Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar

Kamis, 29 Oktober 2026 16:39 WIB

Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak

Kamis, 29 Oktober 2026 16:03 WIB

Akhirnya Pecah Telur! Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Melbourne Victory Tak Berdaya

Kamis, 29 Oktober 2026 15:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Akhirnya Pecah Telur! Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Melbourne Victory Tak Berdaya
  • Anak Mantan Cuci Piring Jadi Wali Kota Kanada! Kisah Alvin Tedjo Bikin Gempar!
  • Bandung Digital Safety Forum 2026 Dorong Jurnalis Aktif Cegah Kejahatan Digital Berbasis AI
  • Debut di ACL Two, Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Tampil Gemilang
  • Polrestabes Bandung Imbau Demonstran Tertib, 13 Orang Diamankan Terkait Insiden 20 Oktober
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mentan Puji Pompaniasi Sumedang Terbaik dari Semua yang Pernah Dikunjunginya

By SusanaJumat, 5 April 2024 22:59 WIB2 Mins Read
Plh Pj Bupati Sumedang Tuti Ruswati mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Indonesia Andi Amran Sulaiman meninjau pompanisasi di areal persawahan Desa Marongge, Kecamatan Tomo, Jumat (5/4/2024). Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksana harian (Plh) Pj Bupati Sumedang Tuti Ruswati mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Indonesia Andi Amran Sulaiman meninjau pompanisasi di areal persawahan Desa Marongge, Kecamatan Tomo, Jumat (5/4/2024).

Areal sawah di Desa Marongge merupakan sawah tadah hujan yang hanya bisa panen satu kali selama setahun. Namun, dengan pompanisasi dari Sungai Cilutung diharapkan bisa panen tiga sampai empat kali dalam setahun.

Plh Pj Bupati Sumedang, Tuti mengatakan pompanisasi dari Sungai Cilutung bisa mengalirkan air 20 liter per detik untuk mengairi 51,6 hektare sawah di Desa Marongge.

“Dengan pompanisasi ini diharapkan bisa panen menjadi empat kali dalam setahun,” ujar Tuti.

Baca Juga:  Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Selain itu, Tuti bersyukur, Sumedang mendapat bantuan pompanisasi dari Kementerian Pertanian yang bisa meningkatkan produksi pangan dan membantu para petani.

“Pak Mentan akan memberikan pompanisasi sebanyak dibutuhkan. Kami juga mengusulkan pompanisasi untuk areal persawahan di Ujungjaya yang sawahnya tadah hujan dan kawasan agroteknologi dan agribisnis,” ujarnya.

Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan tujuannya ke Sumedang adalah untuk meninjau pompanisasi yang dapat meningkatkan produksi pertanian.

“Saya mengecek pompanisasi di Sumedang yang sudah berjalan dengan baik. Turun ke lapangan untuk mengecek memastikan contoh bangunan pompa,” kata Mentan Andi Amran.

Baca Juga:  Harga Beras Melonjak di Sumedang, Pembeli Kaget

Menurutnya, pompanisasi di Sumedang merupakan contoh pompanisasi terbaik yang dikunjungi.

“Ini cara pasang pompanya dan terbaik hasilnya selama kami keliling. Kami minta kepada seluruh jajaran Kementan pemasangan pompa di Sumedang menjadi contoh di seluruh Indonesia ini yang benar,” ungkapnya.

Mentan menyebutkan, potensi sawah di Jawa Barat seluas 343 ribu hektare. Maka jika 300 ribu hektar bisa diairi, maka akan meningkatkan produktivitas padi hingga 200 persen, dan nilainya mencapai Rp 15 triliun.

Baca Juga:  Asal-Usul Karedok, dari Desa di Sumedang hingga Jadi Ikon Kuliner Sunda

“Bisa dibayangkan kalau Rp 15 triliun ini bergerak maka akan ada multiplayer efek, ekonomi bergerak di tingkat desa dan menjadi kebahagian petani,” tandasnya.

Sebagai informasi, saat kunjungan ke Sumedang, Mentan menyerahkan bantuan Rp 7,06 miliar untuk Sumedang. Bantuan itu berupa benih padi senilai Rp 2,02 miliar untuk 5.945 hektare, benih jagung untuk 5.131 hektare senilai Rp 4,61 miliar dan satu unit mesin perontok padi senilai senilai Rp 430 juta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar

Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak

Anak Mantan Cuci Piring Jadi Wali Kota Kanada! Kisah Alvin Tedjo Bikin Gempar!

Bandung Digital Safety Forum 2026 Dorong Jurnalis Aktif Cegah Kejahatan Digital Berbasis AI

Polrestabes Bandung Imbau Demonstran Tertib, 13 Orang Diamankan Terkait Insiden 20 Oktober

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.