bukamata.id – Keluarga besar Miftakhul Rakhman (warga Jalan Cibogo Indah, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung) tengah dilanda kecemasan mendalam. Pasalnya, kepala keluarga mereka mendadak tidak bisa dihubungi dan hilang tanpa jejak usai berpamitan untuk urusan pekerjaan di ibu kota.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Miftakhul meninggalkan kediamannya pada Kamis (30/7/2026) yang lalu. Saat bertolak meninggalkan rumah, ia mengendarai sebuah mobil pribadi berjenis Suzuki Karimun Wagon R kelir silver dengan plat nomor D 1216 ABE.
Sang istri, Volare Halley Sofrendyta alias Olla, menuturkan bahwa suaminya sempat pamit secara baik-baik untuk memantau sebuah proyek di Jakarta. Akan tetapi, komunikasi seketika terputus total sejak keesokan harinya, yakni Jumat (31/7/2026).
“Suami saya pergi dari rumah itu pada Kamis (30/7/2026) dengan izinnya mau ke Jakarta karena ada sebuah proyek. Tapi, sudah tak bisa dihubungi sama sekali sejak Jumat (31/7/2026),” kata Olla, Selasa (4/8/2026).
Ciri-Ciri Fisik dan Kecurigaan Keluarga
Guna mempercepat proses pencarian, pihak keluarga lantas membeberkan detail fisik Miftakhul. Pria tersebut memiliki bentuk wajah oval dengan warna kulit kuning langsat serta postur tubuh jangkung sekitar 172 sentimeter dan rambut bergelombang (ikal).
Pada hari kepigiannya, ia terlihat mengenakan setelan kemeja biru dongker bermotif embos, celana panjang gelap, serta alas kaki berupa sandal jepit jenis Crocs berwarna cokelat muda.
Pihak keluarga menduga ada kejanggalan di balik hilangnya Miftakhul. Olla menyebutkan, suaminya sempat berencana berangkat bersama seorang rekan kerjanya yang bernama Dudu. Berdasarkan informasi yang didapatkannya, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta, keduanya sempat singgah di wilayah Bogor untuk menemui seseorang.
“Ada indikasi kalau ini penculikan. Tapi siapa yang menculik enggak tahu, belum ada titik terang. Saya baru dapat informasi kalau suami saya mendatangi seseorang di daerah Bogor. Memang suami pernah bilang dia akan ke Jakarta bareng temannya bernama Dudu,” ujarnya.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Olla mendengar kabar bahwa rekan suaminya yang bernama Dudu tersebut dikabarkan telah lebih dulu tertangkap dan mengalami persekusi atau pemukulan. Hingga kini, nomor ponsel milik Dudu pun ikut lumpuh dan tidak bisa dihubungi sama sekali.
“Ternyata Dudu sebelum ke Jakarta mampir dahulu ke Bogor ke rumahnya Pak Iyos. Dudu sudah tertangkap lebih dahulu dan dipukuli,” katanya.
Tempuh Jalur Hukum dan Harapan Publik
Merasa situasi sudah di luar batas wajar, pihak keluarga akhirnya resmi membawa persoalan ini ke ranah hukum. Laporan resmi terkait orang hilang telah diserahkan kepada jajaran Polrestabes Bandung sejak Minggu (2/8/2026) lalu, dan kini keluarga masih menanti hasil investigasi aparat penegak hukum.
Bagi masyarakat luas yang mungkin sempat melihat atau mengenali ciri-ciri fisik korban maupun kendaraan yang dikemudikannya di seputaran wilayah Bogor, Tangerang, hingga Jakarta, pihak keluarga sangat mengharapkan uluran tangan dan informasi cepat.
“Saya juga memohon doanya dari semua semoga suami saya cepat ditemukan dan kembali pulang dengan selamat. Barangkali ada yang melihat di wilayah Bogor, Tangerang, dan Jakarta, mohon berikan informasinya ke kami,” pungkas Olla.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










