Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Kamis, 19 Februari 2026 21:25 WIB

Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap

Kamis, 19 Februari 2026 21:10 WIB

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Kamis, 19 Februari 2026 20:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
  • Persib Gagal di ACL Two, Nasib Adam Przybek Ikut Terseret
  • Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Masih Diburu Netizen, Awas Jebakan di Balik Narasi Viral
  • No Sensor? Link Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Simak Klarifikasinya
  • Polemik Paspor Kuat! Sosok Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Dihujat Usai Anak Resmi Jadi WNA
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPA Jabar: Lonjakan Kasus HIV Didominasi Hubungan Sesama Jenis Pria

By Aga GustianaSenin, 28 Juli 2025 10:34 WIB2 Mins Read
Ilustrasi HIV
Kasus HIV. (Foto: Gerd Altmann dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Barat menyampaikan bahwa peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut sebagian besar disebabkan oleh hubungan sesama jenis, khususnya antar laki-laki.

Pernyataan ini disampaikan oleh Landry Kusmono, Pengelola Program KPA Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 28 Juli 2025. Ia menjelaskan, data tersebut diperoleh dari laporan layanan kesehatan yang menerima pengakuan langsung dari pasien mengenai riwayat penularan.

“Kalau laki sama laki-laki itu lebih banyak memang. Pengakuan teman-teman itu yang mengakui di layanan bahwa mereka berhubungan seks dengan laki-laki lainnya,” terang Landry.

Sementara itu, untuk kategori perempuan dengan orientasi sesama jenis, hingga kini belum ditemukan pengakuan yang menyatakan bahwa penularan terjadi melalui hubungan seksual dengan sesama perempuan.

Baca Juga:  HIV Meningkat di Kalangan Remaja Jabar, Seks Pertama Usia 13 Tahun

“Kalau perempuan sama perempuan itu belum ada yang mengakui di layanan bahwa mereka terkena dari hubungan seksual sesama jenis perempuan,” jelasnya.

Landry juga menyoroti lonjakan signifikan dalam jumlah kasus HIV di Jawa Barat selama lima tahun terakhir. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, tercatat 10.239 kasus baru sepanjang tahun 2024, naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2020.

Baca Juga:  Alasan Lengkap Dedi Mulyadi Ubah Nama RSUD Al Ihsan Jadi Welas Asih

“Di tahun 2020 itu hanya 5.666. Nah, di tahun 2024 itu angka kasusnya menjadi 10.239. Jadi ada peningkatan 100 persen, temuan kasus barunya begitu,” ungkap dia.

Ia menegaskan bahwa mayoritas penularan HIV berasal dari aktivitas seksual berisiko, bukan dari penggunaan jarum suntik atau faktor lainnya.

“Ya, 80 persen dari hubungan seksual, Kang,” cetus Landry.

Dalam penjelasannya, ia juga memaparkan bahwa kelompok usia produktif menjadi yang paling rentan terhadap penyebaran virus ini. Pada tahun 2024, sebanyak 63 persen kasus tercatat pada rentang usia 25 hingga 49 tahun, setara dengan sekitar 6.000 orang.

Baca Juga:  RSUD Cibabat Dievaluasi Usai Dugaan Penelantaran Pasien BPJS

“Kemudian 20 persennya itu di usia 20 sampai 24 tahun, itu sekitar 2.164 orang. Di atas 50 tahun 8 persen, dan usia 15–19 tahun sekitar 6,2 persen atau 600-an kasus,” tuturnya.

Situasi ini menjadi perhatian serius bagi KPA dan instansi terkait, mengingat penyebaran HIV semakin menyasar kelompok muda dan dewasa produktif. Edukasi dan layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan dinilai penting untuk menekan angka penyebaran di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Edukasi HIV HIV 2025 HIV Jabar hubungan sesama jenis Kasus HIV Indonesia Kesehatan Jawa Barat KPA Jawa Barat Landry Kusmono
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Jadwal Adzan Maghrib Kota Bandung Hari Ini, Siapkan Buka Puasa Tepat Waktu!

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.