Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh

Jumat, 18 September 2026 02:00 WIB

Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya

Jumat, 18 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Kamis, 17 September 2026 21:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh
  • Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
  • Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang
  • Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang
  • Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung
  • Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Lebih Dari Sekadar Makanan, Ini Makna Filosofis Kue Keranjang dalam Perayaan Imlek

By SusanaRabu, 29 Januari 2025 15:45 WIB2 Mins Read
Kue Keranjang Khas Imlek. (Foto: tokopedia)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kue Keranjang, yang lebih dikenal dengan sebutan dodol China, menjadi makanan khas yang tak pernah absen dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Dalam bahasa Mandarin, kue ini disebut Nian Gao atau Niangao, yang artinya “kue tahun.” Terbuat dari tepung ketan dan gula, kue keranjang dianggap sebagai simbol keberuntungan dan harapan baik.

Dilansir dari berbagai sumber, kue keranjang biasanya disajikan sebagai makanan penutup dalam perayaan Imlek. Nama Nian Gao memiliki pengucapan yang mirip dengan kata gao, yang berarti tinggi. Dengan demikian, niangao terdengar seperti “tahun tinggi,” yang dipercaya memiliki makna simbolis penting.

Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, Nian Gao melambangkan peningkatan dalam kehidupan, baik dalam hal pendapatan, kedudukan yang lebih tinggi, serta perkembangan anak-anak yang baik. Kue ini dipercaya membawa berkah sepanjang tahun, mengarah pada kehidupan yang lebih baik dan lebih makmur.

Baca Juga:  Mudah Banget! Ini Resep dan Cara Buat Kue Keranjang Khas Imlek di Rumah

Sejarah Kue Keranjang

Menurut cerita rakyat China, pada akhir tahun, Dewa Dapur akan melaporkan keadaan rumah tangga kepada Kaisar Langit.

Orang-orang khawatir laporan tersebut berisi hal-hal buruk, sehingga untuk menutup mulut Dewa Dapur, mereka memberikan kue keranjang sebagai persembahan.

Baca Juga:  Hibur Pengunjung, Floating Market Lembang Hadirkan Atraksi Barongsai

Tradisi ini pun terus dilakukan hingga kini, di mana kue keranjang sering dijadikan sesaji dalam upacara persembahyangan leluhur menjelang Tahun Baru Imlek.

Makna Kue Keranjang

Kue keranjang yang berbentuk bulat dan tak berujung melambangkan ikatan yang abadi, mencerminkan harapan agar keluarga yang merayakan Imlek selalu rukun dan bersatu sepanjang tahun.

Membagikan kue keranjang dianggap sebagai simbol rezeki dan kemakmuran, serta menunjukkan rasa saling menolong di antara sesama.

Teksturnya yang lembut dan kenyal melambangkan keuletan, kegigihan, dan daya juang tinggi, mengharapkan persaudaraan yang semakin erat dan menyatu sepanjang tahun.

Baca Juga:  3 Hidangan Kue yang Wajib Ada saat Perayaan Imlek

Selain itu, kue keranjang yang bertahan lama juga melambangkan hubungan yang awet dan berkualitas.

Rasa manisnya mengartikan kegembiraan dan sukacita dalam hidup, sementara susunannya yang bertingkat mengandung makna bahwa rezeki dan kemakmuran akan semakin meningkat.

Terakhir, proses pembuatan kue keranjang yang memakan waktu lama melambangkan kesabaran, keteguhan hati, dan usaha keras untuk meraih tujuan, dengan harapan mendapatkan hasil yang maksimal dan terbaik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Imlek
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh

Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya

Dari Ratu Model ke Kursi Panas: Sisi Lain Ida Yulidina, Istri Purbaya yang Berani Bongkar Rahasia Istana!

llustrasi olahraga padel yang sedang booming di Indonesia.

Mau Main Padel di Bandung? Cek 5 Venue Ini, Ada yang Buka sampai Tengah Malam

Ditakuti Karena Terlalu OP! Aksi Kilat 4,65 Detik Anak Gresik Ini Bikin Indonesia Disegani

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Jadwal Pencairan BLT Dana Desa September 2026: KPM Bisa Kantongi Rp900 Ribu Sekaligus?

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.