Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pernah Bikin Haru Penonton TV, Jejak Kelam Saepul Pelaku Mutilasi Depok Terbongkar

Jumat, 7 Agustus 2026 19:47 WIB

ASN KBB Viral Bahas Fee Proyek di Live Medsos, Ditegur Atasan hingga Terancam Mutasi

Jumat, 7 Agustus 2026 19:07 WIB

Begal Bikin Resah Warga Jabar, KDM dan Kapolda Jabar Siapkan Pengawalan Malam Gratis

Jumat, 7 Agustus 2026 18:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pernah Bikin Haru Penonton TV, Jejak Kelam Saepul Pelaku Mutilasi Depok Terbongkar
  • ASN KBB Viral Bahas Fee Proyek di Live Medsos, Ditegur Atasan hingga Terancam Mutasi
  • Begal Bikin Resah Warga Jabar, KDM dan Kapolda Jabar Siapkan Pengawalan Malam Gratis
  • Link Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Garuda Wajib Menang Malam Ini!
  • Usai Gagal Juara Piala Presiden, Persib Langsung Tancap Gas di Bali demi Misi Besar ACL Two
  • Viral Cibir Pasien BPJS Sebelum Meninggal, RSUD Cicalengka Resmi Nonaktifkan Oknum Nakes
  • Laga Hidup Mati! Timnas Indonesia Ditantang Singapura, Mampukah Ulangi Keajaiban Piala AFF 2020?
  • Ratukan Istri dengan 30 ART Hingga Dituduh Pamer Mewah, Ini Sumber Kekayaan Ustaz Riza Muhammad yang Bikin Geger!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lewat Smart City, Kota Bandung Tingkatkan Digitalisasi Insfratuktur Pendapatan

By SusanaSenin, 20 November 2023 20:00 WIB2 Mins Read
Lewat smart city, Kota Bandung terus meningkatkan perluasan digitalisasi infrastruktur pendapatan dan belanja daerah. (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lewat smart city, Kota Bandung terus meningkatkan perluasan digitalisasi infrastruktur pendapatan dan belanja daerah.

Hal tersebut disampaikan Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono dalam High Level Meeting di Grand Tjokro, Senin 20 November 2023.

Bambang menyampaikan, melalui konsep smart city, Kota Bandung melakukan perluasan digitalisasi sejak 2016 lalu.

“Percepatan dan perluasan digitalisasi sejak 2016 lalu sudah dilakukan Kota Bandung melalui konsep smart city dan bisa diimplementasikan dengan baik,” ungkap Bambang.

Bahkan, Bambang menyebutkan, ada 6 klaster untuk mengaktualisasikan digitalisasi infrastruktur di Kota Bandung. Di antaranya smart government, branding, economy, living, society, dan environment.

Untuk itu, hal yang harus dilakukan adalah menyelaraskan sistem informasi yang sudah dibangun.

“Semua sudah by digital, artinya PR kita tinggal menyelaraskan sistem informasi yang sudah kita bangun. Harus dielaborasikan antara infrastruktur pendapatan dan belanja,” tuturnya.

Ia mengatakan, pendapat asli daerah (PAD) Kota Bandung sudah memberikan kontribusi yang cukup besar.

“Kita punya sistem informasi untuk memudahkan menyusun program yang implikasinya penggunaan PAD yang efektif dan efisien,” ungkapnya.

Bahkan, di tahun 2024 Pemkot Bandung telah mempersiapkan infrastruktur berkenaan tentang kartu kredit pemerintah daerah.

“Tahun 2024 sudah dipersiapkan infrastrukturnya, paling tidak, dimulai dulu untuk 10 perangkat daerah berbelanja menggunakan kartu kredit. Sehingga 2025 semua OPD sudah menggunakan kartu kredit untuk berbelanja,” imbuhnya.

Pun dengan integrasi data akan terus dilakukan pembaharuan oleh Pemkot Bandung agar semua pelayanan publik bisa jauh lebih efektif.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menyebutkan, hasil championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2023 tingkat kota, Kota Bandung mendapatkan skor 81,26 berada di peringkat 8 se Jawa-Bali tingkat kota.

Di tingkat Jawa Barat, progul Kota Bandung dan Kota Bogor tercatat masuk dalam 10 besar dari 69 kota. Mayoritas penilaiannya sudah baik dan di atas rata-rata nasional.

Menanggapi hal itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Achris Sarwani menuturkan, ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi di Kota Bandung.

“Dengan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi, Jabar dan Kota Bandung akan bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik, tercermin dari konsumsi rumah tangga belanja masyarakat,” ujar Achris.

Pertumbuhan ekonomi di Jabar diperkirakan masih bisa mencapai 4,7-5,5. Ini terlihat dari jumlah wisatawan domestik di Jabar yang sudah cukup besar.

Untuk menjaga daya beli masyarakat perlu dilakukan transformasi digital, dalam transformasi digital harus bisa mencakup tiga hal, antara lain iklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung digitalisasi insfratruktur smart city
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pernah Bikin Haru Penonton TV, Jejak Kelam Saepul Pelaku Mutilasi Depok Terbongkar

ASN KBB Viral Bahas Fee Proyek di Live Medsos, Ditegur Atasan hingga Terancam Mutasi

Begal Bikin Resah Warga Jabar, KDM dan Kapolda Jabar Siapkan Pengawalan Malam Gratis

Viral Cibir Pasien BPJS Sebelum Meninggal, RSUD Cicalengka Resmi Nonaktifkan Oknum Nakes

Kasus Pohon Jalan Riau Naik ke Ranah Pidana, Videotron Disegel dan ASN Ikut Diperiksa

Bansos

Punya KTP? Begini Cara Cek BPNT Tahap 3 2026 Lewat HP, Dana Rp600 Ribu Menanti

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Perdana di Kota Kembang, Gerai Busana Muslim Syareeva Resmi Beroperasi dengan Aturan Khusus Wanita
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.