Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pandawara Group Bersihkan Pantai Cibutun Barengan Forkopimda Kabupaten Sukabumi

By Putra JuangJumat, 6 Oktober 2023 10:49 WIB2 Mins Read
Pandawara Group menyebut Pantai Cibutun sebagai pantai terkotor keempat di Indonesia.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pandawara Group sebagaimana jadwal yang sudah dicanangkan akan membersihkan kekotoran Pantai Cibutun di Desa Sangrawayang dan Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Jadwal kegiatan clean up Pantai Cibutun yang dijadwalkan Pandawara Group dimulai dari Jumat hingga Sabtu (6-7/10/2023).

Jadwal itu juga beririsan dengan kegiatan serupa yang diinisiasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi.

Hanya saja, Forkopimda Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan tersebut sejak Rabu (4/10/2023).

Pandawara sendiri sudah menemui sejumlah pihak yang sebelumnya menyatakan keberatan dengan unggahan Instagram @pandawaragroup.

Persoalannya ada pada tulisan pantai terkotor nomor 4 di Indonesia, yang dinilai hanya klaim tanpa bukti sehingga komunitas penggiat lingkungan itu diminta melakukan klarifikasi.

Klarifikasi pun dilakukan secara langsung. Diunggah lewat Instagram Pandawara pada Kamis (5/10/2023), mereka bertemu dengan sejumlah pihak di Desa Sangrawayang.

Seperti Kepala Desa Sangrawayang Muchtar, lalu unsur Karang Taruna, KNPI, sejumlah OKP dan ormas di Kecamatan Simpenan.

Melalui sebuah video, Pandawara menyampaikan klarifikasi. Mereka mengakui bahwa titel terkotot bukan merupakan perankingan.

“Kita ingin mengklarifikasi bahwasanya pantai terkotor nomor 4 itu adalah urutan kunjungan Pandawara bukan urutan ataupun peringkat penobatan ranking,” kata Gilang Rahma, salah seorang anggota Pandawara dalam video.

Menurut dia, penolakan pun sebenarnya tidak pernah terjadi seperti kabar yang beredar selama ini.

“Tidak ada satu unsur pun menolah, entah itu dari karang taruna, ormas, ataupun kepala desa setempat melainkan pada saat memang kita survei pertama pun pihak-pihak beliau-beliau ini mendukung,” ujar Gilang.

Karena itu, dia meminta semua pihak yang sempat terseret perhatiannya karena polemik ini tidak saling menyalahkan.

“Stop untuk saling menyalahkan, stop untuk saling memvonis satu sama lain, dan stop untuk memberikan asumsi dan komentar negatif,” ujar Gilang.

Sebelum itu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan polemik itu sudah berakhir. Bahkan, kepala desa memohon maaf.

“Pak Kades sempat sampaikan mohon maaf sempat emosi, saya bilang gapapa itu kan biasa,” ujar Bey, Kamis (5/10/2023).

Namun hal tersebut juga menjadi refleksi untuk pemerintah setempat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, termasuk untuk pemerintah provinsi.

“Itu kritik pada kami agar lebih peduli lagi kepada masyarakat, harus lebih memperhatikan lagi lingkungan,” kata Bey.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Forkopimda Kabupaten Sukabumi Pandawara Group Pantai Cibutun
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.