bukamata.id – Dunia sepak bola kembali dikejutkan dengan insiden yang menimpa gelandang tim nasional Denmark, Christian Eriksen, yang kolaps di tengah pertandingan uji coba internasional melawan Ukraina pada Minggu (7/6/2026) dini hari WIB.
Peristiwa tersebut sontak memicu kepanikan di lapangan dan menghidupkan kembali memori kelam publik pada tragedi Euro 2020, ketika Eriksen juga sempat mengalami henti jantung saat menghadapi Finlandia.
Beruntung, dalam insiden terbaru ini, pemain berusia 34 tahun tersebut dilaporkan dalam kondisi sadar dan stabil setelah mendapatkan penanganan cepat dari tim medis.
Eriksen Sempat Kolaps di Tengah Laga
Federasi Sepak Bola Denmark (DBU) memastikan bahwa Eriksen sempat kehilangan kesadaran sesaat sebelum akhirnya kembali sadar di lapangan.
“Christian Eriksen sadar dan dalam kondisi baik sesuai situasi yang ada saat ini,” tulis DBU melalui akun resmi media sosial X.
Menurut laporan media Denmark, insiden terjadi sekitar 20 menit setelah babak kedua dimulai. Eriksen disebut sempat memegangi dadanya sebelum akhirnya terjatuh di lapangan.
Melihat kejadian tersebut, para pemain Denmark dan Ukraina langsung membentuk lingkaran di sekitar Eriksen agar tim medis dapat memberikan pertolongan tanpa gangguan.
Situasi itu mengingatkan kembali pada momen serupa di Euro 2020, ketika Eriksen harus mendapatkan pertolongan darurat di lapangan.
Reaksi Cepat Pemain dan Tim Medis
Kapten timnas Denmark, Pierre-Emile Hojbjerg, mengaku terkejut melihat rekannya kembali mengalami insiden yang sama.
“Ada lemparan ke dalam, lalu saya melihat Christian jatuh ke lapangan. Kami tahu bagaimana reaksinya dan apa arti situasi itu,” ujar Hojbjerg kepada TV2 Denmark, dikutip Reuters, Senin (8/6/2026).
Ia juga memuji respons cepat seluruh pihak di lapangan yang langsung memberikan pertolongan.
“Semua orang bereaksi sangat cepat dan penuh rasa hormat. Yang terpenting sekarang adalah Christian baik-baik saja,” tambahnya.
Kondisi Eriksen Stabil, Jalani Pemeriksaan Lanjutan
Dokter timnas Denmark, Morten Boesen, menjelaskan bahwa Eriksen sempat tidak sadarkan diri dalam waktu singkat sebelum kembali sadar dan dapat berkomunikasi dengan tim medis.
“Christian dalam kondisi baik dan berjalan keluar lapangan dengan kemampuannya sendiri. Alat pemacu jantungnya bekerja sebagaimana mestinya,” kata Boesen.
Eriksen kemudian langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Pelatih Denmark, Brian Riemer, menegaskan bahwa kondisi pemain Manchester United itu menjadi prioritas utama tim nasional.
“Hal terpenting adalah Christian baik-baik saja. Dia sudah meninggalkan lapangan dan mengirimkan salam kepada seluruh pemain,” ujarnya.
Laga Dihentikan Saat Denmark Unggul
Saat pertandingan dihentikan, Denmark diketahui sedang unggul 2-1 atas Ukraina. Namun, hasil pertandingan tidak lagi menjadi perhatian utama setelah seluruh stadion fokus pada kondisi Eriksen.
Insiden ini kembali menjadi pengingat betapa pentingnya keselamatan pemain dalam dunia sepak bola modern, sekaligus menegaskan bahwa aspek kemanusiaan selalu berada di atas hasil pertandingan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










