Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?

Senin, 14 September 2026 15:18 WIB

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Senin, 14 September 2026 15:11 WIB

Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul

Senin, 14 September 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maudy Ayunda Dihujat ‘Tone Deaf’: Kuliah Dibayai LPDP tapi Minim Empati, Kalah Telak dari Cinta Laura?
  • Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan
  • Misi di Korea Terancam? Persib Kehilangan Ujung Tombak Jelang Duel FC Seoul
  • Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi
  • 10 Toko Legend Bandung yang Masih Eksis Puluhan Tahun, Nomor 1 Bikin Nostalgia
  • Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda
  • Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah
  • Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Wakil Ketua DPRD Jabar Harap Moratorium DOB Segera Dicabut

By Putra JuangKamis, 19 Desember 2024 11:00 WIB3 Mins Read
Wakil Ketua DPRD Jabar, MQ Iswara. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wacana pencabutan moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB) kembali mencuat setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berencana akan membahas kelanjutannya.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara berharap, rencana pencabutan moratorium DOB dapat segera direalisasikan. Khususnya pada sembilan calon daerah otonomi baru (CDOB) yang telah diajukan Jabar.

Di antaranya Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, Kabupaten Garut Selatan, Kabupaten Bogor Timur, Kabupaten Indramayu Barat, Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Tasikmalaya Selatan, Kabupaten Garut Utara dan Kabupaten Subang Utara.

“Tentunya kami DPRD Jabar, Pemprov dan saya yakin sebagian besar masyarakat Jawa Barat berharap agar moratorium dapat dicabut,” ucap Iswara di Kantor DPRD Jabar, Rabu 18 Desember 2024.

“Kami berharap, ajuan yang sudah dibahas secara prosedural di Provinsi Jawa Barat, segera masuk dalam Prolegnas. Terkait dicabutnya moratorium dan dapat disetujuinya sembilan usulan DOB baru,” tambahnya.

Baca Juga:  Banjir dan Cuaca Ekstrem Terjang Jawa Barat, 10 Ribu Jiwa Terdampak

Iswara memandang, dengan adanya penambahan sembilan DOB baru sangat penting bagi Jabar. Khususnya dalam mengakselerasi kesejahteraan masyarakat.

Sebab, dengan jumlah penduduk 50 juta, Jabar hanya memiliki 27 kota/kabupaten. Sedangkan Jawa Tengah dengan penduduk sekitar 30 juta jiwa, telah memiliki 35 kabupaten/kota.

“Ini tentunya demi keadilan yang terjadi antara Provinsi Jawa Barat dengan provinsi lain. Tentunya berimbas pada turunnya dana pusat ke daerah, akan lebih kecil. Kalau dihitung, kita selisih Rp6-7 triliun dibanding Jawa Tengah,” jelasnya.

Maka dari itu, kata Iswara pihaknya berharap Presiden Prabowo Subianto dapat segera mencabut moratorium dan merestui sembilan usulan CDOB dari Jabar.

“Tujuannya untuk memperpendek rentang kendali, mempermudah koordinasi jika kabupaten/kota lebih banyak,” harapnya.

Iswara pun meyakini, pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan juga akan memperjuangkan bagaimana sembilan CDOB yang diusulkan menjadi DOB.

Baca Juga:  Liburan Bermakna! Jelajahi 3 Tempat Wisata Sejarah Jawa Barat Bersama Keluarga

“Apalagi Kang Dedi punya komunikasi yang sangat baik dengan pemerintah pusat. Saya yakin beliau dapat memperjuangkan moratorium dicabut dan sembilan DOB dapat disetujui,” ungkapnya.

Sementara mengenai mekanisme kepala daerah dan legislatif bila sembilan usulan tersebut menjadi DOB, Iswara menerangkan hal tersebut sudah ada regulasinya.

Dimana nanti sementara kepala daerah akan diisi oleh penjabat (Pj) bupati dan walikota, sebelum ditetapkan melalui Pilkada.

Sedangkan untuk legislatif, kata Iswara, akan diisi oleh anggota yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) DOB anyar tersebut. Dimana lalu ditambah dari pemenang suara terbanyak selanjutnya, dari hasil Pileg.

“Sudah ada aturan yang mengatur. Kita punya pengalaman ketika pemekaran Banten, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat dimekarkan,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyebut sudah banyak yang mendesak agar segera dilakukan pencabutan moratorium.

Baca Juga:  Kurangnya Edukasi Sebabkan Warga Jabar Paling Banyak Terlilit Utang Pinjol

“Ini karena banyak yang sudah mendesak,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto usai berkunjung ke SMAN 34 Jakarta belum lama ini.

Wamendagri mengatakan bahwa pencabutan moratorium pembentukan DOB harus dengan sungguh-sungguh, termasuk memastikan anggaran yang tersedia cukup dan menentukan daerah yang menjadi prioritas untuk pemekaran.

Pembahasan tersebut kata dia, menjadi salah satu pekerjaan rumah Kemendagri yang saat ini juga tengah mengkaji sistem pemilihan umum (Pemilu).

Berdasarkan data Kemendagri dalam Rapat Kerja Komite I DPD RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/12), terdapat 337 usulan pembentukan DOB.

Jumlah tersebut meliputi 42 usulan pemekaran provinsi, 248 pemekaran kabupaten, 36 pemekaran kota, enam pemekaran daerah istimewa, dan lima pemekaran otonomi khusus.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar jawa barat MQ Iswara
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Banyak Diprotes, Pemkot Bandung Pastikan BRT Tetap Dilanjutkan

Hampir 300 SPPG Beroperasi di Bandung, Farhan Tegaskan Wajib Bersertifikasi

Lewat Seni Pupuh Sinom, BNN Jabar Gencarkan Edukasi Antinarkoba untuk Generasi Muda

Pemkot Bandung Perketat Pengawasan SPPG MBG, Diberi Waktu 2 Minggu untuk Berbenah

Skandal Korupsi Pemkab Bekasi: Eks Bupati Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Penjara

Bikin Heboh Cicadas! Ini Alasan Halte BRT Bandung Raya Justru Dibangun di Tengah Jalan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.