Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Barros: Ronaldo Sangat Layak Juara Piala Dunia, Ini Kesempatan Terakhirnya!

Senin, 22 Juni 2026 03:00 WIB

Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget

Senin, 22 Juni 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Era Igor Tolic Dimulai! Luka Menalo Disebut Jadi Rekrutan Baru Persib Bandung

Minggu, 21 Juni 2026 21:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Barros: Ronaldo Sangat Layak Juara Piala Dunia, Ini Kesempatan Terakhirnya!
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Era Igor Tolic Dimulai! Luka Menalo Disebut Jadi Rekrutan Baru Persib Bandung
  • Bek Persib Ungkap Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Prancis Jadi Ancaman Serius Argentina
  • Siapa yang Bohong? Misteri di Balik Kasus Lahan 368 Hektare di Cineam, Antara Hak Petani dan Perintah Aparat
  • Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2
  • UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile
  • Aksi Suporter Picu Hukuman Berat! Persib, Persija, Persebaya Kompak Kena Denda Besar Komdis PSSI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 22 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Longsor di Lembang, Enam Warga Luka dan Puluhan Mengungsi: Tebing Setinggi 25 Meter Runtuh

By Aga GustianaKamis, 15 Mei 2025 17:59 WIB3 Mins Read
Longsor Lembang
Tebing setinggi 25 meter longsor akibat hujan deras, timpa fasilitas umum dan sebabkan enam warga luka ringan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu sore (14/5/2025) memicu peristiwa longsor di Kampung Ciburial, Desa Cibogo. Tebing setinggi 25 meter longsor dan menimpa sejumlah fasilitas umum serta menyebabkan korban luka.

Material longsor menghantam kolam pemancingan, mushola, dan fasilitas pemandian umum yang berada tepat di bawah tebing. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.45 WIB saat sekitar 25 warga sedang beraktivitas di area tersebut.

Enam Orang Luka, Puluhan Selamat

Akibat longsoran, enam warga dilaporkan mengalami luka ringan. Mereka mengalami cedera di bagian pelipis dan wajah akibat tertimpa material tanah dan ranting.

Korban luka yaitu:

  • Ridwan (20)
  • Rajid (20)
  • Deni Jaelani Hasan (34)
  • Aef (52)
  • Isak (55)
  • Asep Ridwan (27)

Seluruh korban segera mendapat penanganan medis di Poliklinik Desa Cibogo.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Turun Tangan Bantu Siswa Gagal SNBP Akibat Kelalaian Sekolah

“Sebelum longsor besar terjadi, memang ada tanda-tanda seperti longsoran kecil yang memutus aliran air di atas tebing,” kata Kompol Hadi Mulyana, Kapolsek Lembang, Kamis (15/5/2025).

Tanggap Darurat Dilakukan Cepat

Begitu laporan diterima, personel dari Polsek Lembang, Koramil, BPBD, dan pemerintah desa segera bergerak ke lokasi. Proses evakuasi dilakukan cepat untuk memastikan keselamatan warga.

Ketua RW 04 Desa Cibogo, Cucu Rukmana, menjelaskan bahwa delapan orang sempat terseret longsoran, namun seluruhnya berhasil diselamatkan.

“Awalnya sempat muncul kabar ada yang tertimbun, tapi setelah dicek, semua warga sudah kembali ke rumah masing-masing. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Puluhan Warga Mengungsi, Fasilitas Rusak

Sebanyak 19 warga dari lima kepala keluarga harus diungsikan karena rumah mereka berada di zona rawan longsor susulan. Saat ini mereka ditampung sementara di balai RW setempat.

Baca Juga:  Darurat Mental Pelajar Jawa Barat: Antara Hiruk Pikuk Politik dan Lanskap Pendidikan yang Sakit

Warga secara gotong royong mengevakuasi mushola dan fasilitas mandi cuci kakus (MCK) yang tertimbun. Sementara itu, kolam pemancingan ditutup sementara untuk mencegah risiko lebih lanjut.

Pakar: Lembang Termasuk Kawasan Rawan Longsor

Menurut Dr. Arif Santosa, M.Sc., pakar geologi dari Institut Teknologi Bandung, daerah Lembang secara geologis berada di jalur patahan aktif dan memiliki tingkat kerentanan longsor yang tinggi, terutama saat curah hujan ekstrem.

“Kontur tanah yang curam dan perubahan intensitas hujan yang ekstrem membuat kawasan ini sangat rawan. Pemerintah desa perlu memperkuat sistem peringatan dini dan mitigasi berbasis komunitas,” jelas Dr. Arif.

Hal senada disampaikan Dr. Nia Putri Kusumaningrum, M.T., ahli teknik sipil dan lingkungan dari Universitas Parahyangan.

“Perlu analisis rutin terhadap struktur tebing, terutama yang dekat dengan pemukiman. Vegetasi penahan tanah dan drainase harus ditingkatkan untuk mengurangi risiko,” ujarnya.

Baca Juga:  Fenomena Awan Petir di Bandung, BMKG Imbau Warga Waspada

Pemantauan dan Pencegahan Longsor Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui BPBD menyatakan akan terus memantau kondisi tebing dan memberikan peringatan dini kepada warga. Pembersihan area terdampak serta rehabilitasi fasilitas umum yang rusak segera dilakukan setelah kondisi dianggap aman.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama di musim hujan seperti saat ini.

Peristiwa longsor di Lembang menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bencana geologis di daerah rawan. Penanganan cepat dari aparat serta kesigapan warga menjadi kunci minimalisasi korban. Diharapkan, dengan penguatan sistem mitigasi dan digitalisasi data bencana, kejadian serupa dapat diantisipasi lebih dini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bencana alam Bandung Barat BPBD Cuaca Ekstrem Dedi Mulyadi Desa Cibogo Kampung Ciburial longsor Lembang tebing longsor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapa yang Bohong? Misteri di Balik Kasus Lahan 368 Hektare di Cineam, Antara Hak Petani dan Perintah Aparat

Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2

Padam Listrik

UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Terungkap dari Telepon Misterius, Kasus Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Gegerkan Publik
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.