Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Kamis, 29 Oktober 2026 21:11 WIB

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Kamis, 29 Oktober 2026 21:06 WIB

Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory

Kamis, 29 Oktober 2026 20:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa
  • Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo
  • Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory
  • Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin
  • Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98
  • Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk
  • Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League
  • Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ngeyel Gelar Study Tour, Belasan Kepsek di Jabar Dipanggil Inspektorat!

By SusanaJumat, 28 Februari 2025 14:45 WIB2 Mins Read
study tour
Ilustrasi Study tour. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat memastikan seluruh sekolah di wilayah kerjanya wajib mematuhi larangan study tour atau karya wisata.

Larangan ini sesuai dengan instruksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dan sanksi tegas akan diterapkan bagi sekolah yang melanggar.

Kepala KCD Pendidikan Wilayah VI Jabar, Nonong Winarni, menegaskan bahwa larangan tersebut telah dituangkan dalam Surat Edaran (SE) yang telah disebarkan ke seluruh sekolah di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur.

Menurutnya, selama ini study tour dinilai memberatkan orang tua secara finansial, sementara siswa yang tidak ikut sering diberikan tugas tambahan yang cukup membebani.

Baca Juga:  Demo Pekerja Pariwisata Jabar Ditunda, Tuntutan Revisi Larangan Study Tour Berlanjut

Sebagai alternatif, sekolah diperbolehkan mengadakan outing class atau e-learning di dalam wilayah Jabar, dengan tujuan memperkuat teori yang telah dipelajari di kelas tanpa membebani orang tua.

Nonong juga mengingatkan bahwa sebelum Gubernur Dedi Mulyadi dilantik, pihaknya telah lebih dulu menerbitkan SE yang melarang study tour di tingkat SMA/SMK.

Oleh karena itu, sekolah yang sudah merencanakan karya wisata diminta untuk membatalkan agenda tersebut.

Baca Juga:  Efisiensi ala Dedi Mulyadi Dinilai Abaikan Sektor Riil, Ekonomi Daerah Bisa Terpukul

Sementara itu, sekolah yang telah terlanjur menggelar study tour masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah.

Pengecualian hanya diberikan kepada SMK yang mengadakan kunjungan industri, selama kegiatan tersebut tidak mematok biaya tinggi dan disesuaikan dengan kemampuan orang tua siswa.

Kasus Study Tour SMA 1 Cianjur dalam Penyelidikan

Terkait keberangkatan ratusan siswa SMA 1 Cianjur ke Bali setelah adanya larangan, KCD mendapat informasi bahwa kepala sekolah dan komite sekolah telah dipanggil oleh Inspektorat Daerah (Itda) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar.

Baca Juga:  Dampak Larangan Study Tour: Pelaku Wisata Terjerat Utang, Dedi Mulyadi Dituding Suburkan Rentenir

“Belasan kepala sekolah dan komite sekolah di Jawa Barat sudah dipanggil karena tetap menggelar study tour ke luar daerah. Sanksi tegas akan diterapkan, namun kami masih menunggu keputusan dari Itda dan BKD Jabar,” jelas Nonong, dikutip Jumat (28/2/2025).

Meski demikian, ia memastikan bahwa tidak ada pemecatan terkait pelanggaran ini, meskipun sanksi lainnya masih dalam kajian lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sosro Buka Suara! Investigasi Dugaan Teh Botol Berisi Sabun di Tengah Demo

Bongkar Rekam Jejak Shalima Hakim! Putri Wanda Hamidah yang Nekat Lanjutkan Perjuangan 98

Miris! Pasien Kanker di Cililin Ditandu Lebih dari Sejam karena Ambulans Tak Bisa Masuk

Selalu Bawa Celurit dan Hobi Ajak Tawuran, Ini Pengakuan Pelaku Pembacokan Bobotoh

PKL Bandung Wajib Tahu! Lapak Permanen Dilarang, Jualan Maksimal 12 Jam

Tagih Janji Aksi 20 Oktober, Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Gedung DPRD Jabar

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.