Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Kamis, 30 April 2026 16:29 WIB

Persib Tertekan? Beckham: Ini Tantangan, Bukan Beban!

Kamis, 30 April 2026 16:08 WIB

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral, Ternyata Ini Isinya

Kamis, 30 April 2026 15:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas
  • Persib Tertekan? Beckham: Ini Tantangan, Bukan Beban!
  • Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral, Ternyata Ini Isinya
  • Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya
  • Prediksi Bhayangkara FC vs Persib: Misi Rebut Takhta di Lampung dan Adu Mekanik Pemain Kunci
  • Munster Tak Gentar! Bhayangkara Siap Gagalkan Misi Juara Persib
  • Dari Irak ke Bandung? Fakta Mengejutkan Rumor Aymen Hussein ke Persib
  • Dhani Sindir Keras Maia Estianty di Acara El Rumi: Sudah 20 Tahun Masih Main Sinetron!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kuota Haji Jabar 2026 Turun Drastis! DPRD Minta Kemenhaj Gencarkan Sosialisasi

By SusanaSenin, 17 November 2025 18:38 WIB2 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan, meminta Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Jabar untuk menggencarkan sosialisasi terkait pengurangan kuota haji Jabar 2026.

Permintaan ini muncul setelah kuota haji Jabar mengalami penurunan signifikan dari sekitar 38 ribu jamaah menjadi 29.643 kuota.

Penurunan kuota ini merupakan implementasi Pasal 13 ayat (2) huruf b UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

Regulasi tersebut mengatur pembagian kuota berdasarkan proporsi daftar tunggu di setiap provinsi, sehingga waktu tunggu haji di seluruh daerah dapat dipukul rata maksimal 26,4 tahun.

Baca Juga:  ‎Pemuda Jawa Barat Harus Lebih Unggul dari Provinsi Lain‎

Perlu Sosialisasi Masif agar Masyarakat Tak Kaget

Iwan menyebut penurunan kuota ini mengejutkan banyak masyarakat sehingga perlu dijelaskan secara terang oleh pemerintah.

“Baiknya kementerian yang mengurusi haji ini menyosialisasikan,” ujar Iwan di Kantor DPRD Jabar, Bandung, Senin (17/11/2025).

Ia menyampaikan bahwa banyak warga Jabar yang mengeluh akibat perubahan kuota tersebut, terutama mereka yang sudah berharap berangkat haji di 2026 namun harus mundur jadwalnya.

DPRD Dorong Pemerintah Pusat Lobi Tambahan Kuota

Selain sosialisasi, Iwan berharap pemerintah pusat melalui Kemenhaj dapat melobi Kerajaan Arab Saudi agar kuota haji Indonesia kembali ditambah. Dengan demikian, penurunan kuota yang terjadi pada 2026 tidak lagi signifikan ke depannya.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa Bandung Berpakain Hitam Kepung Gedung DPRD Jabar, Tolak RUU Pilkada

“Komisi V DPRD Jabar kemungkinan segera bertemu Kanwil Kemenhaj untuk membicarakan hal ini sekaligus mengedukasi masyarakat,” katanya.

Iwan Dukung Optimalisasi Embarkasi Kertajati untuk Haji 2026

Terkait rencana optimalisasi Embarkasi Kertajati-Indramayu (KJT) pada pelaksanaan haji 2026, Iwan menyatakan dukungannya. Ia menilai langkah ini penting untuk mengoptimalkan peran Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Bahkan, Iwan menyarankan agar provinsi lain yang lebih dekat dengan Kertajati, seperti daerah di Jawa Tengah bagian barat, juga dapat diberangkatkan melalui embarkasi tersebut.

“Minimal Bandung Raya, Priangan Timur, sampai daerah seperti Pekalongan, Brebes, Tegal bisa masuk ke sini,” ujarnya.

Baca Juga:  Rafael Situmorang Tegaskan Pilkades Digital Jabar Tak Ubah Esensi Pemilihan

Fasilitas Asrama Haji Indramayu Harus Disempurnakan

Iwan menilai Kanwil Kemenhaj Jabar perlu memastikan fasilitas Asrama Haji Indramayu benar-benar lengkap. Termasuk memastikan proses pemeriksaan jamaah dilakukan di asrama, bukan di bandara, agar lebih efisien.

“Keluar dari asrama tinggal naik pesawat tanpa pemeriksaan ulang. Fasilitasnya harus diperbaiki untuk kenyamanan dan sirkulasi jamaah,” jelasnya.

Ia juga mendorong agar keberangkatan umrah dapat dialihkan ke BIJB guna menghidupkan aktivitas bandara yang fasilitasnya sudah memadai.

“Peluang BIJB untuk hidup besar sekali. Sayang kalau fasilitasnya tidak dimaksimalkan,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Embarkasi Kertajati 2026 Iwan Suryawan kuota haji Jabar 2026 pengurangan kuota haji Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Baru Video Viral Batang: Pemeran Wanita Diduga Tak Tahu Aksinya Direkam Diam-diam dan Diduplikas

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.