bukamata.id – Nama Aisar Khaled kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan di media sosial Threads viral dan memicu perdebatan mengenai etika penumpang di dalam pesawat. Influencer asal Malaysia tersebut ramai diperbincangkan setelah seorang penumpang mengaku mengalami pengalaman tidak menyenangkan saat berada dalam penerbangan yang sama.
Peristiwa tersebut membuka kembali perhatian publik terhadap sosok Aisar Khaled, seorang kreator konten yang dikenal memiliki jutaan pengikut di media sosial. Selama ini, ia dikenal melalui konten gaya hidup, aksi berbagi kepada masyarakat, hingga aktivitas hiburan yang membuat namanya cukup populer di Malaysia maupun Indonesia.
Namun, di balik popularitasnya sebagai influencer, nama Aisar Khaled juga tidak lepas dari sejumlah kontroversi. Mulai dari isu etika di ruang publik, polemik saat memberikan bantuan sosial, hingga kasus lama terkait tudingan hadiah yang tidak terealisasi.
Aisar Khaled Viral Usai Dituding Ganggu Penumpang Pesawat
Perbincangan mengenai Aisar Khaled bermula dari unggahan seorang pengguna Threads yang mengaku duduk tepat di depan sang influencer dalam sebuah penerbangan.
Penumpang tersebut mengungkapkan bahwa dirinya merasa terganggu karena kaki penumpang di belakangnya beberapa kali mengenai sandaran kursi selama perjalanan berlangsung.
Dalam unggahannya, akun @deardilah menyebut bahwa gangguan tersebut terjadi sejak pesawat mulai lepas landas. Ia menduga posisi kaki Aisar yang tinggi menjadi penyebab, tetapi tetap menilai seharusnya ada kesadaran untuk menjaga kenyamanan penumpang lain.
“Kaki ketendang-tendang ke seat gw (mungkin karena kaki dia tinggi) tapi udah tau tinggi minimal lu bisnis class lah,” tulisnya.
Penumpang tersebut mengaku sudah mencoba memberikan teguran secara langsung. Namun, menurut keterangannya, kondisi tersebut masih kembali terjadi hingga pesawat mendarat.
“Udah ditegor tetap begitu lagi. Akhirnya pas landing gw foto taunya si dia,” lanjutnya.
Unggahan itu juga menyertakan foto yang memperlihatkan kaki penumpang dari kursi belakang menjulur ke area kursi depan. Dalam foto lainnya tampak sosok yang disebut sebagai Aisar Khaled mengenakan hoodie berwarna abu-abu.
Meski belum ada klarifikasi resmi dari Aisar Khaled terkait tudingan tersebut, unggahan itu langsung menyebar luas dan mengundang berbagai komentar dari warganet.
Warganet Soroti Etika di Ruang Publik
Perdebatan mengenai kasus tersebut kemudian berkembang menjadi diskusi tentang etika selama berada di dalam pesawat.
Sebagian besar warganet menilai masalah tersebut bukan sekadar soal ukuran tubuh atau tinggi badan seseorang, melainkan tentang kesadaran menghormati ruang pribadi orang lain.
Menurut mereka, kabin pesawat merupakan ruang bersama dengan area gerak yang terbatas. Karena itu, setiap penumpang memiliki tanggung jawab untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan.
Beberapa perilaku yang dianggap menjadi bagian dari etika dasar dalam penerbangan antara lain:
- Tidak berbicara terlalu keras
- Tidak mengganggu kursi penumpang lain
- Tidak meletakkan kaki di area yang mengganggu
- Menghormati ruang pribadi penumpang lain
Salah satu komentar warganet menyebut bahwa status sebagai figur publik tidak membuat seseorang memiliki perlakuan khusus.
“Balik lagi ke attitude, aku juga risih kalau tiba-tiba ada kaki selonjoran di dekat kita duduk. Peduli setan lu mau influencer atau artis juga, toh sama-sama bayar,” tulis seorang netizen.
Komentar lain juga menilai kondisi tersebut dapat membuat perjalanan panjang menjadi tidak nyaman bagi penumpang yang berada di depan.
Aisar Khaled Akhirnya Minta Maaf Usai Viral di Media Sosial
Setelah menjadi perbincangan luas akibat unggahan viral seorang penumpang pesawat, Aisar Khaled akhirnya memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram Story pribadinya @aishar_khaledd.
Dalam pernyataannya, Aisar mengakui adanya unggahan mengenai dirinya yang ramai dibahas di media sosial. Ia menyampaikan permintaan maaf atas perilaku yang dianggap mengganggu kenyamanan penumpang lain selama penerbangan.
Aisar mengatakan bahwa dirinya tidak menyadari tindakan tersebut saat berada di dalam pesawat. Ia juga menyebut kondisi kelelahan dan kurang istirahat menjadi salah satu faktor yang membuat dirinya tidak menyadari situasi tersebut.
“Ada terlihat satu thread hari ini viral saya di pesawat. Minta maaf sebesar-besarnya di atas kelakuan saya. Saya tidak sadar sama sekali, betul-betul burn out, kurangnya istirahat,” tulis Aisar melalui Instagram Story @aishar_khaledd.
Aisar juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta maaf secara langsung kepada penumpang yang merasa terganggu akibat kejadian tersebut.
“Kepada orangnya sendiri saya sudah minta maaf,” lanjutnya.
Permintaan maaf tersebut kemudian mendapat berbagai respons dari warganet. Sebagian pengguna media sosial mengapresiasi sikap Aisar yang memilih memberikan klarifikasi dan mengakui kesalahan.
Namun, sebagian lainnya tetap menilai bahwa kejadian tersebut menjadi pengingat penting bagi siapa pun, termasuk figur publik, untuk selalu menjaga etika ketika berada di ruang publik.
Profil Aisar Khaled, Influencer Malaysia yang Berkarier di Indonesia
Di tengah viralnya isu tersebut, banyak publik yang kembali mencari tahu siapa sebenarnya Aisar Khaled.
Aisar Khaled merupakan influencer, YouTuber, aktor, sekaligus pengusaha asal Malaysia. Ia lahir pada 6 Agustus 2000 dan dikenal sebagai salah satu kreator digital populer di Negeri Jiran.
Aisar merupakan putra dari Khaled Kamel dan Roslina Abdul Rashid. Ia diketahui pernah menempuh pendidikan di salah satu universitas swasta di kawasan Sentul, Kuala Lumpur, dengan mengambil program Diploma Pengurusan Pemasaran.
Kariernya berawal dari dunia konten digital. Ia membangun popularitas melalui berbagai video yang menampilkan kehidupan sehari-hari, tantangan, aktivitas sosial, serta konten berbagi kepada masyarakat.
Konten tersebut membuat namanya semakin dikenal luas. Tidak hanya di Malaysia, popularitas Aisar Khaled juga berkembang di Indonesia.
Di Instagram, Aisar memiliki jutaan pengikut yang mengikuti berbagai aktivitasnya. Ia juga aktif melalui kanal YouTube dengan berbagai konten hiburan dan kehidupan pribadi.
Dari Konten Sosial hingga Dunia Hiburan
Popularitas di media sosial membawa Aisar Khaled masuk ke industri hiburan Malaysia.
Ia diketahui pernah tampil dalam sejumlah produksi film dan serial televisi. Selain dunia hiburan, Aisar juga mengembangkan berbagai bisnis.
Beberapa bidang usaha yang pernah dikaitkan dengannya antara lain bisnis kuliner dan produk parfum.
Gaya hidup yang sering ia tampilkan di media sosial membuatnya kerap disebut sebagai salah satu influencer muda dengan citra sukses.
Namun, perjalanan popularitas tersebut juga diwarnai sejumlah kontroversi.
Pernah Jadi Sorotan Saat Beri Bantuan di Bali
Sebelum isu penerbangan viral, Aisar Khaled juga pernah menjadi perbincangan setelah sebuah video dirinya saat memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Bali menuai reaksi publik.
Dalam video yang diunggah pada September 2025, Aisar terlihat membagikan bantuan menggunakan kendaraan bak terbuka. Ia berdiri di atas mobil sambil memberikan pakaian kepada warga yang berkumpul.
Dalam video tersebut terdengar suara seseorang yang meminta dirinya pergi karena situasi di lokasi sedang berlangsung kegiatan gotong royong.
“Pergi! Kau gak lihat orang lagi gotong-royong. Jangan kamu eksis di sini,” ujar suara tersebut.
Aisar kemudian merespons dengan tenang.
“Siap bang, terima kasih.”
Melalui unggahan tersebut, Aisar menulis pesan tentang pentingnya menjaga adab.
“Adab lebih tinggi daripada ilmu.”
Unggahan itu pun memunculkan dua pandangan berbeda. Sebagian mendukung aksi sosial yang dilakukan Aisar, sementara sebagian lainnya menilai kegiatan bantuan sebaiknya lebih memperhatikan situasi dan kondisi masyarakat setempat.
Kontroversi Lama Terkait Tudingan Hadiah yang Tidak Terealisasi
Selain persoalan tersebut, nama Aisar Khaled juga pernah terseret kontroversi terkait tudingan hadiah yang tidak diberikan kepada pengikutnya.
Kasus tersebut mencuat setelah muncul tudingan dari seorang pengguna media sosial mengenai hadiah yang dijanjikan dalam sebuah program, termasuk hadiah berupa iPhone dan kendaraan.
Aisar kemudian membantah tuduhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa terdapat kendala terkait hadiah kendaraan karena biaya perbaikan yang dianggap terlalu tinggi.
Menurut penjelasannya, hadiah tersebut kemudian diganti dalam bentuk uang tunai.
Aisar juga sempat membawa persoalan tersebut ke jalur hukum dengan melayangkan gugatan terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap pihak yang menuduhnya.
Kasus tersebut kembali ramai setelah video lama mengenai persoalan itu beredar di media sosial.
Penutup
Kasus viral Aisar Khaled ini pun kembali membuka perbincangan mengenai pentingnya kesadaran menjaga kenyamanan bersama selama perjalanan udara. Meski ruang kabin pesawat memiliki keterbatasan, setiap penumpang tetap memiliki tanggung jawab untuk menghormati hak dan kenyamanan orang lain.
Dengan adanya permintaan maaf tersebut, polemik mengenai dugaan gangguan di dalam pesawat perlahan mulai mereda. Hingga kini, Aisar Khaled masih menjadi perhatian publik setelah namanya kembali ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










