkan Persib, Persebaya Disebut Jadi Pelabuhan Baru
  • Timses Diangkat Jadi Dirut, PT MUJ Didemo dan Didesak Mundur
  • Warga Indramayu Geger, Kolam Surut Ungkap Keberadaan Dua Ikan Raksasa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 4 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tiga Capim KPK Berkompeten di Bidang Audit, Siapa yang Paling Siap Memperkuat Pemberantasan Korupsi??

By SusanaMinggu, 15 September 2024 19:25 WIB3 Mins Read
Korupsi Jabar
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya penanggulangan korupsi membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan mumpuni. Selain mereka yang berlatarbelakang hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memiliki pimpinan dengan kapasitas seorang Auditor.

Dalam proses seleksi calon pimpinan (capim) KPK saat ini, terdapat tiga nama yang berpengalaman di bidang Pemeriksaan, yaitu Agus Joko Pramono, I Nyoman Wara, dan Michael Rolandi Cesnanta Brata. Masing-masing dari ketiganya memiliki kekuatan yang akan bermanfaat dalam penanggulangan korupsi di Indonesia ke depan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiganya memiliki latar belakang keilmuan di bidang keuangan. Ketiga capim KPK tersebut merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Agus Joko Pramono anggota Badan Pemeriksa Keuangan tahun 2013-2019 dan Wakil Ketua BPK tahun 2019-2023 dan I Nyoman Wara adalah Auditor Utama di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sedangkan Michael Rolandi lebih banyak bekerja di pemerintahan daerah.

Mereka bertiga memiliki pengalaman yang sama baiknya di level nasional, namun Agus Joko Pramono memiliki tambahan pengalaman yang juga baik di level internasional. Agus Joko Pramono pernah menjadi Wakil Ketua United Nations Independent Audit Advisory Committee (UN-IAAC) dan Board Member Intosai Development Initiative (IDI).

Baca Juga:  Kejati Jabar Periksa Mantan Bupati Majalengka soal Korupsi Pasar Cigasong

IAAC merupakan organ Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas memberikan nasehat pada Sekjen PBB melalui Majelis Umum PBB. Sementara itu, IDI merupakan organ Intosai yang bertugas mendukung pengembangan kapasitas audit, terutama di negara-negara berkembang yang berbasis di Norwegia. Intosai (International Organisation on Supreme Audit Institurion ) sendiri merupakan lembaga antar Negara yang beranggotakan badan pemeriksa keuangan seluruh Dunia yang burpusat di Vienna Austria.

Keberadaan komisioner KPK dengan latar belakang Auditor terbukti penting dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi, terutama di bidang pengawasan dan pemeriksaan keuangan. Sepanjang sejarah kepemimpinan KPK, ada beberapa komisioner yang memiliki pengalaman audit keuangan, termasuk Alexander Marwata (2015-2019 dan 2019-2024), yang sebelumnya bekerja sebagai auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Baca Juga:  KPK Soroti Rangkap Jabatan, Benturan Kepentingan Picu Kasus Korupsi

Alexander dikenal karena kontribusinya dalam memadukan penegakan hukum dengan audit forensik yang lebih tajam dalam melacak aliran dana korupsi. Selain Alexander, pada periode awal KPK (2003-2007), Erry Riyana Hardjapamekas dan Sjahruddin Rasul juga membawa pengalaman di bidang keuangan dan audit. Pengalaman ini membantu memperkuat kapasitas investigasi KPK dalam mengidentifikasi dan mengatasi korupsi yang melibatkan kejahatan keuangan yang kompleks.

Pimpinan dengan latar belakang audit keuangan memungkinkan KPK untuk lebih mendalam dalam menganalisis laporan keuangan, memastikan tidak ada aliran dana yang mencurigakan, serta memberikan pengawasan yang lebih ketat terhadap potensi pelanggaran. Memiliki pimpinan KPK dengan pengalaman di bidang audit keuangan tentu akan membuat kinerja lembaga antirasuah ini semakin tajam.

Baca Juga:  Jokowi Tegaskan Pemerintah Terus Perbaiki Sistem Demi Cegah Korupsi

Sosok pimpinan yang berpengalaman di bidang audit keuangan dengan reputasi yang kuat, di dalam maupun luar negeri, diperlukan untuk membawa KPK kepada kinerja yang lebih baik.

Oleh karena itu, diperlukan sosok kandidat yang menawarkan jaminan bahwa KPK akan dipimpin oleh individu yang tidak hanya kompeten tetapi juga berkomitmen untuk melawan korupsi secara serius. Integritas dan kapasitas pemimpin KPK sangat penting untuk memastikan bahwa lembaga ini dapat bekerja dengan maksimal dalam memberantas korupsi dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum di Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

korupsi KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Netizen +62 Dukung Demo Malaysia! Tolong Bikin Malu Pejabat Kami, Cik!

Bansos

Bansos September 2026 Cair? Cek PKH, BPNT, PIP hingga PBI-JK dan Nominalnya

Timses Diangkat Jadi Dirut, PT MUJ Didemo dan Didesak Mundur

Warga Indramayu Geger, Kolam Surut Ungkap Keberadaan Dua Ikan Raksasa

Data Satelit NASA Ungkap Ratusan Hotspot, Musim Kering Parah Kepung Gambut Indonesia

Bukannya Malu Malah Minta Tambah? Di Balik Anggaran BPS dan Bobroknya Sistem Desil yang Bikin Netizen Murka!

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Game Free Fire
    Klaim Senjata & Emote Langka Gratis! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 29 Agustus 2026, Cek Cara Klaimnya
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
  • Adu Konsep Bongkar Pasang Gedung Sate Ala Dedi Mulyadi Vs Ridwan Kamil, Pilih Mana?
  • Persib Bandung Lolos ke Fase Grup ACL Two, Igor Tolic Langsung Alihkan Fokus
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.