bukamata.id – Politisi Partai Golkar, Mukhtarudin, resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Ia menggantikan Abdul Kadir Karding setelah Presiden melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada 8 September 2025.
“Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan,” ujar Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, Senin (8/9/2025).
Pada hari yang sama, Mukhtarudin menjalani pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta.
Profil Singkat Mukhtarudin
Mukhtarudin lahir di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada 11 Maret 1965. Sebelum terjun ke dunia politik melalui Partai Golkar, ia pernah berkarier sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 1990–2002.
Jabatan terakhirnya di ASN adalah Kepala Bidang Promosi Badan Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Setelah mengundurkan diri dari ASN, Mukhtarudin maju sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar. Ia tercatat tiga kali lolos ke Senayan, yakni periode 2004–2009, 2019–2024, dan 2024–2029.
Sebelum menjadi Menteri P2MI, Mukhtarudin menjabat di Komisi VII DPR RI yang membidangi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi.
Harta Kekayaan Mukhtarudin
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Mukhtarudin memiliki harta kekayaan mencapai Rp17.906.597.404 dengan rincian:
- Tanah dan bangunan senilai Rp16.090.000.000
- Alat transportasi dan mesin senilai Rp1.847.735.000
- Kas dan setara kas senilai Rp529.947.404
- Harta lainnya senilai Rp45.000.000
Meski demikian, Mukhtarudin juga tercatat memiliki tanggungan hutang sebesar Rp606.085.000.
Dengan rekam jejak panjang di birokrasi dan legislatif, Mukhtarudin diharapkan dapat memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia melalui kementerian yang kini dipimpinnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










