Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Minggu, 27 September 2026 12:39 WIB

Cari Cafe Estetik di Bandung? Ini 5 Tempat Ngopi yang Wajib Masuk Daftar

Minggu, 27 September 2026 12:05 WIB

Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026

Minggu, 27 September 2026 11:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan
  • Cari Cafe Estetik di Bandung? Ini 5 Tempat Ngopi yang Wajib Masuk Daftar
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, Ini Jadwal Lengkap Laga Panas FIFA ASEAN Cup 2026
  • Persib Masuk Periode Berat, Marc Klok Minta Pemain Jaga Fisik dan Mental
  • Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini
  • Harga Emas Antam Hari Ini 27 September 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,61 Juta
  • Kisah Pahit Manis Rahmat Erwin: Dulu Kurang Diperhatikan, Kini Jadi Pahlawan Emas Indonesia
  • Jadwal & Cara Cair Bansos PKH-BPNT Tahap IV 2026: Simak Syarat dan Dokumen yang Wajib Dibawa!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Misteri Burung Sirit Uncuing: Pertanda Kematian hingga Kisah Cinta Tragis

By Aga GustianaSenin, 5 Mei 2025 12:40 WIB3 Mins Read
Burung Sirit Uncuing. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah kekayaan budaya Sunda dan masyarakat Jawa, terdapat satu makhluk kecil bersayap yang kehadirannya memunculkan beragam mitos dan kepercayaan, burung Sirit Uncuing. Meski berukuran mungil dan tampak biasa, burung ini diyakini sebagai pertanda kematian dan bahkan dianggap lebih “mistis” dibanding burung hantu Bueuk.

Burung yang dikenal juga dengan sebutan Wiwik Kelabu atau Kedasih ini memiliki nama yang beragam dalam dialek Sunda, seperti Sit Uncuing, Siit Uncuing, atau Sit Incuing. Suaranya yang melengking panjang, lirih dan menyayat, kerap dikaitkan dengan kabar duka.

Secara ilmiah, Sirit Uncuing adalah Cacomantis merulinus, anggota famili Cuculidae. Burung ini memiliki panjang sekitar 21 cm, dengan bulu abu-abu di kepala dan warna merah sawo-matang pada ekor serta perutnya. Namun di balik tampilannya yang sederhana, kisah-kisah yang menyertainya penuh nuansa mistis dan simbolis.

Baca Juga:  Jejak Panjang Tatar Sunda: Dari Kerajaan Kuno Hingga Lahirnya Provinsi Jawa Barat

5 Mitos Populer Tentang Sirit Uncuing

1. Jelmaan Lelaki Patah Hati

Salah satu mitos paling populer menyebut burung ini sebagai jelmaan seorang pria yang kehilangan kekasihnya karena direbut anak raja. Dalam keputusasaan, ia berubah menjadi burung dan terbang dari satu tempat ke tempat lain, mencari sang pujaan hati sambil mengeluarkan suara pilu. Kisah ini tercatat dalam buku Ki Santri Gagal, yang kemudian diterjemahkan menjadi Bung Santri Gagal oleh Zaenal Hakim (Depdiknas, 2007).

2. Roh Perempuan yang Tidak Menikah

Dalam dialek Sunda, “Siit” juga mengacu pada hantu perempuan yang meninggal tanpa pernah menikah. Menurut kepercayaan, karena rasa sedih yang mendalam, roh tersebut berubah menjadi burung dengan suara melengking bernama Uncuing. Dari sinilah lahir istilah Siit Uncuing, sebagai representasi duka abadi.

Baca Juga:  Alyssa Daguise Ternyata Berdarah Sunda, Ini Profil Sang Ibu Risa Dewi dari Garut

3. Pembawa Kabar Kematian

Jika di budaya Barat burung gagak dianggap pembawa nasib buruk, maka di tanah Sunda, Sirit Uncuing berperan serupa. Suaranya yang menyayat dianggap sebagai tanda akan datangnya kematian di sekitar tempat burung itu bersuara.

4. Suaranya Merinding di Siang Hari

Berbeda dengan burung hantu pada umumnya, Sirit Uncuing aktif bersuara di siang hari. Namun suara lirih dan mendayunya tetap membuat merinding siapa pun yang mendengarnya, seolah membawa pesan dari alam gaib, bahkan di bawah terik matahari.

Baca Juga:  Kesempatan 'Urang Sunda' Menjadi Wakil Presiden Setelah Umar Wirahadikusumah

5. Terdengar Tapi Sulit Dilihat

Salah satu hal yang membuat burung ini kian misterius adalah kebiasaannya bersuara tanpa terlihat. Ia sering bersembunyi di balik tajuk pepohonan saat berbunyi. Meski demikian, burung ini aktif berburu serangga, laba-laba, bahkan buah kecil di sekitar semak-semak.

Sirit Uncuing bukan sekadar burung biasa dalam kebudayaan Sunda. Keberadaannya merekam jejak kepercayaan lokal tentang cinta, kematian, dan kehidupan spiritual masyarakat. Meski kini dunia terus modern, suara lirihnya tetap membangkitkan rasa waspada, seakan membawa pesan dari masa silam yang belum usai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cari Cafe Estetik di Bandung? Ini 5 Tempat Ngopi yang Wajib Masuk Daftar

Harga Emas Antam Hari Ini 27 September 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,61 Juta

Bansos

Jadwal & Cara Cair Bansos PKH-BPNT Tahap IV 2026: Simak Syarat dan Dokumen yang Wajib Dibawa!

Jangan Cuma Puncak! Ini 15 Destinasi Wisata Cianjur Paling Hits dari Air Terjun hingga Pantai Eksotis

3 Tempat Nongkrong Hits di Cianjur Terbaru 2026, Menu Lezat Harga Mulai Belasan Ribu!

Spot kuliner malam di Bandung

Rekomendasi Kuliner Malam Bandung Paling Legendaris yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan!

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.