Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?

Sabtu, 4 April 2026 13:39 WIB
Wisata Subang

Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!

Sabtu, 4 April 2026 12:47 WIB
Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Sabtu, 4 April 2026 11:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sergio Ramos Dirumorkan Gabung Persija Jakarta Musim Depan, Siap Digaji Rp70 Miliar?
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lansia Tewas Usai Penganiayaan di Minimarket Bandung, Terungkap Terkendala Biaya Operasi

By SusanaJumat, 16 Januari 2026 13:06 WIB3 Mins Read
RSUD Kota Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang petugas keamanan, Ade Dedi (62), meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan brutal di depan minimarket di Jalan A.H. Nasution, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, pada 6 Januari 2026. Peristiwa ini sempat menggegerkan warga sekitar.

Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ujungberung selama tiga hari, namun nyawanya tidak tertolong akibat pendarahan di kepala dan meninggal dunia pada 9 Januari 2026.

Kronologi Penganiayaan di Minimarket Bandung

Kejadian bermula saat pelaku berinisial DRW (21) berbelanja di minimarket. Karena tidak membawa keranjang, DRW memasukkan sejumlah barang ke dalam jaketnya, memicu kecurigaan karyawan.

Ade Dedi kemudian meminta pelaku membayar seluruh barang belanjaannya. Namun, karena uang pelaku tidak mencukupi, sebagian barang dikembalikan. Tidak terima dituduh mencuri, pelaku menyerang korban di area parkir dengan cara:

  • Memukul kepala Ade Dedi
  • Menginjak dada dan leher korban
Baca Juga:  Siswa SD Belajar Renang di Lapangan Sekolah, Kepsek Sebut Hanya Simulasi

Peristiwa ini disaksikan warga sekitar. Salah satu saksi, Indra Lesmana, melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Laporan tercatat dengan nomor LP/01/I/2026/SPK Unit Reskrim Polsek Panyileukan.

Gubernur Dedi Mulyadi Klarifikasi Penanganan RSUD

Baru-baru ini tersiar kabar bahwa, korban Ade meninggal setelah dibawa keluarga pulang karena tak sanggung membayar biaya operasi.

Menanggapi kasus ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berkomunikasi dengan pihak keluarga korban dan RSUD Kota Bandung untuk meminta klarifikasi terkait penanganan medis. Video klarifikasi diunggah di kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada 15 Januari 2026.

Baca Juga:  Tamparan di Banten, Ketegasan di Jabar: Kontras Kebijakan Soal Guru Disorot Publik

Dari pihak keluarga, putri korban menjelaskan bahwa ayahnya sempat mendapatkan perawatan intensif, namun menolak operasi karena pihak RSUD meminta uang muka (DP) yang tidak bisa dipenuhi keluarga:

“Karena harus masuk deposito dulu Pak. Waktu mau masuk ICU juga sempat diminta ada deposito. Alhamdulillah dari pihak toko tersebut (Alfamart) memberikan deposito, baru bapak bisa masuk ke ICU,” ujar putri korban.

Klarifikasi RSUD Kota Bandung

Direktur RSUD Kota Bandung, dr. Nitta Kurniati Somantri, Sp.D.L.P, menegaskan pihak rumah sakit telah memberikan edukasi kepada keluarga pasien mengenai risiko medis jika operasi tidak dilakukan.

“Hal ini bisa kami tanggulangi jika pihak pasien mengizinkan. Edukasi sudah diberikan oleh dokter bedah saraf dan tim pelayanan keuangan. Namun keluarga pasien tetap ingin membawa pulang karena takut menanggung hutang,” jelas Nitta.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap Sosok Aura Cinta: Bukan Kategori Remaja, Apalagi Anak-anak

RSUD Kota Bandung memiliki mekanisme penundaan pembayaran bagi pasien yang tidak mampu membayar biaya penuh. Mekanisme ini dapat melibatkan pihak ketiga seperti Baznas, platform donasi, dan yayasan sosial.

Wakil Direktur Keuangan RSUD, Wawan, menyampaikan hingga 31 Desember 2025, total piutang pasien melalui prosedur tunda bayar tercatat Rp7,03 miliar, sebagian besar berasal dari pasien umum dan klaim lembaga terkait.

“Kami tidak menutup layanan hanya karena kendala biaya. Penagihan piutang dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan dengan keluarga pasien,” kata Wawan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DP operasi penganiayaan Penundaan pembayaran rumah sakit Petugas keamanan tewas RSUD Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.