Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cut Salwa Jadi Sorotan Publik, Klaim Video Viral Masih Belum Terbukti

Jumat, 5 Juni 2026 05:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026

Jumat, 5 Juni 2026 04:00 WIB

Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Warganet Ramai Cari Fakta Sebenarnya

Jumat, 5 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cut Salwa Jadi Sorotan Publik, Klaim Video Viral Masih Belum Terbukti
  • BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026
  • Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Warganet Ramai Cari Fakta Sebenarnya
  • Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium
  • Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka
  • Ogah Cuma Numpang Lewat di Asia, Manajemen Persib Beberkan Rencana Besar di Musim Depan
  • Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas, Pendiri Cherrybelle Bongkar Fakta Mengejutkan?
  • Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 5 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pakar Sebut Ancaman Gempa Megathrust di Pulau Jawa Hasil Asumsi Bukan Prediksi

By Putra JuangSelasa, 20 Agustus 2024 23:15 WIB2 Mins Read
Independent Geologist, Awang Satyana. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Independent Geologist, Awang Satyana menyatakan, jika publikasi yang dikeluarkan oleh sejumlah peniliti mengenai gempa megathrust yang mengancam selatan Pulau Jawa merupakan hasil daripada simulasi bukan prediksi.

Sebab menenurutnya, para ahli tidak bisa melakukan prediksi terhadap gempa megathrust. Sehingga dilakukan simulasi berdasarkan asumsi.

“Publikasi bahwa Megathrust Jawa dapat memicu gempa sebesar M 8.8-9.1 yang dapat membuat tsunami setinggi 12-20 meter yang melanda bagian selatan Jawa adalah simulasi/pemodelan dengan skenario terburuk berdasarkan asumsi, bukan prediksi,” ucap Awang saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk ‘Waspada Gempa Megathrust’, Selasa (20/8/2024).

“Para ahli gempa tidak bisa melakukan prediksi, dan ini pun simulasi hanya menggunakan asumsi,” tambahnya.

Baca Juga:  Walhi Minta Pemerintah Sikapi Serius Bencana Iklim di Pulau Jawa Selama 2023-2024

Awang mengatakan, para peneliti mengasumsikan gempa M 8.8-9.1 berdasarkan defisit slip pengukuran GPS di darat yang diekstrapolasi ke area interplate megathrust di forearc.

“Diakui bahwa ini over simplifikasi sebab relasi deficit slip GPS dan slip seismik kompleks,” ujarnya.

“Yang namanya seismik belum tentu menggambarkan sedang ada deformasi yang sedang terbangun, bisa saja menunjukan ketidakmampuan untuk menghasilkan gempa,” sambungnya.

Baca Juga:  Pakar Sebut Zona Megathrust di Indonesia Miliki Lebar 50-150 Km

Selain itu, data selat sunda dan selatan Jawa sangat kurang dibandingkan data barat Sumatera untuk analisis dan interpretasi kegempaan megathrust.

“Kerena itu pemodelan gempa megathrust di barat Sumatera berbeda tingkat validasinya untuk Selat Sunda dan selatan Jawa,” imbuhnya.

Menurutnya, pemodelan gempa megathrust Di sebalah barat Sumatera jauh lebih valid dibandingkan di selatan Jawa.

“Jadi kalau misalkan 8,7 dipotensialkan akan terjadi segitu. Akurasi analisisnya jauh lebih tinggi di barat Sumatera dibandingkan di selatan Jawa, karena kurang data. Akibatnya walau pun di plot M 8,7-8,8 dalam pendapat saya itu sulit terjadi,” katanya.

Baca Juga:  Pakar Sebut Ada Tiga Motede untuk Identifikasi Sumber Gempa Megathrust

Awang mengungkapkan, gempa-gempa megathrust paling besar di selatan Jawa selama ini pengukuran oleh instrumen sejah 1990 itu bermagnito 7+.

“Bila dikatakan ada yang 8+ itu sebelum tahun 1900 itu berdasarkan interpretasi bukan data hasil pengukuran instrumen. Jadi para ahli pun saat mengatakan gempa-gempa itu jangan bilang asal saja, itu tuh berbeda validitasnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Awang Satyana Gempa Megathrust Pulau Jawa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026

Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate

Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat

Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.