Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 05:00 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima

Jumat, 31 Juli 2026 04:00 WIB

Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!

Jumat, 31 Juli 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Juara! Ini Alasan Igor Tolic Pilih Lindungi Pemain Persib di Piala Presiden 2026
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Juli 2026 Cair Lagi? Ini Fakta Terbaru, Syarat, dan Cara Cek Penerima
  • Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!
  • Bos FIFA Gianni Infantino Buka Suara Soal Wacana Jual Saham Piala Dunia
  • Ayah di Bandung Barat Tega Siksa Anak Kandung Usia 5 Tahun hingga Berdarah-darah
  • Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi
  • Bansos Kemensos Tahap 3 Juli-September 2026 Cair! Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Misteri Burung Sirit Uncuing: Pertanda Kematian hingga Kisah Cinta Tragis

By Aga GustianaSenin, 5 Mei 2025 12:40 WIB3 Mins Read
Burung Sirit Uncuing. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah kekayaan budaya Sunda dan masyarakat Jawa, terdapat satu makhluk kecil bersayap yang kehadirannya memunculkan beragam mitos dan kepercayaan, burung Sirit Uncuing. Meski berukuran mungil dan tampak biasa, burung ini diyakini sebagai pertanda kematian dan bahkan dianggap lebih “mistis” dibanding burung hantu Bueuk.

Burung yang dikenal juga dengan sebutan Wiwik Kelabu atau Kedasih ini memiliki nama yang beragam dalam dialek Sunda, seperti Sit Uncuing, Siit Uncuing, atau Sit Incuing. Suaranya yang melengking panjang, lirih dan menyayat, kerap dikaitkan dengan kabar duka.

Secara ilmiah, Sirit Uncuing adalah Cacomantis merulinus, anggota famili Cuculidae. Burung ini memiliki panjang sekitar 21 cm, dengan bulu abu-abu di kepala dan warna merah sawo-matang pada ekor serta perutnya. Namun di balik tampilannya yang sederhana, kisah-kisah yang menyertainya penuh nuansa mistis dan simbolis.

5 Mitos Populer Tentang Sirit Uncuing

1. Jelmaan Lelaki Patah Hati

Salah satu mitos paling populer menyebut burung ini sebagai jelmaan seorang pria yang kehilangan kekasihnya karena direbut anak raja. Dalam keputusasaan, ia berubah menjadi burung dan terbang dari satu tempat ke tempat lain, mencari sang pujaan hati sambil mengeluarkan suara pilu. Kisah ini tercatat dalam buku Ki Santri Gagal, yang kemudian diterjemahkan menjadi Bung Santri Gagal oleh Zaenal Hakim (Depdiknas, 2007).

2. Roh Perempuan yang Tidak Menikah

Dalam dialek Sunda, “Siit” juga mengacu pada hantu perempuan yang meninggal tanpa pernah menikah. Menurut kepercayaan, karena rasa sedih yang mendalam, roh tersebut berubah menjadi burung dengan suara melengking bernama Uncuing. Dari sinilah lahir istilah Siit Uncuing, sebagai representasi duka abadi.

3. Pembawa Kabar Kematian

Jika di budaya Barat burung gagak dianggap pembawa nasib buruk, maka di tanah Sunda, Sirit Uncuing berperan serupa. Suaranya yang menyayat dianggap sebagai tanda akan datangnya kematian di sekitar tempat burung itu bersuara.

4. Suaranya Merinding di Siang Hari

Berbeda dengan burung hantu pada umumnya, Sirit Uncuing aktif bersuara di siang hari. Namun suara lirih dan mendayunya tetap membuat merinding siapa pun yang mendengarnya, seolah membawa pesan dari alam gaib, bahkan di bawah terik matahari.

5. Terdengar Tapi Sulit Dilihat

Salah satu hal yang membuat burung ini kian misterius adalah kebiasaannya bersuara tanpa terlihat. Ia sering bersembunyi di balik tajuk pepohonan saat berbunyi. Meski demikian, burung ini aktif berburu serangga, laba-laba, bahkan buah kecil di sekitar semak-semak.

Sirit Uncuing bukan sekadar burung biasa dalam kebudayaan Sunda. Keberadaannya merekam jejak kepercayaan lokal tentang cinta, kematian, dan kehidupan spiritual masyarakat. Meski kini dunia terus modern, suara lirihnya tetap membangkitkan rasa waspada, seakan membawa pesan dari masa silam yang belum usai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

mitos sirit uncuing Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kode Redeem FF 31 Juli 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Free Fire Hari Ini!

Pembeli Ngamuk Gara-gara Salih Input? Kisah Tragis Mbak Kasir di Kediri yang Bikin Netizen Emosi

Heboh! BTS Tolak Grammy 2027, Ada Apa?

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Link DANA Kaget Hari Ini 30 Juli 2026 Diburu, Begini Cara Klaim Saldo Gratis sebelum Habis

Jeje Slebew Comeback Bawa Kabar Mencekam: Badan Penuh Lebam Tanpa Sebab, Ngaku Kena Santet?

WhatsApp Bikin Gebrakan! Kini Bisa Video Call dari Browser Tanpa Download Aplikasi

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Jakarta Lumpuh Total! Dihujat Warga, Acara Willie Salim dan Emak Gila Ternyata Ilegal!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.