Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Rabu, 28 Oktober 2026 21:43 WIB

Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 28 Oktober 2026 21:35 WIB

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 20:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
  • Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Media Korea Selatan Sebut PSSI Bersikap Kasar, STY Pulang Tanpa Kado Perpisahan

By SusanaRabu, 29 Januari 2025 11:15 WIB2 Mins Read
Pelatih Persija Jakarta,, Shin Tae-yong. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media Korea Selatan melaporkan bahwa Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) masih menunjukkan sikap kurang ramah terhadap Shin Tae-yong hingga saat kepulangannya ke Korea Selatan.

Shin Tae-yong, yang baru saja dipecat dari jabatan pelatih Timnas Indonesia, akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Indonesia pada Minggu malam (26/1/2025) WIB.

Keputusan mendadak PSSI untuk memecat pelatih berusia 54 tahun tersebut pada 6 Januari 2025 sempat menimbulkan kebingungan, tidak hanya di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, tetapi juga di media Korea Selatan.

Seperti diketahui, Shin Tae-yong sukses membawa Timnas Indonesia mencapai berbagai pencapaian, termasuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 dan semifinal Piala Asia U-23 2024, serta membawa Indonesia merangkak naik di ranking FIFA dari posisi ke-173 pada Desember 2019 menjadi ke-127.

Baca Juga:  Duel Pamungkas di Osaka: Indonesia Siap Balas Dendam Lawan Jepang

Kepulangan Shin Tae-yong ke Korea Selatan menjadi sorotan, terutama karena sejumlah suporter Timnas Indonesia mengantarnya dengan antusias di Bandara Soekarno-Hatta.

Ratusan suporter tampak hadir memberikan dukungan, membawa spanduk bergambar wajah Shin dan bertuliskan “history maker”, serta menyanyikan yel-yel “Terima kasih Shin Tae-yong”.

Namun, yang menarik perhatian media Korea Selatan adalah sikap PSSI yang dinilai kurang menghargai Shin hingga akhir.

Baca Juga:  Mulai TC di Bali, Mathew Baker Akui Antusias Gabung Timnas Indonesia U-17

Salah satu media Korea Selatan, Star News Korea, menyoroti bahwa PSSI tidak memberikan kado perpisahan kepada Shin Tae-yong.

“‘Terima kasih, pelatih Shin Tae-yong’. Ratusan penggemar Indonesia berkumpul! Sementara itu, Persatuan Sepak Bola Indonesia bersikap kasar hingga akhir. Tidak ada kado perpisahan,” tulis Star News Korea dalam laporannya, dikutip pada Rabu (29/1/2025).

Pernyataan tersebut semakin mengemuka setelah pelatih kiper Timnas Indonesia, Yoo Jae-hoon, mengungkapkan bahwa STY sempat bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo sebelum kepulangannya.

Baca Juga:  Bak Peramal, Bojan Hodak Prediksi Kemenangan Timnas Indonesia atas Lebanon

Dalam pertemuan tersebut, Menpora memberikan oleh-oleh berupa batik Indonesia. Namun, saat ditanya apakah PSSI memberikan sesuatu kepada STY, Yoo menjawab tegas, “Tidak ada oleh-oleh dari PSSI.”

Pernyataan ini langsung menjadi sorotan media Korea Selatan yang menyayangkan sikap PSSI. Meskipun STY telah membawa Timnas Indonesia meraih prestasi signifikan, termasuk kenaikan peringkat FIFA yang cukup mencolok, PSSI dinilai tidak memberikan penghargaan yang layak kepada STY.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Korea Selatan PSSI Shin Tae yong Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kejutan Besar! Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup oleh Tim Kasta Keempat Fleetwood

Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026

I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi

Intip Kekuatan Melbourne Victory: Raksasa Australia Siap Uji Ketangguhan Persib di Si Jalak Harupat

Bayern Muenchen Kudeta Dortmund dari Puncak Klasemen Bundesliga

Kartu Merah Jadi Petaka, Pelatih Garudayaksa Akui Timnya Dirugikan Lawan Persib

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.