Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Jadwal Persib vs Garudayaksa FC Dimajukan, Ini Tanggal dan Jam Terbarunya

Senin, 28 September 2026 16:25 WIB

Indonesia VS Malaysia Malam Ini! Cek Prediksi Starting XI Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 28 September 2026 16:08 WIB
PENUSUKAN

Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah

Senin, 28 September 2026 15:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Jadwal Persib vs Garudayaksa FC Dimajukan, Ini Tanggal dan Jam Terbarunya
  • Indonesia VS Malaysia Malam Ini! Cek Prediksi Starting XI Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah
  • Ngeri! Pajero Hilang Kendali di Tol Pasteur, Tabrak Kijang dan Gran Max hingga Ringsek
  • Jejak Aiswarya Rai Terulang? Gede Aiswarya Bikin Indonesia Gempar di Mister Internasional!
  • Aksi Gila Inces Syahrini di Pestapora 2026! 7 Tahun Vakum Langsung Bagi-bagi Dollar ke Penonton!
  • Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang
  • Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menkominfo Sebut Aplikasi Temu Asal China Bisa Merusak UMKM di Indonesia

By Aga GustianaRabu, 2 Oktober 2024 14:29 WIB2 Mins Read
Platform e-commerce asal China, Temu.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Platform e-commerce asal China, Temu dilarang untuk masuk ke pasar Indonesia karena dinilai bisa menghancurkan ekosistem, terutama UMKM.

Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatikan (Menkominfo) Budi Arie Setiadi. Ia berpegang teguh jika aplikasi Temu tidak bisa berkompetisi dengan Tokopedia, Shoppe, Lazada dan lainnya di Indonesia.

“Enggak. Temu enggak bisa (masuk ke Indonesia) karena merusak ekosistem, terutama UMKM Indonesia,” tegas Budi Arie dikutip Rabu (2/10/2024).

Dikatakan Budi Arie, kehadiran Temu berpotensi memberikan dampak buruk terhadap perkembangan UMKM. Untuk itu pemerintah Indonesia tidak akan memberikan kesempatan platform asal China itu menjalani usahanya di tanah air.

Baca Juga:  Peneliti China Temukan Virus Baru Mirip COVID-19

“Kita enggak kasih kesempatan. Masyarakat rugi kan, kita mau jadi ruang digital itu yang membuat masyarakat produktif dan lebih untung. Kalau membuat masyarakat rugi, buat apa? Ya sudah biarkan ya,” jelasnya.

Baca Juga:  Timnas Indonesia vs China: Jadwal, Rekor Head to Head, dan Peluang Lolos Piala Dunia 2026

“Enggak ada (lobi). Kita tetap larang. Hancur UMKM kita kalau dibiarkan,” kata Budi Arie menambahkan.

Diketahui, Temu merupakan aplikasi asal China yang menggunakan metode penjualan factory to consumer, yaitu penjualan langsung dari pabrik ke konsumen.

Baca Juga:  32 Pemain Dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia, Asnawi hingga Lilipaly Siap Comeback

Pemerintah menilai jika cara ini akan memberikan dampak buruk pada keberlanjutan pelaku UMKM di Indonesia.

Adapun, Temu berupaya masuk ke pasar Indonesia, namun gagal yang salah satunya karena merek Temu sudah ada yang menggunakan di Indonesia. Temu merupakan e-Commerce yang dibentuk oleh mantan insiyur Google bernama Colin Huang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aplikasi China
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PENUSUKAN

Sadis! Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Pakai Stunt Gun dan Pisau Dapur, Diduga Dendam Masalah Rumah

Ngeri! Pajero Hilang Kendali di Tol Pasteur, Tabrak Kijang dan Gran Max hingga Ringsek

Sungai Cijanggel Meluap, Rumah Warga di Cisarua KBB Hancur Lebur Disapu Banjir Bandang

Awas Gas Beracun! Fenomena Blue Fire Kembali Teror Gunung Papandayan, Jalur Pendakian Resmi Dibatasi

Pengakuan Dirjen PAS soal Temuan Miras di Lapas Cibinong, Milik Pribadi Kasi Kamtib?

gempa

Ancaman Nyata Sesar Garsela: Garut Duduki Puncak Potensi Kerugian Bencana Tertinggi di Jabar

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.