bukamata.id – Suasana tenang di kawasan Perumahan Awani Cluster Vimala mendadak berubah mencekam setelah terjadi aksi penusukan brutal di salah satu rumah warga.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban Ditemukan Bersimbah Darah
Korban diketahui bernama Sanitra Syifa’rizrifqi (27). Ia ditemukan dalam kondisi bersimbah darah oleh warga bersama petugas keamanan kompleks.
Meski mengalami sejumlah luka tusuk serius di tubuhnya, korban berhasil diselamatkan setelah segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Warga Curiga dari Suara Keributan
Peristiwa ini bermula dari kecurigaan warga yang mendengar keributan dari dalam rumah korban. Kecurigaan semakin kuat setelah seorang saksi melihat bercak darah di bagian depan rumah.
Saksi kemudian berinisiatif masuk dengan cara mendobrak pintu untuk memastikan kondisi di dalam.
Pelaku Dipergoki Sedang Menusuk Korban
Kasi Humas Polres Cimahi, Gofur Supangkat, membenarkan kejadian tersebut.
“Saksi melihat ada darah di depan rumah, lalu masuk dan mendobrak pintu. Di dalam, pelaku terlihat berada di atas tubuh korban sambil melakukan penusukan,” ujar Gofur.
Korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, antara lain:
- Pinggang kanan
- Punggung kiri
- Leher
- Bahu kanan
- Tangan kanan
Dalam kondisi kritis, korban sempat meminta pertolongan kepada saksi.
Pelaku Diamankan, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berteriak hingga pelaku menghentikan aksinya dan mundur. Warga kemudian segera membawa korban ke Rumah Sakit IMC untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, petugas keamanan setempat berhasil mengamankan pelaku di lokasi kejadian.
“Korban segera dibawa ke rumah sakit. Pelaku juga sudah diamankan,” kata Gofur.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif penusukan tersebut, termasuk hubungan antara korban dan pelaku.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kriminalitas yang mengganggu rasa aman warga di lingkungan permukiman.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










