Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung

Kamis, 17 September 2026 12:04 WIB

15 Negara Berebut Medali, Ini Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2026

Kamis, 17 September 2026 11:28 WIB

Bikin Bobotoh Cemas! Julio Cesar Akhirnya Ungkap Kondisi Usai Benturan Keras Lawan FC Seoul

Kamis, 17 September 2026 11:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung
  • 15 Negara Berebut Medali, Ini Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2026
  • Bikin Bobotoh Cemas! Julio Cesar Akhirnya Ungkap Kondisi Usai Benturan Keras Lawan FC Seoul
  • Heboh FC Seoul Turunkan ‘Anak SMA’ Lawan Persib di ACL 2, Begini Penjelasan Kim Ki Dong
  • Cek Jadwal Pencairan BLT Dana Desa September 2026: KPM Bisa Kantongi Rp900 Ribu Sekaligus?
  • 317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan
  • Bukti Nyata Persib Raja Asia Tenggara? Rekor 30 Tahun Pecah, Maung Bandung Sang Pencetak Sejarah!
  • Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Kerusuhan di Dago Elos: Warga Diteriaki Kalimat Kasar hingga Penembakan Gas Air Mata

By Putra JuangSelasa, 15 Agustus 2023 14:43 WIB4 Mins Read
Keluarga Muller
Sengketa tanah Dago Elos. Foto: Ist
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kuasa hukum warga Dago Elos, Rizki Ramdhani mengungkapkan, kronologi awal kerusahan yang terjadi antara warga Dago Elos dan pihak kepolisian yang terjadi di kawasan Dago, Kota Bandung pada Senin (14/8/2023) malam.

Menurut Rizky, kerusuhan yang terjadi berawal dari kekecewaan warga atas ditolaknya laporan atas dugaan tindak pidana yang dilakukan Heri Hermawan Muller, Dodi Rustendi Muller dan Pipin Sandepi Muller yang mengklaim mewarisi tiga sertifikat eigendom verponding.

Ia menyebut, 300 keluarga terancam digusur dari wilayah Dago Elos karena tanahnya diklaim perusahaan PT Dago Inti Graha. Warga pun melaporkan hal tersebut ke Polrestabes Bandung pada Senin (14/8/2023) siang.

Pada pukul 09.00 WIB, warga Dago Elos berkumpul untuk berangkat ke Polrestabes mengantar pelapor untuk melapor dugaan tindak pidana.

Setibanya di Polrestabes Bandung pada pukul 10.48 WIB, 4 orang warga pelapor bersama 7 orang kuasa hukum memasuki ruangan SPKT untuk mendaftarkan pelaporan.

“Warga pelapor bersama kuasa hukum diarahkan menuju aula Reskrim Polrestabes Bandung disabut oleh Kasat Reskrim bernama Agah Sonjaya, Kanit Ekonomi bernama Dewa dan penyidik bernama Yudhis,” kata Rizki, Selasa (15/8/2023).

Sekitar pukul 12.00 WIB, warga bersama kuasa hukum menjelaskan duduk perkara beserta bukti lengkap dan keterangan lengkap dari pelapor ke Satreskrim Polrestabes Bandung.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sebut Gampang Nyalon Pilgub Jabar di Gerindra, Asal

Rizki mengatakan, salah satu petugas enggan menerima laporan warga. Alasan dari petugas karena warga yang melapor tidak memiliki sertifikat tanah.

“Warga dan kuasa hukum meminta Kasat Reskrim untuk menyampaikan alasan penolakan langsung di depan warga yang menunggu diluar,” ungkapnya.

Namun, Kasat Reskrim menolak untuk menyampaikan langsung dengan alasan dirinya menganggap warga pelapor dan kuasa hukum sebagai perwakilan dari keseluruhan warga.

Sementara itu, salah seorang warga Dago Elos, Lia mengaku kecewa dengan penolakan tersebut. Karena kekecewaannya itu, dirinya langsung mendatangi Kantor Reskrim Polrestabes Bandung seorang diri.

“Tadi malam itu karena dengan sangat kecewanya saya mendengarkan putusan yang kami terima saya tanpa berpikir panjang saya masuk ke Kantor Reskrim sendirian,” ucap Lia.

Namun saat masuk ke Kantor Reskrim, Lia langsung dicegat oleh kawanan polisi bersenjata lengkap. Lia mengaku, kedatangannya tersebut hanya sekedar untuk mencari keadilan.

“Dan pada saat masuk itu saya dicegat dengan banyak polisi mereka sampai ada yang megang senjata tapi saya ga peduli saya hanya pengen minta keadilan, kejelasan ke Kasatnya kenapa gitu laporan kami ditolak dan terlalu mempersulit warga gitu kami tidak meminta apa-apa,” katanya.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini 28 Februari 2025

“Saya datang ke dalem itu saya ga bawa senjata sama sekali saya hanya bawa diri saya sendiri karena saya hanya minta keadilan tapi mereka diam dengan seribu alasan dan akhirnya saya dijemput dengan kuasa hukum berdua dan akhirnya saya keluar,” tambahnya.

Saat diluar, Lia mengaku ada salah seorang polisi yang melontarkan kalimat kasar kepada dirinya. Bahkan, polisi tersebut sempat akan memukul dirinya.

“Dan pas dipager bapak polisi yang bernama M Rustandi itu yang dari siang saya perhatiin udah sangat emosi kepada kami dia nyegat saya dan bilang “Gara-gara kau anjing semua mau masuk kejadiannya jadi kaya gini”. Dan akhirnya dia itu mau memukul saya tapi ditahan sama polisi yang lain,” terangnya.

Karena peristiwa itu, kata Lia, warga Dago Elos dan polisi pun sempat bersitegang. Bahkan salah satu polisi sempat mengeluarkan senjata.

“Akhirnya terjadi keributan antara aliansi sama polisinya dan saya dengan jelas melihat salah satu polisi udah mau ngeluarin senjatanya juga tapi akhirnya ga jadi gitu terus setelah itu dengan sangat kecewa saya akhirnya pulang bersama yang lain terus,” tuturnya.

Setibanya di Dago Elos, warga pun kembali melakukan protes di Terminal Dago dengan melakukan blokade jalan pada malam hari tepatnya pukul 20.58 WIB.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Kebab Terenak di Bandung, Wajib Coba!

“Warga melakukan koordinasi dan meluapkan perasaan kecewa dan ingin menuntut agar laporan diterima oleh polrestabes dengan cara memblokade jalan sementara yang masih ada di wilayah pemukiman warga,” ujar Rizki.

Pukul 21.45 WIB, kepolisian dengan unit huru hara disebut tiba di lokasi. Rizki menyebut, warga mencoba untuk melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian.

“Niat baik warga diterima oleh anggota polisi yang bernama Ardiansyah dari Polda Jabar yang bertugas sebagai negosiator,” imbuhnya.

Rizki mengatakan, warga pelapor bersama tim kuasa hukum menyepakati dan tengah bersiap untuk berangkat ke Polrestabes Bandung sekitar pukul 22.45 WIB.

Namun lima menit berselang, terjadi peristiwa penembakan gas air mata yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Terjadi penembakan gas air mata yang dilontarkan dari arah utara ruas jalan Dago atau tepat belakang barisan warga oleh aparat kepolisian yang menggunakan motor,” jelasnya.

Rizki menyebut, pada pukul 00.00 hingga 03.00 dini hari, polisi masih melakukan penyisiran dan penangkapan secara acak ke rumah-rumah warga dan perburuan orang secara acak.

“Atas kejadian ini, aktivitas pasar yang seharusnya mulai beroperasi jadi tidak beroperasi. Warga baru dapat beraktivitas secara normal pada pukul 05.00,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dago Elos Featured Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terbongkar! Laboratorium Gelap Liquid Vape Narkotika Ditemukan di Bandung

317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.