Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire

Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis

Kamis, 2 April 2026 06:00 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung

Kamis, 2 April 2026 05:00 WIB

Video ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?

Kamis, 2 April 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis
  • Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung
  • Video ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?
  • Persib Larang Bobotoh ke Padang, Ada Ancaman Sanksi Berat!
  • Terkuak Pemeran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Bikin Heboh!
  • Semen Padang Siap Jegal Persib! Simak Jadwal Lengkap dan Update Klasemen Super League 2026
  • Bojan Hodak Blak-blakan! Persib Hadapi Laga Neraka Lawan Semen Padang
  • Diduga Parkir Sembarangan, Truk Picu Kecelakaan Maut di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menelisik Akar Masalah Banjir di Bandung: Solusi Jangka Panjang dan Sinergi Pemerintah-Warga

By SusanaSenin, 27 Oktober 2025 09:00 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Banjir (Foto: Media Sosial)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masalah banjir yang kerap melanda Kota Bandung merupakan persoalan klasik yang muncul dari kombinasi beberapa faktor, mulai dari curah hujan tinggi, sistem drainase yang belum memadai, hingga penyumbatan saluran air akibat sampah dan tata guna lahan yang buruk.

Kondisi ini terutama terasa di wilayah rendah dan daerah pertemuan aliran air dari kawasan hulu, seperti Bandung Utara.

Titik Banjir dan Dampak Genangan

Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, banjir terjadi di sepuluh titik, antara lain Jalan Terusan Pasirkoja, Kopo, Pagarsih, Cibuntu, Astanaanyar, Jupiter Barat, Cihampelas, Tubagus Ismail, Junjunan, dan RW 06 Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir.

Mayoritas genangan disebabkan oleh luapan sungai, tersumbatnya tali air, dan penyempitan drainase. Ketinggian air rata-rata mencapai 30–50 sentimeter dengan durasi rendaman 30–65 menit.

Imbauan Wali Kota Bandung: Warga Harus Siaga

Baca Juga:  Fenomena SMAN 1 Cimarga: Dari Tamparan, Mogok Massal hingga Ancaman Blacklist

Memasuki musim hujan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap bencana, seperti banjir, genangan air, dan pohon tumbang. Hal ini disampaikan saat kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Cibuntu, Rabu (22/10/2025).

“Musim hujan sudah mulai datang, jadi kita semua harus siap menghadapi risiko yang mungkin terjadi. Pencegahan lebih baik daripada penanganan,” ujar Farhan.

Ia juga meminta dinas terkait memperkuat koordinasi dan menjaga kebersihan saluran air, terutama di Jalan Sudirman dan sekitar Pasar Ciroyom.

Farhan menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat.

“Mari gotong royong menjaga lingkungan, jangan buang sampah sembarangan, dan laporkan segera potensi bahaya. Siaga itu bukan panik, tapi siap menghadapi segala kemungkinan,” katanya.

Infrastruktur dan Mitigasi Banjir

Pemkot Bandung telah menyiapkan 27 rumah pompa di wilayah rawan banjir serta 15 kolam retensi dengan target total 30 titik. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menekankan pentingnya program Mapag Hujan, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk membersihkan saluran air.

Baca Juga:  BPMU Dicoret, Sekolah Swasta Terjepit: Kebijakan Pendidikan Jawa Barat di Bawah Sorotan

“Program ini memastikan drainase tetap lancar dan meminimalkan genangan,” ujar Erwin.

Selain itu, Pemkot secara rutin meninjau pohon tua di ruas jalan utama, melakukan perawatan dan uji kekuatan untuk mengurangi risiko pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang.

Langkah struktural lainnya meliputi pembangunan kanal baru, pelebaran saluran, sumur imbuhan dalam, serta penegakan aturan larangan pembangunan liar di bantaran sungai.

“Saluran banyak tersumbat bahkan tertutup bangunan. Itu tidak boleh dibiarkan,” tegas Farhan.

Peran Masyarakat dan Relawan

Di tingkat kewilayahan, RW diminta mengaktifkan relawan siaga bencana, sistem peringatan dini, dan ronda lingkungan.

Farhan menekankan kolaborasi warga dan pemerintah sebagai kunci keberhasilan mitigasi.

Baca Juga:  Dibangun Tanpa Arah, Dikelola Tanpa Kendali: Lingkungan Jawa Barat di Titik Kritis

“Drainase bisa kita benahi bertahap, tetapi kewaspadaan warga harus berjalan mulai sekarang,” katanya.

Tanggapan Warga dan Politisi

Komentar masyarakat terkait banjir di Bandung mencuat di media sosial. Akun Instagram @infobdgcom mengutip beberapa warganet:

“Siap-siap hungkul bari teu gadag mah kumaha atuh. Pasteur dua kali banjir jadi walungan,” tulis @aku***.

“Banyak kabel di gorong-gorong. Jalan sekarang kayak arum jeram. Heran,” tulis @her***.

“Disambut banjir dan daun yang terbawa air, sampah tidak diangkut,” tulis @lin***.

Upaya Terpadu untuk Bandung Aman dari Banjir

Banjir Kota Bandung bukan sekadar persoalan musiman, melainkan kombinasi faktor alam dan manusia. Pemkot Bandung menargetkan solusi terintegrasi melalui rekayasa teknis, penegakan aturan, dan kesiapsiagaan warga.

Sinergi ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir, longsor, dan pohon tumbang, sehingga Bandung lebih aman menghadapi musim hujan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Bandung 2025 curah hujan tinggi Bandung HL mitigasi banjir Bandung musim hujan Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Syarat Ikut Program Nikah Gratis Kota Bandung

Diduga Parkir Sembarangan, Truk Picu Kecelakaan Maut di Bandung

Modal Kaos Pemberian Dosen, Anak Ini Buktikan Doa Ibu Tembus Jalur Langit ke ITB!

KA Ciremai Terganggu Longsor di Maswati–Sasaksaat, Lokomotif Anjlok

Heboh Mangga Mini Thailand, Hartono Soekwanto Ungkap Peluang Besar untuk Petani Jabar

Kasus Suap Ade Kuswara, Rumah Ono Surono Disatroni Penyidik KPK

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.