Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 05:00 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Jumat, 31 Juli 2026 04:00 WIB

Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kuota Haji Jabar 2026 Turun Drastis! DPRD Minta Kemenhaj Gencarkan Sosialisasi

By SusanaSenin, 17 November 2025 18:38 WIB2 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan, meminta Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Jabar untuk menggencarkan sosialisasi terkait pengurangan kuota haji Jabar 2026.

Permintaan ini muncul setelah kuota haji Jabar mengalami penurunan signifikan dari sekitar 38 ribu jamaah menjadi 29.643 kuota.

Penurunan kuota ini merupakan implementasi Pasal 13 ayat (2) huruf b UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

Regulasi tersebut mengatur pembagian kuota berdasarkan proporsi daftar tunggu di setiap provinsi, sehingga waktu tunggu haji di seluruh daerah dapat dipukul rata maksimal 26,4 tahun.

Perlu Sosialisasi Masif agar Masyarakat Tak Kaget

Iwan menyebut penurunan kuota ini mengejutkan banyak masyarakat sehingga perlu dijelaskan secara terang oleh pemerintah.

“Baiknya kementerian yang mengurusi haji ini menyosialisasikan,” ujar Iwan di Kantor DPRD Jabar, Bandung, Senin (17/11/2025).

Ia menyampaikan bahwa banyak warga Jabar yang mengeluh akibat perubahan kuota tersebut, terutama mereka yang sudah berharap berangkat haji di 2026 namun harus mundur jadwalnya.

DPRD Dorong Pemerintah Pusat Lobi Tambahan Kuota

Selain sosialisasi, Iwan berharap pemerintah pusat melalui Kemenhaj dapat melobi Kerajaan Arab Saudi agar kuota haji Indonesia kembali ditambah. Dengan demikian, penurunan kuota yang terjadi pada 2026 tidak lagi signifikan ke depannya.

“Komisi V DPRD Jabar kemungkinan segera bertemu Kanwil Kemenhaj untuk membicarakan hal ini sekaligus mengedukasi masyarakat,” katanya.

Iwan Dukung Optimalisasi Embarkasi Kertajati untuk Haji 2026

Terkait rencana optimalisasi Embarkasi Kertajati-Indramayu (KJT) pada pelaksanaan haji 2026, Iwan menyatakan dukungannya. Ia menilai langkah ini penting untuk mengoptimalkan peran Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Bahkan, Iwan menyarankan agar provinsi lain yang lebih dekat dengan Kertajati, seperti daerah di Jawa Tengah bagian barat, juga dapat diberangkatkan melalui embarkasi tersebut.

“Minimal Bandung Raya, Priangan Timur, sampai daerah seperti Pekalongan, Brebes, Tegal bisa masuk ke sini,” ujarnya.

Fasilitas Asrama Haji Indramayu Harus Disempurnakan

Iwan menilai Kanwil Kemenhaj Jabar perlu memastikan fasilitas Asrama Haji Indramayu benar-benar lengkap. Termasuk memastikan proses pemeriksaan jamaah dilakukan di asrama, bukan di bandara, agar lebih efisien.

“Keluar dari asrama tinggal naik pesawat tanpa pemeriksaan ulang. Fasilitasnya harus diperbaiki untuk kenyamanan dan sirkulasi jamaah,” jelasnya.

Ia juga mendorong agar keberangkatan umrah dapat dialihkan ke BIJB guna menghidupkan aktivitas bandara yang fasilitasnya sudah memadai.

“Peluang BIJB untuk hidup besar sekali. Sayang kalau fasilitasnya tidak dimaksimalkan,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Embarkasi Kertajati 2026 Iwan Suryawan kuota haji Jabar 2026 pengurangan kuota haji Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Pelecehan Seksual

Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?

Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi

Niat Cari Apotek, Wisatawan Asal Kaltim Malah Jadi Korban Jambret di Bandung

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.