Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kapolda Jabar Berkunjung ke Polrestabes Bandung, Soroti Curanmor hingga Kejahatan Jalanan

Senin, 10 Agustus 2026 15:43 WIB

Indonesia Tak Kebagian Gerhana Matahari Total 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live Streaming

Senin, 10 Agustus 2026 15:22 WIB

Kapolda Jabar Berduka, Anggota Polrestabes Bandung Gugur Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Senin, 10 Agustus 2026 15:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kapolda Jabar Berkunjung ke Polrestabes Bandung, Soroti Curanmor hingga Kejahatan Jalanan
  • Indonesia Tak Kebagian Gerhana Matahari Total 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live Streaming
  • Kapolda Jabar Berduka, Anggota Polrestabes Bandung Gugur Usai Jadi Korban Tabrak Lari
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, 2 Nama Ini Terancam Dicoret dari Liga 1
  • Ijazah Cuma Kertas, Bahlil Adalah Bukti! Presiden Prabowo Ungkap Resep Jadi Menteri, Gak Perlu Sekolah?
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek NIK KTP Anda Sekarang Lewat HP Pakai Cara Ini
  • 4 Curug Cantik di Bandung Raya untuk Healing, Ada yang Bisa Camping dan Trekking
  • Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 10 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Misteri Pohon Kiara Miring, Asal-Usul Nama Kiaracondong di Bandung

By SusanaJumat, 30 Mei 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Flyover Kiaracondong. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kiaracondong merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kota Bandung. Wilayah ini terdiri dari enam kelurahan, yakni Kebon Kangkung, Sukapura, Kebon Jayanti, Babakan Sari, Babakan Surabaya, dan Cicaheum.

Nama “Kiaracondong” sendiri memiliki makna unik yang berasal dari dua kata: Kiara dan Condong. Kiara adalah sejenis pohon raksasa yang tumbuh di hutan dengan batang besar, sementara condong berarti miring.

Kombinasi kedua kata ini menggambarkan pohon kiara besar yang tumbuh miring, pemandangan yang dulunya menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya, masyarakat setempat menggunakan keberadaan pohon kiara yang miring sebagai penanda wilayah. Penamaan ini kemudian diabadikan sebagai nama jalan dan kawasan yang kita kenal hingga kini.

Penjelasan lebih mendalam soal asal-usul nama Kiaracondong juga tercantum dalam Buku Toponimi Kota Bandung karya T. Bachtiar, Etti R.S., dan Tedi Permadi.

Buku tersebut menyebutkan bahwa di masa lalu, kawasan Kiaracondong dipenuhi oleh pohon-pohon kiara yang tumbuh di sepanjang aliran sungai. Beberapa di antaranya tampak miring ke arah sungai atau ke jalan raya, dan menjadi inspirasi dari nama yang digunakan.

“Penamaan ini sesuai dengan cerita lisan yang berkembang di masyarakat. Pada zaman dahulu, wilayah ini memang ditumbuhi pohon kiara di sepanjang sungai yang melintasinya,” demikian dikutip dari laman Instagram resmi Disbudpar Kota Bandung.

Kini, nama jalan Kiaracondong telah resmi berganti menjadi Jalan Ibrahim Adjie. Meski demikian, nama “Kiaracondong” tetap melekat kuat sebagai identitas kawasan yang sarat sejarah di Kota Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal usul Kiaracondong Kota Bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Indonesia Tak Kebagian Gerhana Matahari Total 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton Live Streaming

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek NIK KTP Anda Sekarang Lewat HP Pakai Cara Ini

Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

4 Curug Cantik di Bandung Raya untuk Healing, Ada yang Bisa Camping dan Trekking

Kode Redeem FF Hari Ini 10 Agustus 2026, Klaim Skin dan Diamond Gratis

Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Tetap Rp2,511 Juta per Gram

Bikin Nagih! 4 Rekomendasi Mie Ayam Enak di Bandung, Harganya Mulai Rp17 Ribuan

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.