Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dekat dengan Bintang Liverpool, Lucho Persib Ternyata Punya Keluarga Sepak Bola Elite

Minggu, 21 Juni 2026 10:32 WIB

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Minggu, 21 Juni 2026 10:10 WIB

Spanyol vs Arab Saudi Malam Ini! Yamal Starter, La Roja Diprediksi Pesta Gol

Minggu, 21 Juni 2026 09:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dekat dengan Bintang Liverpool, Lucho Persib Ternyata Punya Keluarga Sepak Bola Elite
  • Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam
  • Spanyol vs Arab Saudi Malam Ini! Yamal Starter, La Roja Diprediksi Pesta Gol
  • Harga Emas Hari Ini 21 Juni 2026, Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram? Cek Daftar Lengkapnya
  • Cek Link DANA Kaget Hari Ini 21 Juni 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair ke Dompet Digital
  • Siap-siap Borong Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 21 Juni 2026
  • Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 21 Juni 2026, Ada Skin Senjata Keren
  • Heboh Tautan Pendaftaran CPNS 2026 di Medsos, Benarkah Sudah Dibuka? Cek Fakta dari BKN
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 21 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menyiapkan Garda Terdepan: Demokrat Jabar Latih Saksi Pemilu 2029

By Aga GustianaSabtu, 25 Oktober 2025 20:51 WIB3 Mins Read
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka menghadapi Pemilu 2029, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat telah memulai langkah konkret melalui kegiatan Pendidikan Politik Badan Saksi Daerah. Partai berlambang mercy itu menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas serta kejujuran dalam penyelenggaraan pemilu.

Herman Khaeron, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, menekankan peran vital saksi sebagai garda terdepan dalam memastikan suara rakyat terjaga. Menurut Herman, saksi bukan sekadar alat politik, melainkan instrumen penting untuk menjamin pemilu berlangsung langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL).

“Saksi bukan hanya untuk kepentingan partai, tapi juga untuk kepentingan demokrasi yang lebih sehat. Saksi menjamin pemilu berlangsung jujur dan adil, serta membantu memastikan penyelenggara pemilu menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Herman saat acara di Bandung, Sabtu (25/10/2025).

Herman menambahkan, pembentukan dan pelatihan saksi perlu dilakukan jauh-jauh hari sebelum pemilu digelar. Untuk itu, Partai Demokrat telah menyiapkan struktur Badan Saksi Nasional secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Para saksi akan mendapat pelatihan intensif agar siap mengawal suara rakyat di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga:  Seperti Pilpres, Golkar dan Demokrat Buka Kemungkinan Koalisi di Pilkada Jabar 2024

“Kami sudah memiliki struktur Badan Saksi Nasional di tingkat pusat, daerah, dan cabang. Para saksi akan dibekali ilmu, keterampilan, dan sikap yang baik agar siap mengawal suara rakyat hingga tingkat TPS,” terang Herman.

Herman juga menekankan sejumlah kriteria dasar yang harus dimiliki saksi, seperti kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat, kemampuan membaca dan menulis, serta pemahaman mengenai kondisi sosial masyarakat. Ia mengapresiasi langkah DPD Demokrat Jabar yang mulai mengadakan iuran internal guna mendukung kesiapan logistik saksi.

Baca Juga:  Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Muchdi PR Menunjuk Nuke Purwani sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Jawa Barat

“Kami ingin saksi menjadi bagian dari instrumen partai yang berkualitas. DPD Demokrat Jabar sudah mulai melakukan persiapan, termasuk iuran untuk kebutuhan saksi. Ini bentuk tanggung jawab bersama,” jelas Herman.

Anton Sukartono Suratto, Ketua DPD Demokrat Jawa Barat, menambahkan bahwa pelatihan saksi akan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Tujuannya adalah agar saksi benar-benar siap menghadapi kondisi di TPS dan mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan.

“Kami tidak ingin sistem ‘kebut semalam’ seperti pemilu sebelumnya terulang. Sekarang kita siapkan saksi jauh-jauh hari. Mereka akan dilatih, disimulasikan bagaimana kondisi di TPS, dan dibekali kemampuan menghadapi berbagai kemungkinan,” tegas Anton.

Baca Juga:  PSI Jawa Barat Gelar Rakerwil, Fokus Perkuat Struktur Menuju Pemilu 2029

Anton menjelaskan, saksi yang direkrut diutamakan warga setempat yang memiliki KTA Demokrat dan mampu memanfaatkan telepon seluler untuk melaporkan hasil perhitungan suara secara cepat dan tepat.

“Ini ada 3 tahun lagi kita persiapkan nama-namanya yang tinggal di situ, ber-KTA Demokrat, dan memiliki handphone. Jadi kita akan training mereka bagaimana menjadi saksi, kalau ada permasalahan seperti apa, kita bikin semacam simulasi. Situasi di TPS seperti apa, mereka harus siap,” pungkas Anton.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anton Sukartono Suratto Badan Saksi Nasional Demokrat Jabar Herman Khaeron Pemilu 2029 Saksi Pemilu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.