Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Liga Champions

Jadwal Liga Champions Malam Ini: Barcelona Tampil Awal, Liverpool vs Atletico Jadi Laga Panas

Rabu, 9 September 2026 17:08 WIB
Gunung Anak Krakatau

Operasi Besar-besaran Digelar, 5 Jurnalis Hilang Saat Meliput Gunung Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 16:43 WIB

Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib

Rabu, 9 September 2026 15:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Liga Champions Malam Ini: Barcelona Tampil Awal, Liverpool vs Atletico Jadi Laga Panas
  • Operasi Besar-besaran Digelar, 5 Jurnalis Hilang Saat Meliput Gunung Anak Krakatau
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Tinggalkan Cara Lama, Pesta Demokrasi Desa di Jawa Barat Siap Bertransformasi ke Sistem Digital
  • Viral Labrak Pelakor, Sosok dr Putri Mulia Bela Grania Ternyata Anak Jenderal Polri
  • Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau: Kelompok Rentan Diimbau Waspada Kerusakan Paru
  • Cetak Gol di Depan Puluhan Ribu Bobotoh, Balsa Sekulic Ungkap Janji Spesial untuk Persib
  • Ancaman Nyata Balsa Sekulic Jelang Duel Panas Persib Kontra Persija Racikan Shin Tae-yong
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 9 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Operasi Besar-besaran Digelar, 5 Jurnalis Hilang Saat Meliput Gunung Anak Krakatau

By Aga GustianaRabu, 9 September 2026 16:43 WIB3 Mins Read
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau yang terpantau erupsi. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Tanah Air. Sebuah rombongan yang terdiri dari lima orang jurnalis serta tiga awak kapal dilaporkan hilang tanpa jejak saat menjalankan tugas peliputan di kawasan perairan Gunung Anak Krakatau. Hingga kini, tim gabungan terus berpacu dengan waktu menyisir perairan Selat Sunda guna menemukan keberadaan mereka.

Peristiwa bermula ketika rombongan memutuskan menyewa armada kapal pada Senin (7/9) siang dengan jadwal kepulangan pada sore hari ke arah Pantai Carita, Pandeglang. Namun, hingga tenggat waktu yang ditentukan, kapal tersebut tak kunjung bersandar.

Sandi Wiyasa, pemilik kapal yang disewa, mengaku awalnya tidak menduga akan terjadi hal buruk. Ia mengira awak media sengaja bertahan lebih lama di lokasi untuk berburu dokumentasi terbaik.

“Saya pun berpikir karena mungkin kondisi, biasanya kan media minta angle yang bagus, foto yang bagus, takutnya nginep. Itu kan kita masih positive thinking ke kejadian itu,” ujar Sandi, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga:  Kualitas Udara Bandung Memburuk Imbas Abu Vulkanik, Warga Wajib Pakai Masker

Kecurigaan baru memuncak pada Selasa (8/9) pagi setelah kabar dari perahu lain tak membuahkan hasil. Usaha mengonfirmasi keberadaan rombongan kepada kapal-kapal yang baru bertolak dari area Krakatau berakhir nihil.

“Kita pastikan bahwa hilang itu setelah ada beberapa kapal yang pulang dari Krakatau, dari rombongan media (lain) juga, tidak ketemu. Makanya langsung (dicari) Basarnas itu,” ujarnya.

Sandi mengaku telah memperluas jaringan komunikasi mandiri guna melacak keberadaan kapalnya, mulai dari menghubungi sejawat nelayan hingga petugas lokal di wilayah sekitar.

“Kita juga tapi sudah menghubungi masyarakat, nelayan-nelayan yang kita kenal, penjaga-penjaga yang di Gunung Krakatau, sudah kita hubungi dari kemarin,” ujarnya.

Baca Juga:  Ancaman Abu Vulkanik Anak Krakatau Bayangi Purwakarta, Ini 5 Poin Penting Edaran Bupati

Adapun daftar nama wartawan yang berada di dalam kapal tersebut meliputi M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), serta Donal Husni (jurnalis lepas). Sementara tiga orang lainnya merupakan kru perahu, yakni Warta (nahkoda), Sukarman (ABK), dan Heriyanto (pemandu wisata).

Pencarian Skala Besar Diperluas

Merespons kondisi darurat ini, Basarnas Banten langsung memimpin operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dengan memfokuskan penyisiran di titik-titik pulau sekitar gugusan Gunung Anak Krakatau.

“Pada pencarian hari pertama, tim SAR telah menyisir sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang digunakan,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, Rabu (9/9/2026).

Memasuki fase pencarian lanjutan, kekuatan armada ditambah signifikan. Sebanyak lima unit kapal penyelamat diterjunkan untuk mengarungi bentangan laut seluas 271 nautical mile (NM). Armada yang dikerahkan mencakup KN SAR Tetuka, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, serta KP Sanjaya 7016 kepunyaan Polairud Mabes Polri.

Baca Juga:  Kampanye ke-30, Cak Imin Targetkan 60 Persen Suara di Banten

“Berdasarkan rencana operasi SAR (SARMEP), area pencarian dibagi ke beberapa sektor dengan total sekitar 271 NM. KN SAR Tetuka dan KAL Anyer melakukan penyisiran di sektor masing-masing, sementara RIB 02 Banten difokuskan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, pihak otoritas berharap solidaritas dan dukungan moral dari publik demi kelancaran misi kemanusiaan ini.

“Kami mohon doanya dari rekan-rekan media dan masyarakat agar sesegera mungkin tim SAR menemukan korban dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banten Gunung Anak Krakatau jurnalis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Cara Lama, Pesta Demokrasi Desa di Jawa Barat Siap Bertransformasi ke Sistem Digital

Viral Labrak Pelakor, Sosok dr Putri Mulia Bela Grania Ternyata Anak Jenderal Polri

Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau: Kelompok Rentan Diimbau Waspada Kerusakan Paru

Peta Dunia Resmi Berubah: Tampilan Afrika Makin Luas, Amerika dan Eropa Menyusut

Hari Kedua Pencarian Speedboat di Selat Sunda, 5 Jurnalis Belum Ditemukan

Anak Krakatau Kembali Meletus, Sensor Seismograf Catat Getaran Erupsi 28 Detik

Terpopuler
  • Video Kasir Indomaret 7 Menit Viral, Waspada Link ‘Full’ Palsu
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral, Benarkah Videonya Ada?
  • Suara Mirip Bass Bergema dari Bandung Hingga Purwakarta, Dikaitkan Erupsi Anak Krakatau
  • Jangan Asal Klik! Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Viral Bisa Bawa Bahaya
  • FSP BPD SI Tolak Pengalihan Payroll ASN ke Himbara, Warning Risiko PHK dan Anjloknya Ekonomi Daerah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.