Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Senin, 14 September 2026 01:00 WIB

Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi

Minggu, 13 September 2026 19:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
  • Jadwal Persib Bikin Deg-degan: Persija Baru Lewat, FC Seoul Sudah Menunggu di Korea
  • Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menteri UMKM Datangi KPK, Klarifikasi Polemik Surat Istri: Ini Bentuk Tanggung Jawab Saya

By Aga GustianaJumat, 4 Juli 2025 17:19 WIB2 Mins Read
viral surat istri menteri UMKM
Agustina Hastarini, atau yang lebih dikenal dengan Tina Astari, istri dari Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (4/7/2025) sore, untuk memberikan klarifikasi terkait kontroversi yang melibatkan istrinya, Agustina Hastarini.

Maman tiba sekitar pukul 15.00 WIB, mengenakan kemeja batik dan menumpangi mobil dinas Toyota Alphard berpelat RI 27.

Dalam keterangannya kepada awak media, Maman menegaskan bahwa kedatangannya ke KPK merupakan inisiatif pribadi. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk tanggung jawab moral atas isu yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

“Kehadiran saya ke KPK, saya ingin sampaikan atas inisiatif saya pribadi. Kapasitas saya sebagai Menteri UMKM, dan ini adalah bentuk pertanggungjawaban saya kepada bangsa dan negara,” ujar Maman di depan gedung KPK.

Baca Juga:  Lantik Pimpinan dan Dewas KPK, Prabowo Minta Berantas Pemborosan dan Tindak Korupsi

Maman mengaku telah membawa sejumlah dokumen untuk diserahkan langsung kepada pihak KPK. Ia berharap dokumen tersebut dapat membantu menjernihkan polemik yang melibatkan keluarganya.

“Saya berinisiatif sendiri ingin menyerahkan beberapa dokumen untuk menuntaskan polemik isu yang beberapa hari ini berkembang terhadap diri saya dan keluarga saya,” jelasnya.

Setelah bertemu dengan salah satu deputi di KPK, Maman berjanji akan memberikan keterangan lebih lanjut kepada media.

Baca Juga:  KPK Tetapkan 5 Tersangka dalam Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, Kerugian Capai Rp222 Miliar

“Nanti untuk lebih jelasnya, saya mohon kepada teman-teman bisa tunggu sebentar, kasih saya waktu sedikit untuk menjelaskan dan menyampaikan beberapa dokumen yang saya miliki terkait keberangkatan keluarga saya, oke,” imbuhnya.

Latar Belakang Polemik

Langkah Maman ini merupakan respons atas beredarnya sebuah surat berkop Kementerian UMKM di media sosial. Surat tersebut memicu polemik karena menyebutkan adanya “Kunjungan Istri Menteri UMKM Republik Indonesia” ke sejumlah negara di Eropa.

Dalam surat itu, nama Agustina Hastarini, istri Maman Abdurrahman, tercantum sebagai peserta dalam rombongan kunjungan yang diklaim sebagai misi budaya. Destinasi perjalanan yang dijadwalkan berlangsung dari 30 Juni hingga 14 Juli 2025 itu mencakup Istanbul, Pomorie, Sofia, Amsterdam, Brussels, Paris, Lucerne, dan Milan.

Baca Juga:  Modus Licik! Pelunasan Haji Dibuat Mepet Agar Kuota Bisa Dijual

Surat elektronik tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian UMKM, Arif Rahman Hakim, dan berisi permohonan kepada perwakilan diplomatik RI di negara-negara tujuan untuk memberikan pendampingan kepada rombongan Agustina.

Kontroversi mencuat karena isi surat itu dinilai menimbulkan kesan bahwa fasilitas negara digunakan untuk kepentingan pribadi, sehingga memunculkan pertanyaan publik mengenai etika dan akuntabilitas pejabat negara.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Bukan Sekadar Sertifikat! Abah Ucu Ungkap Alasan 125 Juru Masak SPPG Wajib Kompeten

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.