Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Miris! Bayi Meninggal Kelaparan, Ibunya Malah Sibuk Ulang Tahun

By Aga GustianaSabtu, 8 Februari 2025 20:34 WIB3 Mins Read
Ilustrasi bayi. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang ibu tega meninggalkan bayinya selama enam hari karena sibuk merayakan ulang tahunnya. Sang bayi pun meninggal dunia karena kelaparan.

Melansir Mirror UK, kabar kepergian Asiah mengejutkan warganet. Menurut informasi, ibu Asiah yang masih remaja, meninggalkannya selama enam hari untuk merayakan ultah ke-18 tahunnya.

Kudi meninggalkan putrinya yang berusia 20 bulan sendirian di rumah flat mereka di Brighton pada tanggal 5 Desember 2019. Rekaman CCTV yang diambil di Gocher Court, tempat Kudi dan Asiah tinggal, menunjukkan sang ibu meninggalkan kompleks tersebut, mengenakan celana jins biru dan kaus hitam. Lengkap dengan tas hitam di bahunya.

Dari sana, Kudi pergi ke London dan merayakan waktu bersama pacarnya. Gambar yang diambil dari ponselnya dua hari kemudian, pada tanggal 8 Desember, menunjukkan dia berpesta di sebuah konser di Elephant and Castle, London. Rambutnya dikuncir kuda tinggi dan dia mengenakan gaun oranye terang dengan pita di pergelangan tangannya.

Baca Juga:  Durhaka! Anak di Sukabumi Habisi Nyawa Ibunya Pakai Alat Garpu Tanah

Diketahui dari sidang, Kudi sempat menghadiri konser 1990s sampai jam 4 pagi. Bahkan ada DJ yang mengumumkan ulang tahunnya. Pada tanggal 9 Desember, dia pergi ke sebuah pesta ulang tahun di Coventry. Dia melakukan perjalanan kembali ke London keesokan harinya sebelum kembali ke East Sussex pada tanggal 11 Desember dan menemukan jasad Asiah di tempat tidurnya.

Bukannya buru-buru, ibu muda itu menunggu tiga jam untuk menelepon 999 dan memberi tahu operator.

“Tolong, bayiku tidak bangun,” ujarnya.

Petugas ambulans tiba di flat tak lama setelah itu dan menemukan Asiah sudah tidak sadarkan diri. Mereka segera membawa Asiah ke Royal Alexandra Children’s Hospital di kota itu, tetapi petugas medis tidak dapat menyelamatkannya.

Pemeriksaan post-mortem menentukan penyebab kematian Asiah adalah kelalaian. Penyebab kematian Asiah adalah kombinasi dari kelaparan, dehidrasi, dan flu.

Baca Juga:  Aksi Heroik Ibu Hamil Tumbangkan Begal di Tasik

Yang mengejutkannya lagi, itu bukan pertama kalinya Kudi meninggalkan Asiah sendirian. Sebelumnya, dalam sidang pengadilan, Asiah telah ditinggalkan setidaknya belasan kali. Pada 23 Oktober 2019, Asiah ditinggalkan selama tujuh jam dan sekali lagi pada 7 November selama 11 jam. Di lain waktu, Asiah ditinggalkan selama 17 jam.

Kudi dengan gelisah mencoba menutupi kejahatannya setelah kembali ke rumah dan mendapati putrinya telah meninggal. Sebelum mengakui pembunuhan, dia menyebarkan kebohongan tentang keberadaannya. Dia mengklaim bahwa ibunya menjaga Asiah saat dia menghadiri pesta di London, Coventry, dan Solihull, meskipun hubungannya dengan keluarganya sudah lama renggang.

Setelah menemukan Asiah meninggal, Kudi mengklaim putrinya tidak enak badan sepanjang hari dan tertidur setelah makan pisang dan minum susu. Dia kemudian mengatakan dia tidak pernah bangun lagi. Namun ketika polisi menunjukkan CCTV yang mengonfirmasi bahwa dia meninggalkan flat selama enam hari, Kudi mengubah ceritanya.

Baca Juga:  Viral! Dikira Sudah Meninggal, Ojol Ini Terbangun saat Hendak Dimasukkan ke Kantong Jenazah

Pada hari Asiah ditemukan meninggal, Kudi sempat-sempatnya mencuit tentang penjualan tiket untuk sebuah pertunjukkan mendatang. Pada pukul 9.32 pagi, dia memposting di Twitter: “Tiga tiket lil durk yang masih berlaku untuk tanggal 3 Februari. DM saya”. Akunnya @veeeldn kemudian dihapus.

“Ia adalah seorang anak yang tidak berdaya dan sangat bergantung pada Anda sebagai ibunya untuk memenuhi kebutuhannya. Sungguh tak tertahankan membayangkan penderitaannya di hari-hari terakhir hidupnya, penderitaan yang ia tanggung agar Anda dapat merayakan ulang tahun Anda dan ulang tahun teman-teman Anda sebagai seorang remaja yang riang,” kata Hakim Laing.

Pada bulan Agustus 2021, Kudi dipenjara selama sembilan tahun setelah mengakui pembunuhan dan akan menjalani dua pertiga hukumannya di penjara sebelum dibebaskan dengan izin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bayi ibu meninggal dunia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.