Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?

Senin, 15 Juni 2026 01:00 WIB

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 15 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Malaysia Terancam Sanksi Berat FIFA, Banding FAM Hampir Mustahil

By Aga GustianaSabtu, 25 Oktober 2025 17:06 WIB2 Mins Read
Kantor FAM Malaysia.
Kantor FAM Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mantan Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Seri Azzuddin Ahmad, menilai sepak bola Malaysia berisiko menghadapi hukuman yang lebih berat dari FIFA.

Sebelumnya, FAM dijatuhi sanksi karena terlibat kasus naturalisasi ilegal tujuh pemain Timnas Malaysia. FAM dan pemain yang bersangkutan dianggap melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA terkait pemalsuan dokumen. Akibatnya, FAM dikenai denda, sementara tujuh pemain terkena denda dan larangan bermain selama 12 bulan.

FAM telah mengajukan banding ke Komite Banding FIFA, dengan hasil yang diperkirakan diumumkan pada 30 Oktober. Namun, sebagian besar publik Malaysia dan pakar menilai peluang untuk membatalkan sanksi sangat tipis.

Baca Juga: Keheningan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Usai Sanksi FIFA, Publik Bertanya: Korban atau Pelaku?

Baca Juga:  Bojan Hodak Komentari Hukuman Tambahan untuk Marc Klok

Azzuddin Ahmad menekankan, bukti yang dikantongi FIFA sangat kuat sehingga kemungkinan banding berhasil hampir mustahil.

“Sepak bola Malaysia bisa terkena skorsing atau hukuman lebih berat,” ujar Azzuddin, dikutip dari Lao Dong. Ia menambahkan, “Tidak ada yang bisa dilakukan melawan FIFA ketika segalanya sudah berada di tangan mereka.”

Selain itu, Azzuddin juga mengkritik penangguhan Sekjen FAM saat ini, Noor Azman Rahman, yang menurutnya lebih terlihat sebagai upaya mencari kambing hitam daripada menyelesaikan masalah secara transparan.

Baca Juga:  Masih Tunggu Hasil Banding, Persib Tegaskan Tiket Big Match Lawan Persija Belum Dijual

Kasus ini juga berpotensi berdampak pada performa Timnas Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027. Jika sanksi diterapkan, Malaysia bisa dinyatakan kalah 0-3 dari Nepal dan Vietnam pada dua laga awal Grup F karena menggunakan pemain yang terlibat pemalsuan dokumen. Bahkan kemenangan dalam laga persahabatan melawan Singapura dan Palestina pada September lalu juga berisiko dibatalkan.

Baca Juga: FAM Kirim Akta Kelahiran ke FIFA dalam Banding Kasus 7 Pemain Naturalisasi

AFC memberikan tenggat waktu bagi FAM untuk menempuh semua jalur hukum hingga 31 Maret tahun depan, termasuk banding ke Komite Banding FIFA dan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Tenggat ini bertepatan dengan laga terakhir Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam.

Baca Juga:  Timnas Malaysia Pantang Menyerah Naturalisasi, Kini Incar 3 Pemain Belanda

Meski begitu, Malaysia masih bisa memainkan sisa laga Kualifikasi Piala Asia 2027 tanpa tujuh pemain yang terlibat kasus. Saat ini, Timnas Malaysia berada di puncak klasemen Grup F dengan 12 poin dari empat laga awal. Mereka dijadwalkan menjamu Nepal di Kuala Lumpur pada 18 November dan bertandang ke Vietnam pada 31 Maret 2026.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banding FAM FIFA hukuman naturalisasi ilegal Timnas Malaysia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo

Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan

Beda Jauh dari Afrika Selatan 2010! Piala Dunia 2026 Ramai Dihujat dan Disebut Produk Gagal

Gara-gara Mahar Rp13 Miliar, Persib Bandung Terpaksa Lepas Mariano Peralta ke Tangan Persija

Prediksi Meleset! Piala Dunia 2026 Sepi Turis Asing, Hotel Mewah AS Terpaksa Obral Diskon Besar

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.