Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya

Rabu, 4 November 2026 15:05 WIB

Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!

Rabu, 4 November 2026 13:53 WIB

6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

Rabu, 4 November 2026 12:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya
  • Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!
  • 6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan
  • 3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita
  • Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri
  • Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!
  • BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya
  • Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenang Majalah Aktuil, Ikon Musik dan Budaya Pop Indonesia dari Bandung

By SusanaSenin, 28 Oktober 2024 04:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Majalah Aktuil, platform asal Bandung, dikenal sebagai salah satu media legendaris yang memotret dinamika musik dan budaya pop, khususnya genre rock yang mulai berkembang pesat di kalangan anak muda Indonesia pada akhir 1960-an.

Didirikan pada tahun 1967, Aktuil menjadi suara penting bagi generasi yang haus akan informasi dan tren baru dalam musik.

Menurut Ensiklopedi Sastra Indonesia di situs Kemdikbud RI, majalah ini terbit dua minggu sekali dengan ukuran 21 x 28 cm, diterbitkan oleh CV Aktuil yang beralamat di Lengkong Kecil 57, Bandung.

Pemimpin redaksinya, B. Juyanto dan Toto Rahardjo, memimpin publikasi yang tidak hanya meliput musik lokal tetapi juga tren internasional, menjadikannya ikon di kalangan anak muda yang tertarik pada budaya pop Barat.

Baca Juga:  Rasakan Sensasi Balapan Gokart dengan Sirkuit Terpanjang di Istana Plaza Bandung!

Tiras Aktuil mencapai 126 ribu eksemplar pada 1973-1974, berkat dukungan Aktuil Fans Club yang dibentuk di berbagai daerah.

Di Jakarta, komunitas ini diurus oleh kelompok musik Panbers, sementara di Bandung, diurus oleh A.M. Ruslan dari Pikiran Rakyat.

Namun, pada akhir 1978, oplah Aktuil mengalami penurunan tajam, tinggal 3.000 atau 4.000 eksemplar. Di tahun 1970-an, majalah ini juga membuka jaringan kantor perwakilan di luar negeri, termasuk Hamburg, Berlin, dan New York.

Baca Juga:  Gempa Berkekuatan 5,3 M Guncang Sukabumi, Getarannya Terasa hingga Bandung

Aktuil bahkan mengejutkan publik dengan mengundang grup musik Deep Purple untuk tampil di Indonesia pada tahun 1975.

Rubrik dalam majalah ini mencakup pendapat pembaca, artikel tentang politik, budaya, kesenian, hukum, dan film. Banyak sastrawan terkenal menulis untuk Aktuil, seperti Sitor Situmorang, W.S. Rendra, dan Abdul Hadi W.M.

Selain itu, majalah ini juga memfasilitasi ekspresi sastra, termasuk puisi anti kemapanan yang dipropagandakan oleh Remy Sylado dan kawan-kawan.

Aktuil dikenal karena liputannya yang berani dan dukungannya terhadap ekspresi anak muda.

Baca Juga:  Pria di Bandung Check-in Hotel Cuma Buat Preteli TV Kamar, Aksinya Terekam CCTV

Di masa ketika banyak media skeptis terhadap budaya pop Barat, Aktuil justru merayakannya sebagai bentuk seni yang patut diapresiasi.

Ini menjadi salah satu alasan mengapa majalah ini begitu digemari oleh anak muda di Bandung dan kota-kota lain.

Meskipun Aktuil berhenti terbit pada awal 1980-an, pengaruhnya tetap terasa kuat.

Banyak musisi Bandung yang mengakui bahwa Aktuil memperkenalkan mereka pada dunia musik internasional dan memelopori perubahan pandangan masyarakat terhadap rock dan budaya pop, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari sejarah musik Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung musik
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya

Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!

6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Bawa JNE Makin Adaptif, Hui Chandra Fireta Sabet Gelar Most Innovative CFO Awards 2026

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.