Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP

Kamis, 6 Agustus 2026 16:38 WIB

Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan

Kamis, 6 Agustus 2026 16:38 WIB

Igor Tolic Buka Peluang Mariano Peralta Starter di Final Persib vs Persebaya, Ini Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 16:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP
  • Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan
  • Igor Tolic Buka Peluang Mariano Peralta Starter di Final Persib vs Persebaya, Ini Alasannya
  • SDN 026 Bojongloa Sempat Digembok Ahli Waris, Disdik Bandung Siapkan Relokasi
  • Jadwal Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya: Jam Tayang dan Link Live Streaming
  • Viral Penemuan Bayi 8 Bulan di Pangandaran, Sejumlah Warga Berebut Adopsi
  • Pria Asal Cimahi Diringkus Polisi Gara-gara Edit Video Prabowo Pakai AI
  • PT BDS Pastikan Hak Vendor Dibayar, Dana Pailit PT CFR Disalurkan 100 Persen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menyiapkan Garda Terdepan: Demokrat Jabar Latih Saksi Pemilu 2029

By Aga GustianaSabtu, 25 Oktober 2025 20:51 WIB3 Mins Read
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka menghadapi Pemilu 2029, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat telah memulai langkah konkret melalui kegiatan Pendidikan Politik Badan Saksi Daerah. Partai berlambang mercy itu menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas serta kejujuran dalam penyelenggaraan pemilu.

Herman Khaeron, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, menekankan peran vital saksi sebagai garda terdepan dalam memastikan suara rakyat terjaga. Menurut Herman, saksi bukan sekadar alat politik, melainkan instrumen penting untuk menjamin pemilu berlangsung langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL).

“Saksi bukan hanya untuk kepentingan partai, tapi juga untuk kepentingan demokrasi yang lebih sehat. Saksi menjamin pemilu berlangsung jujur dan adil, serta membantu memastikan penyelenggara pemilu menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Herman saat acara di Bandung, Sabtu (25/10/2025).

Herman menambahkan, pembentukan dan pelatihan saksi perlu dilakukan jauh-jauh hari sebelum pemilu digelar. Untuk itu, Partai Demokrat telah menyiapkan struktur Badan Saksi Nasional secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Para saksi akan mendapat pelatihan intensif agar siap mengawal suara rakyat di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kami sudah memiliki struktur Badan Saksi Nasional di tingkat pusat, daerah, dan cabang. Para saksi akan dibekali ilmu, keterampilan, dan sikap yang baik agar siap mengawal suara rakyat hingga tingkat TPS,” terang Herman.

Herman juga menekankan sejumlah kriteria dasar yang harus dimiliki saksi, seperti kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat, kemampuan membaca dan menulis, serta pemahaman mengenai kondisi sosial masyarakat. Ia mengapresiasi langkah DPD Demokrat Jabar yang mulai mengadakan iuran internal guna mendukung kesiapan logistik saksi.

“Kami ingin saksi menjadi bagian dari instrumen partai yang berkualitas. DPD Demokrat Jabar sudah mulai melakukan persiapan, termasuk iuran untuk kebutuhan saksi. Ini bentuk tanggung jawab bersama,” jelas Herman.

Anton Sukartono Suratto, Ketua DPD Demokrat Jawa Barat, menambahkan bahwa pelatihan saksi akan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Tujuannya adalah agar saksi benar-benar siap menghadapi kondisi di TPS dan mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan.

“Kami tidak ingin sistem ‘kebut semalam’ seperti pemilu sebelumnya terulang. Sekarang kita siapkan saksi jauh-jauh hari. Mereka akan dilatih, disimulasikan bagaimana kondisi di TPS, dan dibekali kemampuan menghadapi berbagai kemungkinan,” tegas Anton.

Anton menjelaskan, saksi yang direkrut diutamakan warga setempat yang memiliki KTA Demokrat dan mampu memanfaatkan telepon seluler untuk melaporkan hasil perhitungan suara secara cepat dan tepat.

“Ini ada 3 tahun lagi kita persiapkan nama-namanya yang tinggal di situ, ber-KTA Demokrat, dan memiliki handphone. Jadi kita akan training mereka bagaimana menjadi saksi, kalau ada permasalahan seperti apa, kita bikin semacam simulasi. Situasi di TPS seperti apa, mereka harus siap,” pungkas Anton.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anton Sukartono Suratto Badan Saksi Nasional Demokrat Jabar Herman Khaeron Pemilu 2029 Saksi Pemilu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP

Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan

SDN 026 Bojongloa Sempat Digembok Ahli Waris, Disdik Bandung Siapkan Relokasi

Ilustrasi bayi

Viral Penemuan Bayi 8 Bulan di Pangandaran, Sejumlah Warga Berebut Adopsi

Pria Asal Cimahi Diringkus Polisi Gara-gara Edit Video Prabowo Pakai AI

PT BDS Pastikan Hak Vendor Dibayar, Dana Pailit PT CFR Disalurkan 100 Persen

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.