Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 16:24 WIB

SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun

Rabu, 5 Agustus 2026 16:11 WIB

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Rabu, 5 Agustus 2026 16:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026
  • SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin
  • Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Kontra Singapura: Skenario Penentuan Tiket Semifinal Piala AFF 2026
  • Debut Singkat! Mariano Peralta Siap Jadi Senjata Persib di Final Piala Presiden 2026
  • Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit
  • Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pakar Sebut Ancaman Gempa Megathrust di Pulau Jawa Hasil Asumsi Bukan Prediksi

By Putra JuangSelasa, 20 Agustus 2024 23:15 WIB2 Mins Read
Independent Geologist, Awang Satyana. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Independent Geologist, Awang Satyana menyatakan, jika publikasi yang dikeluarkan oleh sejumlah peniliti mengenai gempa megathrust yang mengancam selatan Pulau Jawa merupakan hasil daripada simulasi bukan prediksi.

Sebab menenurutnya, para ahli tidak bisa melakukan prediksi terhadap gempa megathrust. Sehingga dilakukan simulasi berdasarkan asumsi.

“Publikasi bahwa Megathrust Jawa dapat memicu gempa sebesar M 8.8-9.1 yang dapat membuat tsunami setinggi 12-20 meter yang melanda bagian selatan Jawa adalah simulasi/pemodelan dengan skenario terburuk berdasarkan asumsi, bukan prediksi,” ucap Awang saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk ‘Waspada Gempa Megathrust’, Selasa (20/8/2024).

“Para ahli gempa tidak bisa melakukan prediksi, dan ini pun simulasi hanya menggunakan asumsi,” tambahnya.

Awang mengatakan, para peneliti mengasumsikan gempa M 8.8-9.1 berdasarkan defisit slip pengukuran GPS di darat yang diekstrapolasi ke area interplate megathrust di forearc.

“Diakui bahwa ini over simplifikasi sebab relasi deficit slip GPS dan slip seismik kompleks,” ujarnya.

“Yang namanya seismik belum tentu menggambarkan sedang ada deformasi yang sedang terbangun, bisa saja menunjukan ketidakmampuan untuk menghasilkan gempa,” sambungnya.

Selain itu, data selat sunda dan selatan Jawa sangat kurang dibandingkan data barat Sumatera untuk analisis dan interpretasi kegempaan megathrust.

“Kerena itu pemodelan gempa megathrust di barat Sumatera berbeda tingkat validasinya untuk Selat Sunda dan selatan Jawa,” imbuhnya.

Menurutnya, pemodelan gempa megathrust Di sebalah barat Sumatera jauh lebih valid dibandingkan di selatan Jawa.

“Jadi kalau misalkan 8,7 dipotensialkan akan terjadi segitu. Akurasi analisisnya jauh lebih tinggi di barat Sumatera dibandingkan di selatan Jawa, karena kurang data. Akibatnya walau pun di plot M 8,7-8,8 dalam pendapat saya itu sulit terjadi,” katanya.

Awang mengungkapkan, gempa-gempa megathrust paling besar di selatan Jawa selama ini pengukuran oleh instrumen sejah 1990 itu bermagnito 7+.

“Bila dikatakan ada yang 8+ itu sebelum tahun 1900 itu berdasarkan interpretasi bukan data hasil pengukuran instrumen. Jadi para ahli pun saat mengatakan gempa-gempa itu jangan bilang asal saja, itu tuh berbeda validitasnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Awang Satyana Gempa Megathrust Pulau Jawa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit

Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan

BOCOR KE PUBLIK! Parodi Pedas dan Rekaman Kamera Raksasa Dedi Mulyadi Meledak di Medsos!

Aksi Nekat di Andir Bandung, Bendera Merah Putih Dibakar, Pelaku Masih Diburu Polisi

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.