Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Minggu, 1 November 2026 15:55 WIB

Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC

Minggu, 1 November 2026 14:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenal Buraq, Kendaraan Nabi Saat Isra Miraj

By Putra JuangRabu, 22 Januari 2025 21:45 WIB3 Mins Read
Isra Miraj. (FOto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Buraq adalah hewan yang bentuknya lebih kecil dari kuda tapi lebih besar dari keledai dengan sayap di kedua sisi tubuhnya. Memiliki warna putih dan setiap kali melangkah, jauhnya sama dengan jarak pandang.

Buraq menjadi tunggangan Rasulullah SAW saat perjalanan Isra Mi’raj. Di dalam beberapa hadits, kendaraan ini dijelaskan dapat melaju dengan sangat cepat dan membantu Rasulullah SAW mempersingkat waktu perjalanan hanya dalam satu malam.

Dilansir dari laman Muhammadiyah, secara bahasa, Buraq berasal dari kata barqun atau kilat. Seperti yang terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 20 :

يَكَادُ الْبَرْقُ يَخْطَفُ أَبْصَارَهُمْ

Hampir saja kilat itu menyambar penglihatan mereka.

Ungkapan ‘kilat menyambar penglihatan mereka’, maksudnya karena saking terangnya cahaya kilat itu sehingga membuat orang yang melihatnya sampai kehilangan daya penglihatan seperti orang buta yang tidak bisa melihat objek.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat: Isra Miraj, Perjalanan Nyata Penuh Hikmah

Penamaan seperti ini mungkin karena kecepatannya ketika digunakan oleh Nabi saat peristiwa Isra’ dan Mi’raj, dimana perjalanan Isra dan Mi’raj hanya terjadi satu malam. Buraq adalah sesosok hewan seperti yang disebutkan dalam sebuah hadits :

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Telah dibawa kepadaku seekor Buraq, seekor binatang putih, lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari bighal, dan kukunya menjejak di tempat yang dapat dijangkau oleh matanya….”. Hadits Riwayat Bukhari No.162.

Dalil Lain

Disebutkan dalam Shahih al-Bukhari pada Bab al-Mi’raj nomor hadits 3674, bahwa tatkala Nabi Muhammad sampai di al-Masjid al-Aqsha, malaikat Jibril mengikatkan buraq di sisi dinding sebelah barat, sehingga kemudian disebut sebagai “dinding Buraq” karena peristiwa ini.

Baca Juga:  Asyik! Ada Libur Panjang Menanti di Akhir Januari 2025, Cek Tanggalnya!

Setelah Nabi shalat di al-Masjid al-Aqsha, kemudian Nabi kembali menaiki Buraq lalu naik ke atas langit dan kembali ke Makkah dalam satu malam.

Hikmah

Selain apa yang terdapat dalam hadits-hadits sahih, cukup banyak ditemukan keterangan di beberapa kitab turas yang menggambarkan dan mendefinisikan Buraq dengan berbagai bentuk dan jenisnya.

Sebagian mungkin mengimajinasikannya dengan Pegasus, kuda bersayap dalam mitologi Yunani, dan sebagian menggambarkannya dengan sedikit berlebihan.

Sebagai seorang muslim, tentu tidak layak untuk terlalu jauh memperdalam definisi hewan ini karena memang bukan termasuk dalam ranah rasional.

Di sisi lain, banyak hal dalam agama Islam yang lebih perlu dipelajari, untuk kemudian dipraktikkan. Apalagi memperdebatkan masalah Buraq ini hingga berlarut-larut.

Penjelasan ini bertumpu pada analisa matan hadits dan bahasa Arab untuk kemudian mendapat penjelasan secara umum bagaimana Nabi Muhammad menjalani Isra’ dan Mi’raj dalam waktu semalam, yaitu dengan menaiki kendaraan super-cepat bernama Buraq.

Baca Juga:  Ini Doa Malam Isra Miraj: Bisa Kabulkan Hajat, Permudah Urusan, hingga Jernihkan Hati

Hikmah bagi seorang muslim adalah pentingnya memanfaatkan waktu, karena selain shalat dilakukan pada lima waktu dalam sehari, butuh kedisiplinan untuk melakukannya tepat waktu.

Sehingga muslim yang taat bukanlah taat pada ibadah semata, melainkan juga memiliki energi disiplin yang positif dalam beraktivitas selain ibadah.

Seorang muslim juga perlu bergegas dalam melaksanakan shalat semampunya. Selain karena shalat di awal waktu memiliki beberapa keutamaan, bagaimana Allah mewahyukan shalat kepada Nabi juga penuh akan makna kedisiplinan, bagaimana perintah Shalat itu diwahyukan dengan mengangkat Nabi ke atas langit ketujuh dan dengan menaiki kendaraan super-cepat bernama Buraq ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Isra Miraj
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?

Bansos

Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK

Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair

Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.