Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Langkah Berani Pemerintah! Etanol Siap Dorong Indonesia Menuju Swasembada Energi

By SusanaJumat, 10 Oktober 2025 18:03 WIB3 Mins Read
Diskusi bertajuk “Setahun Pemerintahan Baru, Bagaimana Kemandirian Energi Nasional?” yang digelar oleh Ikatan Wartawan Ekonomi Bisnis (IWEB) di Bandung, Jumat (10/10/2025). Foto: ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya pemerintah mewujudkan swasembada energi nasional dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Salah satu terobosan yang kini tengah dijalankan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia adalah penerapan campuran etanol dalam BBM, yang disebut menjadi pijakan penting menuju kemandirian energi Indonesia.

Dosen Program Doktor Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (Unisba), Prof. Ima Amaliah, menilai program swasembada energi seharusnya sudah dilakukan sejak era kejayaan minyak Indonesia di tahun 1980-an. Ia mengatakan, hasil migas saat itu semestinya dimanfaatkan untuk membangun fondasi energi nasional yang kuat dan mandiri.

“Saya mengapresiasi langkah pemerintah saat ini. Program swasembada energi adalah kebijakan yang tepat dan sudah seharusnya menjadi agenda nasional lintas pemerintahan,” ujar Ima dalam diskusi bertajuk “Setahun Pemerintahan Baru, Bagaimana Kemandirian Energi Nasional?” yang digelar oleh Ikatan Wartawan Ekonomi Bisnis (IWEB) di Bandung, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga:  4 dari 5 SPBU Swasta Setuju Beli BBM di Pertamina

Etanol Dorong Energi Bersih dan Komitmen Net Zero Emission

Menurut Ima, momentum menuju kemandirian energi nasional saat ini sangat tepat, seiring meningkatnya kesadaran dunia terhadap isu perubahan iklim global. Indonesia sendiri telah berkomitmen pada Paris Agreement untuk mencapai net zero emission paling lambat pada 2050.

Transformasi menuju energi bersih melalui bioetanol menjadi bagian penting dari komitmen tersebut.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Tri Yus Widjajanto, menegaskan bahwa kebijakan pencampuran etanol dalam BBM merupakan langkah konkret pemerintah dalam menekan impor energi.

Ia menjelaskan, secara teknis bahan bakar beretanol aman digunakan untuk kendaraan bermotor modern dan terbukti menurunkan emisi karbon.

Baca Juga:  Prabowo Minta Lifting Minyak Dalam Negeri Ditingkatkan

“Etanol dari tebu, jagung, atau singkong itu tidak hanya ramah lingkungan, tapi juga memperkuat rantai pasok energi domestik. Selama kadar etanolnya diatur dengan benar, kendaraan tidak akan mengalami masalah teknis berarti,” jelas Tri.

Tri menambahkan, pemanfaatan etanol bisa memangkas ketergantungan impor BBM yang kini mencapai lebih dari 45 persen kebutuhan nasional.

Selain itu, pengembangan industri bioetanol juga berpotensi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal.

“Pemerintah tinggal memastikan pasokan bahan baku dan infrastruktur distribusi berjalan berkesinambungan,” katanya.

Sumur Minyak Rakyat dan Tata Kelola Energi Jadi Kunci

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran (Unpad), Yogi Suprayogi, menilai inovasi yang diusung Menteri Bahlil melalui program etanol dan regulasi sumur minyak rakyat sebagai langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Baca Juga:  Mahasiswa Unisba yang Ditahan Polda Jabar Akhirnya Pulang, Wajah Lebam Jadi Sorotan

Namun, Yogi menekankan pentingnya pembenahan tata kelola energi agar kebijakan transisi energi berjalan efektif.

“Konsepnya bagus. Kalau masyarakat lokal bisa bekerja sama dengan koperasi rakyat, ini bisa memperkuat ekonomi daerah,” ujar Yogi.

Meski demikian, ia mengingatkan agar program sumur rakyat tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu demi keuntungan kelompok besar.

“Kebijakan ini harus benar-benar untuk kesejahteraan rakyat, bukan sekadar alat kepentingan,” tegasnya.

Etanol Jadi Batu Loncatan Menuju Kemandirian Energi Nasional

Para akademisi sepakat, kebijakan etanol dapat menjadi batu loncatan menuju kemandirian energi nasional, selama didukung riset berkelanjutan, inovasi teknologi, dan komitmen politik yang kuat.

Dalam satu tahun kepemimpinan Menteri Bahlil Lahadalia, arah kebijakan ESDM dinilai semakin jelas, menekan impor, membuka partisipasi rakyat, dan membangun fondasi swasembada energi nasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia ESDM Unisba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.