Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dicari-cari! Link Video Full Durasi Cut Salwa Viral, Benarkah Ada Rekamannya?

Rabu, 17 Juni 2026 03:00 WIB

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems

Rabu, 17 Juni 2026 02:00 WIB
Garena Free Fire

Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus

Rabu, 17 Juni 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dicari-cari! Link Video Full Durasi Cut Salwa Viral, Benarkah Ada Rekamannya?
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Juni 2026, Dapatkan Pemain Gratis dan Gems
  • Borong Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 17 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi
  • Cetak Rekor Sejarah, ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna Meski Dihantam Isu Militer
  • Orang Tua Wajib Tahu: Ilmuwan Ungkap Alasan Mengapa Smartphone Sebenarnya Tidak Merusak Otak Anak
  • Persib Buru Bek Eropa 190 Cm! Mike van der Hoorn Jadi Target Utama 2026/2027
  • Langsung Gas! Kode Redeem FF Max 16 Juni 2026 Bikin Player Auto Sultan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Dugaan KDRT Ustaz Kondang di Bandung Terhadap Anak Kandung

By Aga GustianaRabu, 27 Agustus 2025 10:19 WIB2 Mins Read
ilustrasi kekerasan
Ilustrasi kekerasan. Foto: Istockphoto.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang ustaz terkenal asal Bandung dilaporkan ke Polrestabes Bandung terkait dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak perempuannya, NAT (19). Laporan tersebut kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung.

“Benar, penanganan (kasus KDRT ustaz) di Polrestabes Bandung,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman, saat dikonfirmasi Selasa (26/8/2025).

Kronologi Laporan

Korban NAT bersama ibunya, AM, melayangkan laporan ke SPKT Polrestabes Bandung pada 4 Juli 2025. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/985/VII/2025/SPKT/POLRESTABES BANDUNG/POLDA JAWA BARAT. Peristiwa kekerasan disebut terjadi ketika NAT meminta uang bulanan kepada ayahnya.

“(Terduga terlapor) sudah dimintai keterangan dan akan dilakukan pemanggilan lagi untuk dimintai keterangan,” ujar Abdul Rahman.

Baca Juga:  Kabar Buruk dari Marc Klok dan Tyronne Jelang Lawan PSIS Semarang

Pengakuan Korban

Saat ditemui di kawasan Antapani, Bandung, NAT mengungkapkan bahwa dirinya bukan hanya mendapat perlakuan kasar dari ayah kandung, tetapi juga dari keluarga lain seperti ibu tiri, nenek, paman, hingga tantenya. Ia menuturkan kaca helm yang dikenakannya sempat dihantam hingga pecah oleh pamannya.

Baca Juga:  Kongres GMNI XXII 2025 di Bandung Kembali Tertunda akibat Ancaman Kekerasan

“Aku dipukul dan tangan sempat ditarik-tarik oleh ibu (tiri). Ayah sempat memukul juga dan meludahi, dan lebih parah kaca helm dipukul sampai pecah oleh mamang (paman),” ucap NAT dengan suara bergetar, matanya berkaca-kaca menahan tangis.

Sikap Ibu Korban

AM, ibu kandung NAT, menegaskan tidak akan menempuh jalan damai. Menurutnya, penyelesaian secara kekeluargaan bukan pilihan karena kejadian ini bukan yang pertama.

Baca Juga:  Kata MUI soal Hukum Mengonsumsi Daging Tapir

“Enggak, saya sudah bulat akan terus melanjutkan bila memang mereka mau menyelesaikan damai. Sebab, apa yang dia lakukan bukan kali ini saja, ustaz EE pun sempat melakukan KDRT kepada saya saat masih berstatus suami istri. Kami pisah sejak 2020,” tegas AM.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung hukum KDRT kronologi kasus laporan polisi NAT Polrestabes Bandung Ustaz EE
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.