Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liverpool Dibantai 3-0 di Anfield! Manchester City Kudeta Arsenal dari Puncak Liga Inggris

Senin, 12 Oktober 2026 11:32 WIB
Ilustrasi korban meninggal.

Misteri Hilangnya Driver Taksi Online di Sumedang Terungkap, Yogi Ditemukan Terkubur di Kebun Teh

Senin, 12 Oktober 2026 11:04 WIB

Kakang Dihujat Usai Persib Imbang, Marc Klok Pasang Badan: Kami Bertaruh Nyawa

Senin, 12 Oktober 2026 10:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liverpool Dibantai 3-0 di Anfield! Manchester City Kudeta Arsenal dari Puncak Liga Inggris
  • Misteri Hilangnya Driver Taksi Online di Sumedang Terungkap, Yogi Ditemukan Terkubur di Kebun Teh
  • Kakang Dihujat Usai Persib Imbang, Marc Klok Pasang Badan: Kami Bertaruh Nyawa
  • Terkuak! Ini Sosok Terduga Dalang Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
  • Mirip Maarten Paes? Kiper Cilik yang Viral Latihan di Kasur Ini Raih Penghargaan Bergengsi
  • Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, 1 Gram Dibanderol Rp2.631.000
  • Igor Tolic Terpukau! Persib Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Mentalitas Pemain Dipuji
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Hilangnya Driver Taksi Online di Sumedang Terungkap, Yogi Ditemukan Terkubur di Kebun Teh

By SusanaSenin, 12 Oktober 2026 11:04 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal.
Ilustrasi korban meninggal. (Ilustrasi Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang pengemudi taksi online bernama Yogi Sarapudin (35) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak bisa dihubungi sejak Kamis (8/10/2026).

Polisi mengungkap Yogi diduga menjadi korban pembunuhan. Dalam penanganan kasus tersebut, Satreskrim Polres Sumedang telah mengamankan dua orang berinisial AD (30) dan MIN (17) yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mengatakan kedua orang itu diamankan oleh Tim Unit Respons Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Sumedang.

“Tim URC Resmob Satreskrim Polres Sumedang telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang pengemudi transportasi online,” kata Awang.

Yogi Hilang Usai Diduga Menerima Orderan Fiktif

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Yogi sempat tidak bisa dihubungi oleh keluarga maupun rekan-rekannya. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi taksi online itu diduga menerima pesanan perjalanan menuju kawasan galian di kaki Gunung Tampomas.

Salah seorang rekan korban, Ari Prabawa (27), mengatakan Yogi dilaporkan hilang sejak Kamis malam. Keluarga dan teman-temannya mulai mencari keberadaan korban setelah tidak mendapatkan kabar darinya.

Menurut Ari, sebelum menghilang, Yogi sempat membuat status WhatsApp yang menunjukkan dirinya berada di kawasan galian. Ia juga mendengar adanya dugaan pesanan fiktif melalui aplikasi transportasi online InDrive.

“Dari hari Kamis jam 8 malam dia dilaporin (hilang). Tapi terakhir bikin status WhatsApp itu dia lagi di Galian. Dan diindikasi itu orderan fiktif. Jadi memang ada beberapa orderan di aplikasi InDrive. Itu kayak udah keterima terus di-cancel kayak nyari mangsa gitu. Aku gak tau si Bogin (Yogi) ini dapat orderan itu,” ujar Ari, Minggu (11/10/2026).

Ari menuturkan, Yogi diduga pergi ke kawasan galian pada Kamis sore. Namun, hingga malam hari, korban tak kunjung memberikan kabar.

Istri korban kemudian berusaha mencari keberadaan Yogi sekitar pukul 20.00 WIB. Rekan-rekan korban turut melakukan pencarian, tetapi saat itu mereka masih berharap Yogi bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Jadi dia ke galian katanya sore tuh. Pas malam jam 8 malam tuh istrinya nyari-nyari. Mungkin sudah firasat. Ya sama temen-temen juga ikut nyari. Cuman masih berpikir positif lah kemana gitu. Nah pas besoknya masih belum ada kabar sampe sore,” katanya.

Jasad Yogi Ditemukan Terkubur Sedalam Satu Meter

Setelah menerima laporan orang hilang dan melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menemukan jasad Yogi di kawasan perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.

AKP Awang Munggardijaya membenarkan bahwa jasad korban ditemukan dalam kondisi terkubur. Berdasarkan keterangan kepolisian, jenazah ditemukan di dalam kuburan dengan kedalaman sekitar satu meter.

“Jenazah korban ditemukan terkubur pada kedalaman sekitar satu meter di kawasan Cisoka, Kabupaten Sumedang. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian,” ungkap Awang.

Polisi kemudian membawa jasad korban ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung, untuk menjalani autopsi. Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan penyebab kematian Yogi.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus dugaan pembunuhan terhadap pengemudi taksi online tersebut. Penyidik belum mengungkap secara terperinci kronologi kejadian maupun motif yang melatarbelakangi dugaan kejahatan itu.

“Penyidik masih mendalami motif, peran masing-masing pihak, serta melengkapi alat bukti,” pungkasnya.

Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap peran masing-masing orang yang diamankan serta memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan Yogi ditemukan meninggal dunia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

driver taksi online Sumedang jasad terkubur di Sumedang sopir taksi online tewas Yogi Sarapudin
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terkuak! Ini Sosok Terduga Dalang Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Bisa Capai Rp600.000 untuk Tiga Bulan, Begini Cara Cek Status Penerima

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.