Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit

Kamis, 29 Oktober 2026 09:02 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 06:00 WIB

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Manuver Kejutan Donald Trump: Israel Terpukul oleh Gencatan Senjata AS-Iran di Tengah Perang

By Aga GustianaRabu, 8 April 2026 12:13 WIB2 Mins Read
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: Elizabeth Frantz Purchase Licensing Rights/Reuters)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia dikejutkan dengan perubahan arah politik luar negeri Amerika Serikat yang sangat drastis. Presiden Donald Trump secara mendadak menyepakati gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran pada Rabu (8/4/2026), menghentikan sementara eskalasi militer yang telah berkecamuk sejak akhir Februari lalu.

Keputusan ini dilaporkan membuat sekutu terdekatnya, Israel, berada dalam posisi terjepit dan penuh ketidakpastian.

Israel Klaim Menjadi “Korban” Diplomasi Dadakan

Hingga laporan ini diturunkan, pemerintah Israel belum merilis respons formal. Namun, gejolak di internal pemerintahan mulai bocor. Mengutip laporan Al Jazeera, seorang pejabat tinggi Israel yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut keputusan Washington ini sebagai sesuatu yang sangat tidak terduga.

Bagi Tel Aviv, langkah Trump ini merupakan sebuah “kejutan total”. Hal ini dikarenakan hanya beberapa jam sebelum pengumuman tersebut, Trump masih menunjukkan taringnya dengan melontarkan ultimatum keras kepada Teheran. Israel sendiri kabarnya hanya menerima pemberitahuan dalam waktu yang sangat singkat sebelum kesepakatan dipublikasikan.

Baca Juga:  Serangan Brutal Israel di Gaza, Tubuh Warga Palestina Terlempar Akibat Ledakan Bom

Poin Kesepakatan: Selat Hormuz vs 10 Tuntutan Iran

Gencatan senjata ini tercapai melalui kompromi yang cukup kompleks. Donald Trump setuju untuk menunda serangan udara lebih lanjut ke wilayah Iran, sementara Teheran berkomitmen untuk mulai membuka kembali akses Selat Hormuz yang strategis bagi ekonomi global.

Baca Juga:  Imbas Dampak Buruk ChatGPT, OpenAI Dituntut Bayar Ganti Rugi Hingga Hapus Data Pengguna

Menariknya, kedua belah pihak sama-sama mengklaim kemenangan. Iran merasa unggul karena 10 poin tuntutan mereka dijadikan dasar perundingan. Di sisi lain, Trump menggunakan narasi bahwa misi militer Amerika telah sukses melampaui target awal.

Melalui media sosialnya, Trump menegaskan posisi Amerika:

“Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua arah. Alasan kami melakukan ini adalah karena kami telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer, serta sudah sangat dekat dengan kesepakatan definitif terkait perdamaian jangka panjang dengan Iran dan perdamaian di Timur Tengah. Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran, dan menilai itu sebagai dasar yang dapat digunakan untuk bernegosiasi,” tulis Trump.

Baca Juga:  Ketegangan Meningkat: Iran Ancam Serang Pangkalan AS di Timur Tengah

Strategi Balik Layar Israel

Kini, Israel diprediksi akan menempuh jalur diplomasi “bawah tanah” untuk mengubah pendirian Washington. Para analis memperkirakan Israel akan berupaya keras meyakinkan Gedung Putih agar membatalkan gencatan senjata tersebut dan kembali melanjutkan tekanan militer ke Teheran.

Langkah Israel saat ini sangat krusial; mereka sedang menimbang apakah tetap akan melakukan aksi militer mandiri terhadap titik-titik di Iran atau terpaksa tunduk pada keputusan besar sang sekutu utama demi menjaga keselarasan politik internasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Donald Trump Iran Israel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.