Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 22:16 WIB

Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI

Sabtu, 1 Agustus 2026 21:57 WIB

Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 21:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
  • Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Minta Maaf, Pendukung Persikas Ngonten Bareng Gubernur Dedi Mulyadi

By SusanaMinggu, 1 Juni 2025 10:00 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi bertemu dengan suporter Persikas. (Foto: Instagram/Dedi Mulyadi)
ADVERTISEMENT

bukamata. id – Suasana haru dan penuh introspeksi menyelimuti pertemuan antara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan sejumlah pendukung Persikas Subang.

Dalam pertemuan yang berlangsung di tengah suasana akrab namun tegas itu, Dedi Mulyadi memberikan penjelasan gamblang mengenai polemik pengelolaan klub sepak bola daerah, termasuk alasan di balik keputusan melepas kepemilikan Persikas.

Dedi menegaskan bahwa Persikas, seperti halnya klub profesional lainnya telah berstatus sebagai badan usaha berbentuk Perseroan Terbatas (PT), sehingga tidak lagi bisa dibiayai dengan dana publik.

“Persikas itu milik PT. Anda harus tahu, kalau sepak bola sudah masuk liga profesional, maka kepemilikannya jadi perusahaan. Seperti Persib itu milik PT. Maka saya tidak pakai APBD untuk menyumbang ke Persib. Karena mereka tidak boleh dibantu dengan uang negara. Kalau untung, ya perusahaannya yang untung. Kalau rugi, ya itu tanggung jawab perusahaan,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi, Minggu (1//6/2025).

Tak hanya soal kepemilikan, Dedi juga menyoroti sikap beberapa pendukung yang dianggap kurang peka terhadap kondisi sosial di sekitar mereka.

Ia menyesalkan adanya aksi dukungan berlebihan di tengah situasi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.

“Kamu sadar gak bahwa kemarin itu mengolok-olokkan? Ada orang lagi nangis, ada yang susah makan, tapi kalian malah teriak-teriak yel-yel kayak suporter profesional. Kalian ini masih menganggur, kenapa tidak membantu orang tua? Kenapa tidak produktif? Hobi itu harus ada dasarnya, termasuk dari segi keuangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dedi juga mengungkap alasan utama mengapa Persikas dijual. Menurutnya, tantangan finansial menjadi kendala utama dalam pengelolaan klub sepak bola daerah.

“Tau nggak kenapa Persikas dijual? Karena tidak ada dana untuk mengelolanya. Mengurus klub bola itu susah. Tidak akan ada sponsor sebelum klub jadi besar,” jelasnya.

Dalam suasana penuh kejujuran itu, salah satu suporter menyampaikan permohonan maaf atas sikap mereka yang dianggap kurang bijak.

“Kami mau minta maaf, Pak. Kami berharap Persikas tidak diakuisisi oleh pihak luar,” ucapnya.

Mendengar permintaan tersebut, Dedi dengan bijak memberikan respon.

“Nya geus dihampura, da can harideng kabeh ge,” tuturnya sambil tersenyum.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi, yang tengah menghadiri acara Nganjang Ka Warga di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, mendadak berubah tegang pada Rabu malam (28/5/2025).

Gubernur Jabar itu, tiba-tiba meluapkan emosinya di hadapan warga. Pemicunya, sekelompok suporter Persikas Subang meneriakkan yel-yel dan membentangkan spanduk di tengah forum yang sedianya menjadi ruang dialog antara Dedi dan masyarakat.

“Hei, berhenti kamu! Ini bukan forum Persikas, ini forum saya. Siapa kamu? Turunkan spanduknya, turunkan,” teriak Dedi dengan suara tinggi yang menggema ke seluruh penjuru acara.

“Jangan sok jago di sini kamu! Nggak mikir kamu! Ini bukan forum Persikas, ini forum saya dengan rakyat. Mikir kamu,” tegasnya, menunjuk langsung ke arah kerumunan.

Momen tersebut sontak viral di media sosial. Tayangan langsung dari akun YouTube Humas Jabar membuat insiden itu jadi sorotan publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi minta maaf Persikas Subang suporter
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.